Demo Tak Pakai Masker dan Jaga Jarak, Aksi Pemuda Papua di DPR Dibubarkan Polisi Polisi bubarkan demo pemuda mahasiswa di depan Gedung DPR/MPR (MP/Kanugraha)

Merahputih.com - Polisi memastikan sudah membawa pulang sejumlah pemuda Papua yang melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat. Pasalnya, mereka tak memiliki izin aksi dan tak tertib protokol kesehatan.

Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Setyo Koes Heriyanto menuturkan, aksi mereka dilakukan ditengah adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Kami sudah imbau untuk rapid test dan jaga jarak, tapi mereka menolak," kata Setyo di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Rabu (27/1).

Baca Juga

Usut Dugaan Rasis Oleh Relawan Jokowi, Penyidik Pakai Konsep Komjen Listyo

Ia menegasksan tak ada penangkapan terhadap massa aksi dalam pembubaran tersebut. Massa juga tak mau bubar. "Apalagi mereka sebagian tak pakai masker," jelas Setyo.

Massa akhirnya dibawa menggunakan mobil Polisi ke kediaman mereka di Cawang. Karena mereka tak memiliki kendaraan. Apalagi, dalam beberapa aksi mereka sempat meminta Polisi mengantar mereka.

"Kami kembalikan ke tempat mereka. Tak dibawa ke kantor Polisi. Kami bawa ke Jakarta Timur karena ada disana," ungkap Setyo.

Ada dua aksi dalam menyikapi Otsus di Papua. Yaitu yang menolak dan mendukung. "Mereka kami bubarkan dua-duanya. Ada dari tim Satgas COVID-19 pakai APD," terang Setyo.

Polisi bubarkan demo pemuda mahasiswa di depan Gedung DPR/MPR (MP/Kanugraha)

Setyo menjelaskan, mereka belum sempat melakukan aksi namun sudah berkumpul. "Tapi tim kami datang memberi imbauan bahwa ada PPKM dan angka COVID-19 di Jakarta naik terus," terang Setyo.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi berharap masyarakat mau memahami kondisi COVID-19 di Jakarta yang terus melonjak. "Ini semua demi keselamatan masyarakat hukum tertinggi," kata Hengki.

Sekedar informasi, pemerintah berencana memperpanjang otsus Papua melalui revisi UU Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otsus Bagi Provinsi Papua.

Otsus Papua merupakan kewenangan khusus yang diakui dan diberikan kepada Provinsi Papua, termasuk provinsi-provinsi hasil pemekaran Provinsi Papua.

Baca Juga

Bareskrim Segera Periksa Relawan Jokowi Terkait Kasus Dugaan Rasis

Mereka diberi mandat untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi dan hak-hak dasar masyarakat Papua.

Jika merujuk pada Undang-undang nomor 21 tahun 2001, Otsus bertujuan meningkatkan taraf hidup, kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat; mewujudkan keadilan penerimaan hasil sumber daya alam; penegakan hak asasi manusia serta penerapan tata kelola pemerintahan yang baik. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Satpol PP DKI Tutup 516 Rumah Makan Selama PSBB Ketat
Indonesia
Satpol PP DKI Tutup 516 Rumah Makan Selama PSBB Ketat

"Yang ditutup 516, denda 55. Teguran tertulis ada 162. Jumlahnya 733," papar Kasatpol PP DKI, Arifin

 Menlu Retno Batal Kunjungi Myanmar
Dunia
Menlu Retno Batal Kunjungi Myanmar

Sejak konflik politik kembali mencuat di Myanmar, Indonesia telah menyampaikan keprihatinan dan mengimbau penyelesaian krisis dengan menerapkan prinsip-prinsip yang terkandung dalam Piagam ASEAN.

Wagub DKI Tampik RS Rujukan COVID-19 di Jakarta Penuh
Indonesia
Wagub DKI Tampik RS Rujukan COVID-19 di Jakarta Penuh

Hingga saat ini pun tidak ada pasien COVID-19 yang terbengkalai

Selama Masa Transisi, Anies Minta Warga Tetap Tak Keluar Rumah
Indonesia
Selama Masa Transisi, Anies Minta Warga Tetap Tak Keluar Rumah

Anies mengajak masyarakat untuk disiplin

Dengan Syarat Ini, Anies Bakal Longgarkan PSBB
Indonesia
Dengan Syarat Ini, Anies Bakal Longgarkan PSBB

Kini angka penularan virus corona di Jakarta mengalami penurunan ke angka 1.

Kasus Pelanggaran Protokol Kesehatan saat Pilkada Terbanyak Terjadi di Riau
Indonesia
Kasus Pelanggaran Protokol Kesehatan saat Pilkada Terbanyak Terjadi di Riau

Sebanyak 34 kasus pelanggaran protokol kesehatan pencegahan COVID-19 terjadi saat kontestasi pilkada serentak.

Bobby dan 10 Kader Murni Menangkan Pilkada di Sumut, PDIP: Sumut Masih Merah
Indonesia
Bobby dan 10 Kader Murni Menangkan Pilkada di Sumut, PDIP: Sumut Masih Merah

Tidak sia-sia DPP menugaskan Pak Djarot Saiful Hidayat

[Hoaks atau Fakta]: Jokowi Tunjuk Risma Gantikan Anies
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Jokowi Tunjuk Risma Gantikan Anies

Sampai saat ini, belum ada berita apapun yang menyatakan bahwa DPRD DKI Jakarta mengajukan usul pemberhentian gubernur DKI Jakarta aktif, Anies Baswedan.

Wagub DKI: Yang Disampaikan Pak Jokowi Betul
Indonesia
Wagub DKI: Yang Disampaikan Pak Jokowi Betul

Masyarakat baru saja melewati masa libur panjang akhir tahun