Delapan Fokus Jenderal Andika Perkasa saat Jabat Panglima TNI KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa. Foto: ANTARA

Merahputih.com - Panglima TNI terpilih, Jenderal Andika Perkasa memaparkan delapan fokus terpenting di TNI saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Gedung DPR/MPR, Sabtu (6/11).

Pertama dan yang terpenting menurut Jenderal Andika adalah bagaimana bisa dirinya melaksanakan tugas-tugas TNI dengan lebih mengembalikan kepada peraturan-perundang-undangan yang ada.

Diakuinya, tugas-tugas TNI memang sudah diatur dalam UU. Namun, pelaksanaan tugas tersebut masih punya kelemahan. Jenderal Andika ingin memperbaiki masalah ini.

"Itu yang menjadi prioritas pertama saya, bagaimana mengembalikan tugas-tugas yang kita lakukan ini dengan benar-benar berpegang pada peraturan perundang-undangan," kata Jenderal Andika.

Baca Juga:

Komisi I Akui Senioritas Jenderal Andika Mampu Jawab Tantangan Terkini

Kedua, yakni soal pengamanan perbatasan di darat, laut, dan udara. Dia akan memaparkan detailnya kepada anggota Komisi I DPR dalam sesi tertutup.

Fokus implementasi ketiga yakni peningkatan kesiapsiagaan TNI untuk tugas operasi militer untuk perang (OMP) dan operasi militer selain perang (OMSP).

Fokus keempat adalah soal siber. Saat ini, teknologi siber sudah merasuk ke banyak aspek kehidupan. Fokus selanjutnya adalah soal intelijen di daerah yang punya gangguan keamanan.

Baca Juga

Andika Cuma Setahun Menjabat, Komando Panglima TNI akan Dilanjutkan Yudo Margono?

Ada pula fokus soal interoperabilitas TNI AD, AU, dan AL. Penatan integrasi juga menjadi fokusnya. Terakhir, diplomasi militer yang sesuai dengan kebijakan politik luar negeri pun juga semakin penting.

"Saya melihat ini juga satu hal yang harus lebih menjadi perhatian saya apabila suatu saat saya dipercayakan menjadi Panglima TNI," kata menantu tokoh intelijen Hendropriyono ini.

Berikut adalah fokus implementasi jenderal Andika Perkasa sebagaimana yang dipaparkan dalam presentasi di Komisi I DPR RI:

Fokus implementasi

1. Penguatan pelaksanaan tugas-tugas TNI yang didasarkan pada peraturan perundang-undangan

- Peningkatan kesadaran hukum prajurit

- Pemutakhiran peraturan dan petunjuk di lingkungan TNI

- Peningkatan pengawasan dan pengendalian pelaksanaan tugas TNI

KSAD Andika Perkasa. (Foto: Antara)
Jenderal Andika Perkasa saat uji kelayakan dan kepatutan di Gedung DPR (MP/Kanugraha)

2. Penguatan operasi pengamanan perbatasan darat, laut, dan wilayah udara

- Peningkatan efektivitas Kodal dan kecepatan respons

- Percepatan pemberdayaan wilayah perbatasan dan pulau kecil terluar

3. Peningkatan kesiapsiagaan satuan TNI untuk tugas OMP amupun OMSP

4. Peningkatan operasional siber

- Pembangunan dan penguatan Tim Cepat Tanggap Keamanan Siber

- Penguatan Kelembagaan Infrastruktur dan SDM

5. Peningkatan sinergitas intelijen terutama di wilayah konflik

- Peningakatan kapabilitas satuan intelijen

- Penguatan tata kelola dan koordinasi intelijen

6. Pemantapan interoperabilitas tri matra terpadu dalam pola operasi TNI

- Pengintegrasian doktrin, taktik, dan strategi antarmatra

- Peningkatan efektivitas penyelenggaraan komando, kendali, komunikasi, komputer siber intelijen, pengamatan, dan pengintaian dalam operasi militer

Baca Juga:

Puan Perintahkah Andika Perkasa Jaga Soliditas Internal

7. Penguatan integrasi penataan organisasi untuk mewujudkan TNI yang adaptif

- Penguatan tata kelola organisasi

- Revitalisasi dan reaktualiasai struktur dan fungsi organisasi di lingkungan TNI

