Demo Rohingya di Borobudur, Apa Kata Dedi Mulyadi? Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. (Facebook/Kang Dedi Mulyadi)

MerahPutih.com - Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi ikut merespons rencana sejumlah ormas Islam yang ingin menggelar unjuk rasa solidaritas Rohingya di Candi Borobudur.

Menurutnya, tidak tepat jika aksi demonstrasi digelar di objek vital seperti Candi Borobudur.

"Tidak tepat itu kan warisan kerajaan nusantara dan itu menjadi kepunyaan Indonesia," kata Dedi saat ditemui awak media di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (7/9).

Bupati yang konsen terhadap kebudayaan nusantara ini menyayangkan jika rencana itu terjadi. Borobudur, katanya, telah menjadi warisan dunia yang harus dilindungi sehingga apa pun niatan untuk menggelar aksi di sana perlu dipertimbangkan.

"Kalau soal izin-mengizinkan itu urusan kepolisian," ucapnya.

Sebelumnya, sejumlah ormas Islam se-Jawa Tengah berencana menggelar aksi unjuk rasa di candi yang menjadi salah satu keajaiban dunia.

Belakangan, rencana itu dikabarkan batal karena mendapat kritik dan penolakan dari sejumlah pihak. Sehingga, harus dipindahkan ke lokasi lain. (Fdi)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Aksi Massa Untuk Rohingya Di Candi Borobudur Batal


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH