Demo Kasus Korupsi, PA 212 Dianggap Cari Perhatian Massa Aksi 212. (Foto: MP/Kanu)

MerahPutih.com - Pengamat intelijen Stanislaus Riyanta menilai, kelompok PA 212 terus mencari eksistensi untuk menyerang pemerintah. Mereka mencari semua isu untuk digoreng.

Stanislaus mencontohkan, isu korupsi yang kini menjadi sarana mereka melakukan aksi di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat.

Baca Juga:

Harun Masiku Masih Buron, Massa 212: Apakah Ada yang Lindungi?

"Sebagai kelompok oposisi 212 akan terus melakukan gerakan untuk mengkritisi pemerintah," kata Stanislaus kepada merahputih.com di Jakarta, Jumat (21/2).

Ia menambahkan, dalam suatu sistem politik, adanya oposisi juga penting sehingga ada penyeimbang.

"Namun, oposisi dalam melakukan kritik harus faktual," sebut Stanislaus.

Pengamat Intelijen Stanislaus Riyanta (Foto: Dok Pribadi)
Pengamat Intelijen Stanislaus Riyanta (Foto: Dok Pribadi)

Sayangnya, kelompok 212 cenderung mengeluarkan kritik yang cenderung menyerang pribadi dan berbau SARA. Seperti mengungkit rekam jejak Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Dalam aksi ini, kelompok 212 masih nampak dominan melakukan serangan secara personal kepada Ahok dengan kritik yang kurang substansial," terang Stanislaus.

Stanislaus khawatir, jika aksi mereka dilakukan secaran intens dan bisa menanbah massa secara signifikan, tentu akan berdampak karena akan menberikan tekanan secara politik.

Baca Juga:

Sejumlah Anak Kepergok Ikut Aksi 212 Sambil Merokok, Kapolri Diminta Turun Tangan

Sebelumnya, massa Aksi 212 melakukan orasi di Pintu Barat Monas dekat Patung Arjuna Wiwaha, Jakarta. Salah seorang orator menyerukan untuk menjatuhkan Presiden Joko Widodo.

Orator dari Forum Ukhuwah Islamiah Sulawesi Selatan Abdullah Maher dengan berapi-api meminta agar praktik-praktik korupsi di Indonesia disikat habis. Dia meminta agar koruptor ditindak sesuai hukum yang berlaku.

"Kami dari Sulsel alhamdulillah pada waktu yang lalu melakukan aksi yang sama di depan gedung DPRD Sulsel menuntut para koruptor yang ada di Jiwasraya, Asabri, dan lainnya untuk ditegakkan hukum sesuai dengan hukum yang berlaku," katanya. (*)

Baca Juga:

Jaga Aksi 212, Aparat Pengamanan Diklaim Tak Bawa Senjata Api


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH