Demo Tuntut Bebaskan Rizieq di Istana Ilegal? Polda Metro Jaya menahan pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab selama 20 hari. Foto: MP/Istimewa

Merahputih.com - Polda Metro menegaskan tidak akan mengeluarkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) terkait aksi unjuk rasa yang digelar massa dari Front Pembela Islam (FPI) di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (17/12).

Mereka menuntut pembebasan penahanan Imam Besar FPI,Rizieq Shihab hingga kasus tewasnya enam laskar khusus mereka. Sementara, izin tak dikeluarkan karena pandemi virus COVID-19 di Tanah Air, khusunya Ibu Kota masih terjadi.

Baca Juga:

Buntut Hajatan Rizieq Shihab, Camat dan Lurah Dapat Surat Panggilan Polisi

"Kita tidak mengeluarkan STTP, izin (keramaian) tidak dikeluarkan," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Kamis (17/12)

Namun, polisi tidak melarang adanya aksi penyampaian pendapat. Tapi, apabila nantinya ada kerumunan, maka polisi bersama stakeholder terkait akan memberikan imbauan. Bahkan hingga ke pembubaran agar tidak menjadi klaster baru virus corona baru.

"Preventif kita mulai dari Bekasi dari daerah kita sampaikan kalau ada kerumunan massa, kita sampaikan tidak boleh ada kerumunan," tandas dia.

Polisi sendiri tetap menyiagakan personel. Hal itu guna mengantisipasi adanya aksi demo tersebut. Tapi, untuk jumlah personel yang dikerahkan, polisi tidak merincinya. "(Penjagaan personel) tetap ada. Nanti akan kita sampaikan, kita akan rapat dulu," ujar dia.

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab berjalan menuju mobil tahanan usai diperiksa di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (13/12) dini hari. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/pras
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab berjalan menuju mobil tahanan usai diperiksa di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (13/12) dini hari. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/pras

Koodinator Media Center PA 212 Habib Novel Bamukmin membenarkan adanya rencana Aksi 1812 yang bakal digelar pada Jumat 18 Desember 2020 mendatang.

"Ya betul insyaallah aksi itu bakal digelar pada Jumat nanti," kata Novel.

Ia menuturkan, dalam aksi tersebut penylenggaranya bukan dari Persaudaraan Alumni 212. Melainkan pihak lain. "Anak NKRI penyelenggaranya," singkatnya.

Sekadar informasi, di media sosial telah viral mengenai adanya Aksi 1812 bersama Anak NKRI 'Tegakkan Keadilan Selamatkan NKRI'.

Baca Juga

Ridwan Kamil Minta Mahfud MD Tanggung Jawab Atas Kekisruhan Kasus Rizieq Shihab

Adapun tuntutan yang bakal disampaikan antara lain; Usut Tuntas Pembunuhan 6 syuhada, Bebaskan IB HRS Tanpa syarat, Stop Kriminalisasi Ulama, Stop Diskriminasi Hukum.

Korlap acara itu adalah Rijal Kobar dan ustaz Asep Syaripudin. Panitia juga mengingatkan kepada peserta aksi untuk mematuhi protokol kesehatan. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Cuma Kedalaman 1 Meter Anak Buah Anies Keruk Lumpur Kali Sekretaris
Indonesia
Cuma Kedalaman 1 Meter Anak Buah Anies Keruk Lumpur Kali Sekretaris

Kali Sekretaris dipilih menjadi prioritas lokasi pengerukan karena kawasan tersebut rawan banjir.

Saksi Ungkap Kronologi Uang Sewa Pesawat Pribadi, Permintaan Juliari?
Indonesia
Saksi Ungkap Kronologi Uang Sewa Pesawat Pribadi, Permintaan Juliari?

"Saya pernah dengar dan mengantarkan bapak pagi-pagi itu ke bandara Halim Perdana Kusuma. Bapak cerita bahwa uang Rp2 Miliar dan ketemu pak Adi," imbuh Sanjaya.

Aktivitas Warga Depok Dibatasi, Pengajian rutin di Luar Tempat Ibadah Ditiadakan
Indonesia
Aktivitas Warga Depok Dibatasi, Pengajian rutin di Luar Tempat Ibadah Ditiadakan

Dadang juga menjelaskan kegiatan olahraga hanya dilakukan yang bersifat mandiri

Adakah Afiliasi Antara Terdakwa dengan Grup Bakrie di Kasus Jiwasraya?
Indonesia
Adakah Afiliasi Antara Terdakwa dengan Grup Bakrie di Kasus Jiwasraya?

Tercatat 10 perusahaan yang terafiliasi Grup Bakrie ternyata menjadi underlying reksa dana dalam portofolio investasi PT Asuransi Jiwasaraya (Persero).

Anies Kembali Perpanjang PSBB Transisi sampai 13 Agustus
Indonesia
Anies Kembali Perpanjang PSBB Transisi sampai 13 Agustus

Kebijakan itu berlangsung selama dua pekan atau 14 hari, terhitung mulai Jumat 31 Juli besok sampai 13 Agustus 2020.

Hindari Kerumunan, Penerima BST Diminta Datang Sesuai Jadwal
Indonesia
Hindari Kerumunan, Penerima BST Diminta Datang Sesuai Jadwal

Distribusi BST per titik lokasinya maksimal hanya melayani maksimal 500 orang

[HOAKS atau FAKTA] Bom di Gereja Katedral Makassar Dikendalikan Lewat Remot
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Bom di Gereja Katedral Makassar Dikendalikan Lewat Remot

Akun Facebook Abdul Ghoni mengunggah sebuah gambar tangkapan layar percakapan ke grup Islam World News yang menyatakan jika pengeboman di Gereja Katedral Makassar dikendalikan melalui remot jarak jauh.

KPK Dalami Jatah Paket Bansos dari Anak Buah Juliari ke Ketua Komisi VIII
Indonesia
KPK Dalami Jatah Paket Bansos dari Anak Buah Juliari ke Ketua Komisi VIII

KPK mendalami jatah paket bansos COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek dari tersangka PPKdi Kemensos Adi Wahyono ke Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto.

Karena Faktor Ini Pelaku Begal Pesepeda Sulit Terungkap
Indonesia
Karena Faktor Ini Pelaku Begal Pesepeda Sulit Terungkap

Polda Metro Jaya terkendala dalam pengungkapan kasus begal terhadap pesepeda karena banyak korban yang enggan melaporkan kejadian yang dialami kepada polisi.