Datangnya Vaksin tak Berarti Pandemi COVID-19 Berakhir Juru Bicara Satgas COVID-19, dr. Reisa Broto Asmoro. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Pemerintah masih terus berupaya menghentikan penyebaran COVID-19 di Indonesia dengan melakukan program vaksinasi di masa pandemi COVID-19 ini.

Juru Bicara Satgas COVID-19, dr. Reisa Broto Asmoro menjelaskan vaksin sudah bukan barang baru bagi masyarakat tanah air. Sebab, sebagian besar dari kita sudah menerima vaksin sejak kita kecil melalui imunisasi dengan cara disuntikkan maupun diteteskan ke dalam mulut

"Vaksin diberikan saat kita sehat. Berbeda dengan obat yang diberikan setelah kita sakit. Kita sebenarnya sudah mengenal vaksin sejak lama," ujarnya di Jakarta, Senin (30/11).

Baca Juga:

Pemerintah Bebaskan Pajak Impor Vaksin COVID-19

Dikatakannya, tubuh memiliki sistem imun yang berfungsi melindungi dari serangan virus atau bakteri- dan vaksin membantu menciptakan sistem kekebalan tubuh secara spesifik untuk melawan penyakit tertentu.

Sistem imun ini membutuhkan pengenalan terhadap jenis-jenis kuman yang bisa menyebabkan penyakit. Sehingga apabila di kemudian hari virus atau bakteri itu masuk ke dalam tubuh maka sudah siap untuk melawan dan akhirnya dapat mencegah timbulnya penyakit tersebut.

Ia menjelaskan, vaksin berfungsi untuk membuat tubuh kenal lalu menjadi kebal terhadap suatu penyakit. Jadi, cara kerja vaksin setelah masuk ke tubuh kita, prinsipnya pun sama.

Vaksin
Ilustrasi Vaksin. (Foto: Antara).

Tubuh langsung mendeteksinya sebagai sebuah ancaman infeksi. Maka tubuh akan membentuk sistem untuk membuat kekebalan tubuh atau antibodi yang diperlukan untuk melawan penyakit tersebut. Tubuh akan mengingat apa yang harus diwaspadai.

"Sehingga jika ada virus, bakteri atau kuman penyebab penyakit yang masuk dapat dilawan,” jelasnya.

Saat ini, vaksin COVID-19 yang sedang dikembangkan dengan pengujian berlapis dan dipastikan aman untuk digunakan

“Tapi ingat, vaksin bukan solusi total untuk menghilangkan virus. Datangnya vaksin COVID-19 bukan berarti pandemi langsung berakhir. Jadi, tetap terapkan disiplin protokol kesehatan 3M. Lindungi diri dan orang lain,” pungkas dr.Reisa. (*)

Baca Juga:

12 Ribu Pekerja Pabrik di Bekasi Bakal Tes Usap COVID-19

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
4 Pimpinan KPK Dikabarkan 'Bobol' Saat Penangkapan Nurhadi, Begini Respons Firli Bahuri
Indonesia
4 Pimpinan KPK Dikabarkan 'Bobol' Saat Penangkapan Nurhadi, Begini Respons Firli Bahuri

Nurhadi dijerat sebagai tersangka karena yang bersangkutan melalui Rezky Herbiono, diduga telah menerima suap dan gratifikasi senilai Rp 46 miliar

Update Kasus Corona DKI Rabu (4/11): 108.620 Positif, 97.833 Orang Sembuh
Indonesia
Update Kasus Corona DKI Rabu (4/11): 108.620 Positif, 97.833 Orang Sembuh

Dengan positivity rate 10,1 persen penambahan kasus positif perhari sebanyak 774 jiwa.

Dailami Firdaus, Kecam Macron
Indonesia
Dailami Firdaus, Kecam Macron

Tetap mengedepankan aksi yang berakhlak dan beradab.

Pemerintah Belum Berpikir Bubarkan OJK
Indonesia
Pemerintah Belum Berpikir Bubarkan OJK

Saat ini pemerintah pusat ingin setiap lembaga negara fokus pada tugasnya masing-masing sesuai perundang-undangan.

Pasien COVID-19 Klaster Bogor Meninggal di RSUD Dr Moewardi Solo
Indonesia
Pasien COVID-19 Klaster Bogor Meninggal di RSUD Dr Moewardi Solo

Sudah ada tiga pasien positif corona meninggal dunia di RSUD dr Moewardi dari rombongan klaster seminar Bogor.

Kasus COVID-19 Sumut Dekati 14.000 Orang
Indonesia
Kasus COVID-19 Sumut Dekati 14.000 Orang

Jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Sumatera Utara masih mengalami peningkatan.

BEM SI Demo UU Ciptaker, Jalan Menuju Istana Negara Ditutup
Indonesia
BEM SI Demo UU Ciptaker, Jalan Menuju Istana Negara Ditutup

Hal ini guna mengantisipasi demo dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia alias BEM SI. Penutupan dilakukan dengan menggunakan barier dari beton.

Napi Korupsi Ikut Dibebaskan?
Indonesia
Napi Korupsi Ikut Dibebaskan?

Pembebasan narapidana dan anak itu diatur dalam Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor M.HH-19.PK/01.04.04

Revitalisasi Kota Tua, Jakarta Ingin Bangun Pariwisata Kelas Dunia
Indonesia
Revitalisasi Kota Tua, Jakarta Ingin Bangun Pariwisata Kelas Dunia

Revitalisasi tersebut memiliki skema Public Private Partnership (PPP) atau kemitraan antara pemerintah dan dunia usaha serta melibatkan komunitas.

Kata Puan Soal Firli Temui Pimpinan DPR Meski Cak Imin dan Azis Sedang Berperkara di KPK
Indonesia
Kata Puan Soal Firli Temui Pimpinan DPR Meski Cak Imin dan Azis Sedang Berperkara di KPK

Ketua DPR Puan Maharani mengklaim pertemuan antara pimpinan KPK dengan pimpinan DPR tidak membicarakan perkara yang tengah ditangani oleh lembaga antirasuah.