Demokrat Bongkar Upaya PDIP Jegal SBY Maju Pilpres 2009 Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Relasi Partai Demokrat dengan PDI Perjuangan (PDIP) semakin memanas menjelang Pemilu 2024.

Kali ini, partai berlambang mercy itu membongkar upaya PDIP menjegal langkah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk kembali maju pada gelaran Pilpres 2009.

Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengungkapkan, kala itu PDIP dan Golkar menginisiasi pembahasan aturan Presidential Threshold atau ambang batas pencalonan presiden sebesar 20 persen.

Baca Juga

Demokrat Klaim Kader dan Warga Jakarta Ngebet Anies-AHY Diduetkan dalam Pilpres 2024

Aturan itu akhirnya disahkan menjadi Undang-Undang UU Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden. Kata Herzaky, regulasi itu diduga sengaja digagas PDIP untuk menjegal SBY.

"Dengan niatan agar Bapak SBY tidak bisa maju lagi di Pilpres 2009, karena Demokrat ketika itu hanya punya kursi 7,45 persen. Ini seperti yang disampaikan oleh beberapa pakar seperti Refly Harun dan Rocky Gerung," kata Herzaky dalam keterangannya, Rabu (21/9)

Meski aturan itu telah disahkan, kata Herzaky, upaya dua parpol besar itu tak mampu membendung kehendak rakyat yang ingin SBY kembali menjadi orang nomor satu di negeri ini.

"Ternyata rakyat berkendak lain. Rakyat ingin agar Bapak SBY bisa maju lagi karena merasakan benar dampak pembangunan di era pemerintahan Bapak SBY 2004-2009. Demokrat pun dipilih 20,85 persen rakyat di Pileg 2009, dan Bapak SBY bisa maju kembali sebagai capres di Pilpres 2009," sambung dia.

Baca Juga

Bantah Hasto, Herzaky Sebut Suara Demokrat Naik 300 Persen karena Prestasi SBY

Sebelumnya, politikus PDIP Aria Bima menyebut SBY dan Partai Demokrat masih menerapkan strategi playing victims dalam Pemilu 2024. Hal itu disampaikan Aria Bima merespons pernyataan SBY tentang Pemilu 2024 yang diduga telah diatur hanya untuk dua pasangan kandidat capres.

Menurut Aria Bima, pernyataan SBY soal dugaan adanya ‘settingan’ pada Pemilu 2024 lebih karena bentuk refleksi diri. Sebab, kata Aria Bima, SBY pada Pemilu 2004-2009 pernah mengatur agar hanya ada dua pasangan kandidat saja.

Herzaky menilai, argumen itu menunjukkan kalau PDIP memang pernah memiliki niat untuk menjegal SBY agar tak ikut menjadi kontestan Pilpres 2009.

"Jelas-jelas Bapak SBY yang mau dijegal oleh teman-teman partainya Aria Bima (Politikus PDIP), mengapa malah Aria Bima membuat hoax seakan-akan Pak SBY berupaya hanya dua pasang calon di 2009?" kata Herzaky. (Pon)

Baca Juga

Demokrat ke Aria Bima PDIP: Playing Victim Itu yang Suka Nangis saat BBM Naik

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bjorka Bocorkan Data Anies dan Colek Mendagri Tito Karnavian
Indonesia
Bjorka Bocorkan Data Anies dan Colek Mendagri Tito Karnavian

Kepala BSSN mengklaim sejauh ini tidak ada sistem elektronik yang terganggu meskipun di tengah maraknya dugaan kebocoran data.

Putin Keluarkan Dekret Sanksi Bagi Negara Tidak Bersahabat Dengan Rusia
Dunia
Putin Keluarkan Dekret Sanksi Bagi Negara Tidak Bersahabat Dengan Rusia

Cabang eksekutif UE, diperkirakan akan mengusulkan paket sanksi Uni Eropa minggu ini, termasuk kemungkinan embargo untuk membeli minyak Rusia.

10 Saksi Tentukan Nasib Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf
Indonesia
10 Saksi Tentukan Nasib Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf

Pada Rabu (9/11), giliran Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf yang menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Diterjang Angin Kencang, Tenda Sentra Vaksinasi di Matraman Porak-poranda
Indonesia
Diterjang Angin Kencang, Tenda Sentra Vaksinasi di Matraman Porak-poranda

Suasana vaksinasi COVID-19 yang diadakan oleh Bank DKI di Matraman, Jakarta Timur, seketika bubar saat terjadi angin kencang yang disusul hujan pada Sabtu (5/3) siang. Tenda pun porak-poranda.

Polisi akan Kawal Iringan Jenazah Tjahjo Kumolo ke TMP Kalibata
Indonesia
Polisi akan Kawal Iringan Jenazah Tjahjo Kumolo ke TMP Kalibata

Polda Metro Jaya akan mengawal iring-iringan jenazah Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo.

BUMN Berkolaborasi Sukseskan Presidensi Indonesia di G20
Indonesia
BUMN Berkolaborasi Sukseskan Presidensi Indonesia di G20

Pertemuan tingkat Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral dalam Presidensi G20 Indonesia telah menghasilkan 14 poin komunike yang merupakan komitmen dan pernyataan bersama para anggota forum G20.

UGM Buka Pendaftaran Beasiswa KIP Kuliah Bagi Mahasiswa Baru Angkatan 2022
Indonesia
UGM Buka Pendaftaran Beasiswa KIP Kuliah Bagi Mahasiswa Baru Angkatan 2022

Tahun ini, Direktorat Kemahasiswaan Universitas Gadjah Mada (UGM) membuka pendaftaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bagi 1.850 mahasiswa baru angkatan 2022.

[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Tak Takut Keluarkan AS dan Australia dari G20
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Tak Takut Keluarkan AS dan Australia dari G20

Presiden AS Joe Biden menyatakan tidak akan datang ke pertemuan pemimpin negara besar itu bila Presiden Rusia Vladimir Putin dan jajarannya datang.

Gibran Terpapar COVID-19 Tiga Kali, Dinkes Solo Sebut Kasus Sedang Naik
Indonesia
Gibran Terpapar COVID-19 Tiga Kali, Dinkes Solo Sebut Kasus Sedang Naik

Berdasarkan data, COVID-19 di Kota Solo hingga 19 Agustus, tercatat 97 kasus aktif.

Pemerintah Tetapkan Status Darurat Wabah PMK Hingga 31 Desember 2022
Indonesia
Pemerintah Tetapkan Status Darurat Wabah PMK Hingga 31 Desember 2022

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (PNBP) yang juga Ketua Satgas penanggulangan PMK, Suharyanto memutuskan dan menetapkan status darurat PMK. Ditetapkan dalam Keputusan Kepala BNPB No 47/2022.