Delapan Tahanan Rutan Muaralabuh Melarikan Diri Petugas berjaga di Lapas Klas IIB Muaralabuh. (Antara/Erik Ifansyah Akbar)

MerahPutih.com - Delapan tahanan Rutan Klas IIB Muaralabuh, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), melarikan diri.

Mereka keluar dengan cara merusak ventilasi yang ada di dalam sel, Kamis (29/4) malam.

Kapolsek Sungai Pagu AKP Elvi Indra mengatakan, sesuai informasi yang diperoleh pihaknya, delapan narapidana Rutan Muaralabuh itu kabur dengan cara menggergaji besi kawat berduri yang dipasang pada ventilasi.

Baca Juga:

Eks Bupati Kepulauan Talaud Ngamuk Usai Kembali Ditahan KPK

Namun untuk lebih jelasnya, pihaknya meminta untuk menghubungi langsung kepala Rutan Klas IIB Muaralabuh, karena mereka yang lebih berhak memberitahukan kejadian sesungguhnya.

Kapolsek menegaskan, dalam kejadian ini, polisi hanya membantu melakukan pencarian secara terukur, dan berharap semua tahanan yang kabur secepatnya bisa tertangkap.

ILUSTRASI: Tahanan kabur dari sel. ANTARA/Shutterstock/am.
ILUSTRASI: Tahanan kabur dari sel. ANTARA/Shutterstock/am.

Dalam penangkapan tahanan kabur ini, pihaknya telah mengerahkan 10 personel.

"Kami juga sudah berkoordinasi dengan Polsek terdekat seperti Polsek Sangir dan Koto Parik Gadang Diateh untuk menyekat akses keluar daerah," kata dia, seperti dikutip Antara.

Polsek Sangir, katanya, sudah dihubungi untuk mengantisipasi terpidana kabur ke arah Kerinci, Provinsi Jambi.

Baca Juga:

Tiga Konsekuensi KKB Dilabeli Teroris, Salah Satunya Ditangani Densus 88

Sedangkan sekat di Koto Parik Gadang Diateh untuk mengantisipasi narapidana kabur ke arah Kabupaten Solok.

Sementara Kepala Lapas Klas IIB Muaralabuh saat dihubungi melalui telepon selulernya belum menjawab dan pesan singkat yang dikirimkan juga belum dibalas. (*)

Baca Juga:

Tanah Longsor di Tapanuli Selatan, 12 Warga Belum Ditemukan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Tak Temukan Kafe dan Bar yang 'Kucing-kucingan' Saat Malam Pergantian Tahun
Indonesia
Status PNS DKI Jadi Incaran ASN Kementerian Menolak Pindah ke IKN Nusantara?
Indonesia
Status PNS DKI Jadi Incaran ASN Kementerian Menolak Pindah ke IKN Nusantara?

"ASN Pemprov DKI untuk DKI, walaupun ibu kota pindah tetap di Jakarta," kata Maria saat dihubungi awak media, Selasa (25/1).

Pemprov DKI Tawarkan Proyek Infrastruktur Rp 41 Triliun, Ini Daftarnya
Indonesia
Pemprov DKI Tawarkan Proyek Infrastruktur Rp 41 Triliun, Ini Daftarnya

Melalui ajang bisnis ini, diharapkan menjadi momentum tepat memulihkan perekonomian di tengah terkendalinya pandemi COVID-19.

Pimpinan KPK Ungkap Satu Pegawai Merah Berhasil Dibina
Indonesia
Pimpinan KPK Ungkap Satu Pegawai Merah Berhasil Dibina

Ada satu pegawai "merah" yang tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) berhasil dibina kembali agar bisa menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Polda Metro Hentikan Sementara Ganjil Genap di TMII
Indonesia
Polda Metro Hentikan Sementara Ganjil Genap di TMII

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya meniadakan sementara kebijakan ganjil genap di sekitar Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.

Pelaku Pembuang Jasad Bayi di Kecamatan Nguter Terungkap!
Indonesia
Pelaku Pembuang Jasad Bayi di Kecamatan Nguter Terungkap!

Satreskrim Polres Sukoharjo, Jawa Tengah telah menangkap pelaku pembuangan jasad bayi laki-laki di Desa Pondok, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Jumat (3/12).

Tekankan Prinsip Kesehatan, Disdik Evaluasi PTM di Jakarta
Indonesia
Tekankan Prinsip Kesehatan, Disdik Evaluasi PTM di Jakarta

Kesehatan tersebut tidak hanya bagi peserta didik

Sebagian Orangtua di Jakarta Tolak Anaknya Divaksin
Indonesia
Sebagian Orangtua di Jakarta Tolak Anaknya Divaksin

Sebagian orangtua siswa di Jakarta yang tidak memperbolehkan buah hatinya disuntik vaksin COVID-19.

Pemerintah Larang Mudik, Organda Solo Menjerit dan Minta Bantuan Stimulus
Indonesia
Pemerintah Larang Mudik, Organda Solo Menjerit dan Minta Bantuan Stimulus

Menanggapi kebijakan tersebut Ketua DPC Organda Solo, Joko Suprapto menilai aturan larangan mudik membuat pengusaha bus menjerit.

Vaksinasi Diklaim Bisa Tekan Lahirnya Varian Anyar COVID-19
Indonesia
Vaksinasi Diklaim Bisa Tekan Lahirnya Varian Anyar COVID-19

"Adanya temuan yang menyebutkan ada vaksinasi berbayar di lapangan akan ditindaklanjuti oleh satgas COVID-19 di daerah setempat," kata Wiku.