Demi Kebaikan Bersama, Khofifah Minta Warganya di Jakarta Enggak Mudik Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat peresmian Masjid Ar Rahman di Kota Blitar, Jawa Timur, Rabu (25/12/2019). ANTARA/ Asmaul Chusna

MerahPutih.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengimbau, warga Jatim yang berada di Jakarta dan sekitarnya agar tidak pulang kampung selama masa darurat COVID-19. Hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai virus corona.

"Kepada para perantau asal Jawa Timur yang ada di Jakarta dan sekitarnya. Himbauan "Jangan Mudik" ini untuk kebaikan kita bersama, kebaikan Jawa Timur, dan kebaikan Indonesia," kata Khofifah dalam keterangannya, Minggu (29/3).

Baca Juga

Di Tengah Wabah Corona, Pendatang dari Delapan Negara Ini Dilarang Masuk Indonesia

Khofifah meminta warga Jatim yang berada di perantauan untuk bersabar dalam situasi darurat COVID-19. Dia mengharapkan, untuk tetap di rumah dan tidak pulang kampung, semata untuk menjaga keluarga dari penyebaran virus korona.

"Jangan mudik karena saling melindungi. Mereka juga harus terlindungi seluruh anggota keluarganya terlindungi," ujarnya.

Khofifah Indar Parawansa. (MP/Mauritz)
Khofifah Indar Parawansa. (MP/Mauritz)

Oleh karena itu, mantan Menteri Sosial ini meminta warganya yang berada di perantauan untuk tetap berada di rumah sampai darurat sampai COVID-19 selesai.

"Mohon untuk berbesar hati untuk tetap #dirumahsaja sampai situasi darurat COVID'-19 ini berakhir," kata Khofifah.

Untuk diketahui, kasus positif COVID-19 di Provinsi Jatim pada Sabtu (28/3) kemarin terus bertambah. Tercatat 77 orang dinyatakan positif terinfeksi virus yang berasal dari Wuhan, Tiongkok tersebut.

Baca Juga:

Pesawat Cathay Pacific Dikarantina di Surabaya

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) juga mengalami kenaikan, tercatat 309 dari sehari sebelumnya 267. Begitu pula Orang Dalam Pemantauan (ODP) naik menjadi 4.568 dari sebelumnya 3.781

Sementara itu dalam skala nasional, jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia bertambah 109 kasus, menjadi 1.155 kasus. Pasien sembuh bertambah 13 orang, total menjadi 59 orang. Kasus kematian pun mengalami penambahan sebanyak 15 orang. Sehingga total kematian menjadi 102 orang. (Pon)

Kredit : ponco


Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH