Demokrat Ingatkan Luhut Jangan Jerumuskan Jokowi Partai Demokrat sebagaimana terpasang di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat di Jalan Proklamasi No.41, Jakarta, Minggu (7/3/2021). (ANTARA/Genta Tenri Mawangi)

MerahPutih.com - Partai Demokrat mengkritik pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, yang mengklaim terdapat 110 juta pengguna media sosial yang membahas wacana penundaan Pemilu 2024.

Tak hanya itu, ratusan juta pengguna media sosial yang terekam dalam bìg data itu juga diklaim Luhut aktif membicarakan wacana perpanjangan masa jabatan Presiden. Untuk itu, Demokrat meminta Luhut menghentikan wacana penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan Presiden.

Baca Juga

Luhut Klaim Pemilih Demokrat, Gerindra dan PDIP Dukung Pemilu Ditunda

"Jangan menjerumuskan Presiden Jokowi dengan wacana yang inkonstitusional dan berpotensi membuatnya menjadi 'Malin Kundang' reformasi," kata Deputi Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani, kepada wartawan Sabtu (12/3).

Argumentasi big data yang disampaikan Luhut ini, kata Kamhar, juga pernah dipresentasikan Ketum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, yang kemudian direspons kritik oleh praktisi media sosial dari Drone Emprit.

Baca Juga

PKB Sebut Wacana Penundaan Pemilu Urusan Politik Bukan Luhut

Menurut dia, Ismail Fahmi selaku Founder dari Drone Emprit pernah mempertanyakan kebenaran analisis big data yang disampaikan Luhut tersebut. Kata Kamhar, argumentasi itu mentah dengan data di lapangan berdasarkan survei nasional lebih banyak yang menolak wacana penundaan pemilu.

"Jadi sebaiknya Pak LBP tak usah mengulang-ulang menyanyikan lagu lama yang sumbang," sesal petinggi Demokrat yang bertugas memenangkan partainya dalam pemilu mendatang itu.

Baca Juga

Penolak Menang Telak dari Pendukung, Wacana Tunda Pemilu Game Over

Kamhar menyarankan Luhut belajar dari Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang bisa secara tegas menolak wacana perpanjangan periodesasi jabatan presiden di kala survei kepuasan publik mencapai 72 persen di periode kedua pemerintahannya.

"Kekuasaan memang cenderung menggoda, karenanya diperlukan kearifan dan kebijaksanaan dalam pengelolaannya agar husnul khotimah, tak terjebak pada jebakan kekuasaan yang ingin terus melanggengkan kekuasaan," tutur dia.

Luhut
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan. Foto: ANTARA

Jika Presiden Jokowi ingin husnul khotimah di akhir periode keduanya ini, Kamhar menyarankan Jokowi membebaskan diri dari pengaruh orang-orang di sekitarnya yang berfikiran nakal dengan ingin mengangkangi konstitusi.

Termasuk, lanjut Kamhar, pikiran-pikiran nakal untuk mendorong amandemen konstitusi agar penundaan pemilu, perpanjangan masa jabatan presiden atau periodesasi presiden memiliki landasan konstitusional. "Ini yang berbahaya, karena sejatinya yang dilayani adalah syahwat kekuasaan bukan aspirasi rakyat," tutup anak buah Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu. (Pon)

Baca Juga

Luhut Tegaskan Jokowi Tidak Ada Urusan dengan Wacana Penundaan Pemilu

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kota Surabaya Punya PR Cetak 15 Ribu KTP Elektronik
Indonesia
Kota Surabaya Punya PR Cetak 15 Ribu KTP Elektronik

Dalam sehari, Pemkot Surabaya bisa menerima 800 sampai 1.000 permintaan pembuatan KTP elektronik.

Bawaslu Putuskan 7 Parpol Tidak Lolos Pemilu 2024
Indonesia
Bawaslu Putuskan 7 Parpol Tidak Lolos Pemilu 2024

Dengan demikian, ketujuh parpol tersebut tidak dapat lolos ke tahapan selanjutnya, yaitu proses verifikasi administrasi.

NasDem dan PKS belum Putuskan Usung Anies di 2024
Indonesia
NasDem dan PKS belum Putuskan Usung Anies di 2024

Paloh menegaskan, belum ada pembicaraan untuk membentuk koalisi guna mengusung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) di Pilpres 2024.

Resmi, Satu Orang Terpapar Cacar Monyet di Indonesia
Indonesia
Resmi, Satu Orang Terpapar Cacar Monyet di Indonesia

Saat ini, 86 negara yang sudah melaporkan kasus monkeypox ini dengan jumlah total 39.708 dan kematian sekitar 400 orang.

[HOAKS atau FAKTA]: 200 Rudal Ditempatkan di Selat Malaka, Siap Gempur Malaysia
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: 200 Rudal Ditempatkan di Selat Malaka, Siap Gempur Malaysia

Berbagai video tersebut merupakan potongan dari video latihan TNI.

Gempa Cianjur: 2 Warga Meninggal, 4 Orang Luka, dan 7 Rumah Rusak
Indonesia
Gempa Cianjur: 2 Warga Meninggal, 4 Orang Luka, dan 7 Rumah Rusak

akibat gempa tersebut dua warga meninggal dunia dan sejumlah rumah rusak di Cianjur.

Pemkot Bandung Tunda Kenaikan Tarif Pelayanan Air Minum
Indonesia
Pemkot Bandung Tunda Kenaikan Tarif Pelayanan Air Minum

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan meninjau ulang aturan Penyesuaian Tarif Pelayanan Air Minum dan Air Limbah yang mengalami penyesuaian pada Desember 2022 lalu.

Wacana Kenaikan Harga BBM Ancam Daya Beli Masyarakat
Indonesia
Wacana Kenaikan Harga BBM Ancam Daya Beli Masyarakat

Rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) menuai kontroversi.

Vaksinasi COVID-19 Dosis Lengkap Indonesia Capai 75,65 Persen
Indonesia
Vaksinasi COVID-19 Dosis Lengkap Indonesia Capai 75,65 Persen

Warga yang sudah mendapat suntikan dua dosis vaksin COVID-19 bertambah 933.620 hari ini, menjadi total 157.569.955 orang.

Vaksinasi COVID-19 Booster di Indonesia Capai 67,43 Juta Penduduk
Indonesia
Vaksinasi COVID-19 Booster di Indonesia Capai 67,43 Juta Penduduk

Hal ini berdasarkan data dari Satuan Tugas Penanganan COVID-19 hingga Jumat (9/12).