Deklarasi KAMI di Sejumlah Daerah Menuai Kritikan, Ini Penyebabnya Deklarasi KAMI di Tugu Proklamasi, Selasa (18/8). Foto: MP/Ponco

MerahPutih.com - Pengamat politik, Karyono Wibowo menilai langkah yang dilakukan oleh Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), yakni dengan melakukan deklarasi secara terbuka di berbagai daerah sangat tidak relevan dengan semangat penanggulangan COVID-19.

Apalagi, pandemi virus yang menyerang sistem pernafasan manusia itu tengah menjadi konsentrasi berbagai kalangan baik pemerintah maupun rakyat Indonesia secara keseluruhan.

Baca Juga

Menteri Agama Positif, Kantor Kementerian Belum Ditutup Total

“Ketika KAMI meminta agar pemerintah mengatasi dan menurunkan angka COVID-19, tapi di sisi lain bersamaan dengan itu, KAMI menggelar deklarasi secara terbuka yang berpotensi menimbulkan klaster baru COVID-19. Ini paradoks,” kata Karyono Wibowo dalam webinar bersama dengan PB HMI MPO, Senin (21/9).

Direktur eksekutif Indonesian Public Institute (IPI) ini juga mengajak kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk saling bahu-membahu untuk mengatasi pandemi COVID-19. Dengan saling menjaga kedisiplinan bisa menjadi kunci agar Indonesia segera terbebas dari wabah virus tersebut.

“Di tengah mengatasi pandemi, kita perlukan solidaritas sosial dan menggalang semangat gotong royong berbagai elemen masyarakat. Insya Allah dengan itu semua bangsa ini bisa hadapi tantangan COVID-19,” tuturnya.

Deklarasi KAMI di Tugu Proklamasi, Selasa (18/8). Foto: MP/Ponco

Ia menilai jika memang tujuan utama dari KAMI adalah melakukan gerakan politik moral, seharusnya langkah politik mereka juga harus menunjukkan moralitas itu sendiri. Salah satunya dengan seriamanya wacana dan tindakan.

“Namanya politik juga boleh tapi harus istiqomah,” ujarnya.

Misalnya, ketika KAMI menuntut agar pemerintah serius dan berhasil menuntaskan pandemi COVID-19 ini, maka tuntutan itu juga harus dijalankan mereka dengan cara melakukan kolaborasi aktif agar virus tidak semakin menular.

Karena upaya penanggulangan COVID-19 tidak bisa ditumpukan kepada pemerintah semata, melainkan adanya upaya kolektif oleh seluruh stakeholder yang ada.

“Kalau ada tuntutan ke pemerintah agar melakukan pencegahan COVID-19, mestinya harus konstruktif, apa kritik yang disampaikan ke pemerintah dia harus konsisten,” sambungnya.

Baca Juga

Pasien OTG Mulai Huni Tower 4 Wisma Atlet

Karyono berpesan kepada seluruh elite KAMI secara khusus dan para tokoh politik secara umum, agar tetap mengedepankan etika politik dalam melakukan aktifitas politiknya.

“Kalau saya boleh imbau ke para elite politik, silahkan berpolitik tapi tetap kedepankan etika politik,” tuturnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Update COVID-19 DIY: 62 Orang Positif, Mayoritas Berumur di Atas 50 Tahun
Indonesia
Update COVID-19 DIY: 62 Orang Positif, Mayoritas Berumur di Atas 50 Tahun

Enam orang lainnya meninggal dunia. Sementara 33 pasien masih dirawat di sejumlah rumah sakit.

MA Bakal Percepat Proses Sengketa Pilkada
Indonesia
MA Bakal Percepat Proses Sengketa Pilkada

"Bahwa ada perkara nanti, mudah-mudahan selesai di Bawaslu. Seumpama tidak selesai di situ, inilah pentingnya MA menjaga agar tidak melampui waktu," kata Mahfud.

Satu Pekan PSBB Jakarta, Penumpang KRL Cuma Turun 21 Persen
Indonesia
Satu Pekan PSBB Jakarta, Penumpang KRL Cuma Turun 21 Persen

Selama PSBB jilid 2 ini,PT KCI menjalankan 933 perjalanan KRL per hari dari sebelumnya 975 perjalanan tiap harinya.

Viral Ribuan Pendaki Gunung Lawu Berjubel di Pintu Masuk Pendakian Candi Cetho
Indonesia
Viral Ribuan Pendaki Gunung Lawu Berjubel di Pintu Masuk Pendakian Candi Cetho

Total yang tercatat di posko ada 1.300 orang pendaki pada Sabtu kemarin.

Arahan Satgas COVID-19 Saat Pencoblosan Pilkada Serentak
Indonesia
Arahan Satgas COVID-19 Saat Pencoblosan Pilkada Serentak

Pilkada tahun ini, kata Wiku, menentukan arah ketahanan kesehatan serta pemulihan masing-masing daerah di tengah pandemi.

DPR Kecam Pabrik yang Masih Pekerjakan Buruh di Tengah Wabah COVID-19
Indonesia
DPR Kecam Pabrik yang Masih Pekerjakan Buruh di Tengah Wabah COVID-19

Obon menyebut, saat ini banyak buruh yang terpapar virus corona

 KPK Dalami Pencucian Uang Pejabat BPN Lewat Direktur Operasional PT Jakpro
Indonesia
KPK Dalami Pencucian Uang Pejabat BPN Lewat Direktur Operasional PT Jakpro

Taufiqurrachman diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas tersangka Gusmin Tuarita selaku Inspektur Wilayah I Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/ Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Jokowi Diminta Nyatakan 'Negara Darurat Corona'
Indonesia
Jokowi Diminta Nyatakan 'Negara Darurat Corona'

Politikus Demokrat itu mengajak semua pihak untuk mendukung Presiden Jokowi

 Temui Anies, Tito Pastikan Koordinasi Pengendalian Penularan Corona Berjalan Baik
Indonesia
Temui Anies, Tito Pastikan Koordinasi Pengendalian Penularan Corona Berjalan Baik

Pertemuan yang semula dijadwalkan diadakan di Kantor Kemendagri itu, sengaja diubah Mendagri untuk jemput bola dan membahas hal-hal produktif pelaksanaan pencegahan dan penularan Covid-19.

Kwarnas Pramuka Sesalkan Insiden Tewasnya Sejumlah Pelajar saat Susur Sungai
Indonesia
Kwarnas Pramuka Sesalkan Insiden Tewasnya Sejumlah Pelajar saat Susur Sungai

Kwarnas mengimbau seluruh pihak yamg bertanggung jawab atas pelaksanaan kegiatan pramuka untuk menerapkan pengetahuan manajemen risiko dan bijak dalam membuat program.