Delapan Petugas Pilkada DIY Positif COVID-19 Pelaksanaan test swab dan rapid test di wilayah DIY. (Foto: MP/Teresa Ika)

MerahPutih.com - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat penambahan 28 kasus terkonfirmasi positif COVID-19 pada Selasa (21/7). Delapan dari 28 tambahan pasien merupakan petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bantul 2020.

Penambahan ini mencatat rekor terbanyak selama pandemi corona terjadi di wilayah DIY.

Baca Juga:

Tak Terdampak COVID-19, Penjualan Hewan Kurban di Yogyakarta Meningkat

"Dari hasil pemeriksaan laboratorium, mereka yang terkonfirmasi positif pada Selasa 21 Juli 2020 bertambah 28 kasus positif sehingga total kasus positif COVID-19 di DIY menjadi 465 kasus," kata Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan COVID-19 Berty Murtiningsih melalui keterangan resminya di Yogyakarta, seperti ditulis Rabu (22/07)

Berty menyebutkan, kenaikan signifikan jumlah kasus COVID-19 terjadi karena gencarnya rapid test dan swab. Terutama yang dilakulan oleh KPU daerah beberapa waktu lalu. Juga screning test sejumlah tenaga kesehatan di Bantul.

Ia melanjutkan, delapan PPDP Bantul itu terkonfirmasi positif COVID-19 dari hasil penelusuran yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Bantul.

"Delapan PPDP itu tercatat sebagai pasien kasus 453 berusia 28 tahun berjenis kelamin laki-laki, pasien kasus 454 laki-laki berusia 22 tahun, kasus 455 perempuan berusia 45 tahun, kasus 456 laki laki berusia 47 tahun, dan kasus 457 laki-laki berusia 26 tahun," jelasnya.

Pelaksanaan test swab dan rapid test di wilayah DIY. (Foto: MP/Teresa Ika)
Pelaksanaan test swab dan rapid test di wilayah DIY. (Foto: MP/Teresa Ika)

Selanjutnya, kasus 460 berusia 23 tahun berjenis kelamin perempuan, kasus 461 perempuan berusia 34 tahun, dan kasus 462 laki-laki berusia 35 tahun.

Selain itu, tujuh karyawan Dinas Kesehatan Bantul juga terkonfirmasi positif. Tiga orang di antaranya merupakan warga Sleman.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY Hamdan Kurniawan memastikan bahwa delapan PPDP Bantul yang terkonfirmasi positif COVID-19 itu seluruhnya belum sempat diterjunkan ke lapangan dan langsung dicarikan pengganti.

Ia menegaskan, seluruh PPDP positif tidak akan diterjunkan ke lapangan

"Jadi yang bertugas di lapangan dipastikan sehat," kata Hamdan.

Baca Juga:

Syarat Berwisata ke Yogyakarta yang Wajib Dijalankan Pelancong

Berdasarkan data Pemda DIY, total orang dalam pemantauan (ODP) di DIY, hingga Selasa (21/7), mencapai 8.157 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) yang sudah diperiksa terkait dengan COVID-19 (dengan tes swab) tercatat 2.189 orang.

Dari jumlah PDP tersebut, 1.551 orang di antaranya dinyatakan negatif, 465 orang positif di mana 330 orang di antaranya sembuh, dan 13 meninggal, sedangkan yang masih menunggu hasil 173 orang dengan 32 di antaranya telah meninggal. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga:

Mengenang Pemilik Gudeg Legendaris di Yogyakarta


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH