Daun Ungu, Cara Tradisional Ringankan Gejala Wasir Graptophyllum pictum atau daun ungu dapat mengobati wasir. (Foto: budiharyono.info)

Sahabat MerahPutih, perhatikan menu makan Anda, apakah cukup serat? Tanda-tanda kurang serat dapat Anda ketahui salah satunya dari aktivitas defekasi atau buang air besar.

Jika Anda kerap mengejan karena sulit buang air besar (konstipasi), itu tandanya Anda kurang mengonsumsi serat. Terlebih, jika Anda jarang berolahraga. Kedua hal ini dapat memicu timbulnya wasir, yaitu pembengkakan urat-urat pada ujung pelepasan (dubur).

Nah, Indonesia punya satu jenis tumbuhan yang bermanfaat mengurangi gejala wasir tersebut. Tumbuhan ini mungkin sering Anda lihat di taman-taman rumah sebagai tanaman hias karena warnanya yang khas.

Ya, daun ungu, yang memiliki nama latin Graptophyllum pictum, sering digunakan sebagai obat tradisional untuk wasir. Flavonoid di dalam zat ungu dapat mengurangi bengkak akibat wasir. Anda dapat menggunakannya dengan cara berikut:

1. Ambil 6 lembar daun ungu, cuci bersih lalu giling halus.

2. Tambahkan setengah cangkir air masak dan 1 sdm madu.

3. Peras dan saring daun, kemudian diminum.

Anda dapat meminum ekstrak daun ungu ini 2-3 kali sehari, masing-masing tiga perempat gelas.

Tumbuhan unik ini ada di penjuru Nusantara. Karena persebarannya yang luas tersebut, tumbuhan ini juga memiliki nama lain di beberapa daerah, seperti pudin (Pulau Simeulue, Sumatra), handeleum (Sunda), karaton (Madura), temen (Bali), kadi-kadi atau kobi-kobi (Ternate), dan dongo-dongo (Tidore). Sementara daun wungu atau ungu menjadi julukan tumbuhan ini di Jawa Tengah.

Baca juga info mengenai manfaat tumbuhan Indonesia lainnya di sini: Beragam Manfaat Daun Singkong Untuk Kesehatan.



Asty TC

LAINNYA DARI MERAH PUTIH