8. Reaktualisasi peran diplomasi militer dalam kerangka kebijakan politk luar negeri

- Memperluas latihan bersama dengan militer negara sahabat secara berimbang dengan memperhatikan konstelasi geopolitik dan geostrategi sejalan dengan kebijakan politik luar negeri

- Peningkatan kesiapan satuan TNI sesuai standar Peacekeeping Capability Readiness System untuk mempermudah penyiapan misi pemeliharaan perdamaian. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bupati Nonaktif Langkat Jadi Saksi di Sidang Kasus Suap Proyek
Indonesia
Bupati Nonaktif Langkat Jadi Saksi di Sidang Kasus Suap Proyek

Tim jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana menghadirkan Bupati nonaktif Langkat, Terbit Rencana Perangin Angin, dalam sidang dengan terdakwa Muara Perangin Angin. Muara merupakan terdakwa penyuap Terbit. Terbit Rencana Perangin Angin bakal dihadirkan dalam sidang kasus dugaan suap terkait proyek pengadaan barang dan jasa tahun 2020-2022 di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Senin (30/5).

Karyatin Subiantoro Geser Nasrullah Jadi Sekretaris Komisi A DPRD DKI
Indonesia
Karyatin Subiantoro Geser Nasrullah Jadi Sekretaris Komisi A DPRD DKI

Sekretaris Komisi yang sebelumnya dijabat oleh Nasrullah, kini ditempati oleh Karyatin Subiyantoro

PBNU Bantah Ada Intervensi Pemerintah Pada Muktamar ke-34
Indonesia
PBNU Bantah Ada Intervensi Pemerintah Pada Muktamar ke-34

Itu berbeda dengan Muktamar Cipasung yang ada intervensi dari Pemerintah Soeharto pada saat itu

Menlu ASEAN Kumpul di Jakarta Bahas Myanmar
Indonesia
Menlu ASEAN Kumpul di Jakarta Bahas Myanmar

ASEAN telah lama memiliki kebijakan non-intervensi dalam urusan kedaulatan negara anggotanya, tetapi beberapa negara telah menyerukan agar blok regional tersebut lebih berani dalam mengambil tindakan.

Buntut Kasus Pencabulan Santri di Bandung, Menag Perketat Izin Boarding School
Indonesia
Buntut Kasus Pencabulan Santri di Bandung, Menag Perketat Izin Boarding School

Menag memperketat pemberian izin pendirian boarding school atau sekolah berbasis asrama maupun sejenisnya, agar bisa terpantau dengan baik.

Hasil Pemeriksaan 9 Pasien Suspek Cacar Monyet di Indonesia
Indonesia
Hasil Pemeriksaan 9 Pasien Suspek Cacar Monyet di Indonesia

Hasilnya, seluruh sampel dinyatakan negatif cacar monyet.

Bupati Langkat Pasrah Ditetapkan Tersangka Kerangkeng Manusia
Indonesia
Bupati Langkat Pasrah Ditetapkan Tersangka Kerangkeng Manusia

Polda Sumatera Utara menetapkan Bupati nonaktif Langkat Terbit Rencana Perangin Angin sebagai tersangka dalam kasus kerangkeng manusia.

Bharada E Dikawal LPSK 24 Jam
Indonesia
Bharada E Dikawal LPSK 24 Jam

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) langsung melakukan pendampingan kepada salah satu tersangka, yakni Bharada Richard Eliezer atau Bharada E.

Gerindra: Naiknya Harga Pangan Ganggu Kekhusuyukkan Ibadah Ramadan
Indonesia
Gerindra: Naiknya Harga Pangan Ganggu Kekhusuyukkan Ibadah Ramadan

Warga punya persoalan baru yakni potensi naiknya harga barang kebutuhan pokok. Termasuk kenaikan harga bensin dan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) menjelang Ramadan.

Pelita Air Buka Penerbangan Reguler Jakarta ke Bali
Indonesia
Pelita Air Buka Penerbangan Reguler Jakarta ke Bali

Pelita Air Service saat ini memiliki dua unit Pesawat Airbus A320-200 yang telah tiba di Jakarta pada 11 April 2022, di Bandara Soekarno Hatta.