Demo Burgerkill Era 1996/1997 Bakal Rilis dalam Piringan Hitam

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 23 Januari 2024
Demo Burgerkill Era 1996/1997 Bakal Rilis dalam Piringan Hitam

Grimloc Records akan rilis demo terpenting di kancah musik hardcore Indonesia. (Foto: Dok/Grimloc Records)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Salah satu label rekaman independen asal Bandung yaitu Grimloc Records mengumumkan kabar pra-pesan album demo Burgerkill. Nantinya demo yang dirilis ulang dalam piringan hitam ini, berisi enam lagu pertama yang pernah dirilis Burgerkill dan berasal dari demo tape yang direkam di dua sesi berbeda.

“Sisi pertama merupakan tiga lagu paling awal sejak eksistensi mereka terbentuk direkam di studio legendaris Palapa di Ujungberung tahun 1986. Sisi kedua, tiga lagu lain yang direkam setahun kemudian di Reverse Studio, di bilangan Sukasenang, Bandung,” tulis Grimloc Records dalam keterangan Instagram-nya pada Jumat (19/1).

Baca juga:

Beside Rilis Film Dokumenter untuk Rayakan Ulang Tahun Ke-26

Dengan formasi Burgerkill era awal yaitu Toto, Kimung, mendiang Ebenz, dan Ivan, beberapa materi ini direkam ulang untuk kebutuhan album Dua Sisi (2000) di sesi rekaman yang lebih serius lagi.

Namun demikian, enam lagu tersebut yang sebenarnya banyak didengarkan oleh orang-orang di Bandung atau di manapun pada era tape-trading, korespondensi zine, tukar menukar koleksi demo, dan meminta Radio GMR untuk memutarnya.

Baca juga:

Stereocase Lepas Video Musik 'YOU' dengan Sentuhan AI

“Kami mencoba mengarsipkan dalam format vinyl 12 inci dan kaset, yang mengikutsertakan pula dokumen arsip foto dan beberapa tulisan pengantar (liner notes) dari beberapa kesaksian Addy Gembel, Arian13, Andika Surya dan Herry Sutresna,” lanjut Grimloc Records tentang isi dari demo Burgerkill tersebut.

Melalui laman resmi Grimloc Records album Burgekill – Demo 1996/1997 (Palapa/Reverse Session) dijual dalam bentuk vinyl 12 inci dalam tiga warna: hitam, silver dan emas yang dibanderol dengan harga Rp 450 ribu, sedangkan kaset Rp 90 ribu. Pra-pesan akan dibuka mulai 17 sampai 29 Januari 2024. (far)

Baca juga:

The Panturas akan Kembali Berlayar ke Lima Titik di Indonesia

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
Dialog Dini Hari menghadirkan album terbaru 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi' berisi delapan lagu, lahir dari perubahan, kehilangan, dan pencarian rasa rumah.
Ananda Dimas Prasetya - 8 menit lalu
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
ShowBiz
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
D’MASIV kembali dengan single terbaru 'Till We’re Old', yang mengangkat kisah cinta, komitmen, dan keinginan untuk terus bersama hingga usia senja.
Ananda Dimas Prasetya - 58 menit lalu
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
ShowBiz
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
Joyland Sessions 2026 digelar 28–29 November di GBK City Park, Jakarta. Ada 16 penampil dari 7 negara, termasuk Slowdive dan Caribou.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 24 menit lalu
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
ShowBiz
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan delapan panggung, kurasi musik beragam, serta penampil lintas genre dan generasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
ShowBiz
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Tove Lo merilis album studio keenam, ESTRUS. Berisi 13 lagu electro-pop, album ini mengeksplorasi hasrat, keraguan, kebebasan, dan emosi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Dunia
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
Rekaman tersebut dikumpulkan teknisi suara Oasis, Huw Richards, yang bekerja bersama band ini sejak perilisan album debut mereka 'Definitely, Maybe
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
ShowBiz
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
Tsaqib memperkenalkan single 'Maju Satu Satu', lagu personal tentang rasa cemas, keberanian, ketidakpastian, dan persiapannya menjadi seorang ayah.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
ShowBiz
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan tema “It’s Not Just a Festival, It’s a Movement” pada 16-18 Oktober di Gambir Expo Kemayoran.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
ShowBiz
Memorabilia Agnez Mo kini Dipajang Permanen di Hard Rock Hollywood
Koleksi tersebut ditempatkan berdampingan dengan memorabilia sejumlah musisi legendaris dunia, termasuk Michael Jackson.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Memorabilia Agnez Mo kini Dipajang Permanen di Hard Rock Hollywood
ShowBiz
'Roulette', Cara BAHA Menerjemahkan Ketidakpastian Hidup lewat Musik
Mengibaratkan kehidupan seperti permainan roulette, terus berputar tanpa pernah memberi kepastian mengenai kapan atau di mana putaran itu akan berhenti.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
'Roulette', Cara BAHA Menerjemahkan Ketidakpastian Hidup lewat Musik
Bagikan