Dedy Mulyadi Siap Mundur, Kalau ... Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi bersama salah seorang warga. (Facebook/Kang Dedi Mulyadi)

MerahPutih.com – Pemilihan kepala daerah (pilkada) Jawa Barat 2018 kian mendekati waktu. Ancang-ancang setiap partai sudah mulai terlihat gelagat. Bahkan, ada juga partai yang sudah siap menanggung risiko jika kandas dalam Pilkada 2018 mendatang.

Ketua DPD Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyatakan siap mundur dari pencalonan Pilgub Jabar 2018, jika dukungan dari masyarakat untuk partai berlambang pohon beringin itu berkurang.

Menurut dia, aturan main partai seperti itu berlaku untuk setiap ketua DPD di tingkat kota dan kabupaten di Jawa Barat. "Semua pimpinan Golkar di Jabar harus siap untuk itu. Kalau turun, artinya kepemimpinan kami tidak bermakna, dan itu ada konsekuensinya," kata Dedi kepada wartawan di kantor DPD Golkar Jawa Barat, Bandung, Kamis (12/10).

Kebijakan tersebut, kata Dedi, sangat penting untuk menjaga elektabilitas partai di semua wilayah Jawa Barat.

Sementara itu, ketika disinggung mengenai perkembangan survey di lapangan untuk Golkar, Dedi menegaskan pihak mereka sudah menugaskan tim khusus yang menganalisis.

Tim itu, kata Dedi, yang juga mengumpulkan data hingga bulan April tahun depan. Melalui kebijakan tersebut, pun diyakini bahwa seluruh pimpinan semakin serius bekerja. "Kesepakatan ini dibuat pakta integritas dan saya yang akan menandatangan pertama kali," katanya

Saat ditanya terkait polemik atas dukungannya, Dedi menyangkal dan menyatakan bahwa Golkar masih dalam keadaan aman dan baik.

"Kami masih solid. Surat keputusan masih dirumuskan DPP. Yang jelas, meskipun saya tidak merasa dirugikan, tapi pernyataan yang mengganggu soliditas partai itu bukan pengurus," tandasnya. (*)

Berita ini merupakan laporan dari Yugi Prasetyo, kontributor Merahputih.com untuk wilayah Bandung dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya dalam artikel: Menteri Susi Khawatir Bencana Besar Mengintai Pangandaran


Tags Artikel Ini

Noer Ardiansjah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH