Demi 'Bawi Lamus' Sophia Latjuba Rela Kosongkan dan Batalkan Kontrak Kerja, Ada Apa? Sophia Latjuba yang antusias ikut dalam Bawi Lamus. (Foto: MP/Raden Yusuf Nayamenggala)

BAWI Lamus akan dipertunjukan pada tanggal 13-14 Oktober 2018di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat. Bawi Lamus adalah pergelaran seni tradisi suku Dayak Ngaju dan suku Dayak Manyan dari Kalimantan Tengah. Pertunjukan ini dikolaborasikan dengan musik orkestra. Kemudian melibatkan beberapa nama besar seperti Jay Subyakto, Erwin Gutawa, Paquita Widjaja Rustandi, Sophia Latjuba, Lea Simanjuntak, Inet Leimena dan masih banyak yang lainnya.

Keterlibatan Sophia Latjuba dalam pertunjukan teater itu sendiri berawal dari sang sutdara yang menghubunginya. Tentunya dengan menceritakan latar belakang serta perannya di teater itu.

Sophia Latjuba yang rela meninggalkan pekerjaannya. (Foto: MP/Raden Yusuf Nayamenggala)

Mendengar hal tersebut secara mengejutkan wanita kelahiran Jerman, 8 Agustus 1970 tersebut pun mengiyakannya dengan penuh antusias. Bahkan hasrat Sophia untuk bermain dalam pementasan itu pun langsung berapi-api.

"Pas saya tahu peran dan cerita latar belakang, saya langsung hubungi manajer saya untuk mengosongkan jadwal dan membatalkan semua kontrak kerja di tanggal tersebut. Untuk saya bisa masuk di project Bawi Lamus ini," tutur Sophia Latjuba saat ditemui merahputih.com di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (26/09).

Satu hal yang mengejutkan, aktris cantik yang telah melalang buana di dunia seni peran tanah air ini, mengaku jika jadwalnya tengah padat. Kendati demikian, demi misi sosial, ibu dua anak ini rela membatalkan semua pekerjaannya.

"Karena ini demi Kalimantan. Kalau ngomong soal Kalimantan saya pernah diajak ke Kalimantan Tengah waktu itu berkat BOS Foundation. Masuk ke hutan, berkendara 12 jam naik kapal klotok hingga 6 jam. Sungai kecil kiri kanan dikelilingi hutan belantara, saya jatuh cinta sama hutan Kalimantan," tambahnya.

Bawi Lamus pertunjukan memadukan tradisional dan modern. (Foto: MP/Raden Yusuf Nayamenggala)

Lebih lanjut, ibu dari Eva Celia itu menambahkan jika dirinya tak hanya kagum dengan alamnya. Tapi juga dengan seni serta budaya yang luar biasa di Kalimantan. Ia pun berharap para penonton bisa mengambil nilai positif dari pertunjukan tersebut.

"Semoga adanya pertunjukan Bawi Lamus ini para penonton bisa mendapatkan rasa dari alam, budaya serta seni Kalimantan. Karena Kalimantan itu luar biasa, serta harus ditampilkan dan dikenal di Indonesia maupun dunia," ungkapnya. (ryn)

Baca juga yuk artikel menarik yang lainnya Angkat Seni Tradisi Suku Dayak Kalimantan Tengah, Pertunjukan Bawi Lamus Siap Digelar

Kredit : raden_yusuf

Tags Artikel Ini

Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH