Datangi Ulama Banten, Kapolri Minta Hilangkan Perasaan Dengki Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan gedung baru Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Tajul Falah, Banten, Sabtu (10/4). (Foto: MP/Kanugrahan)

MerahPutih.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan gedung baru Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Tajul Falah, Banten, Sabtu (10/4).

Dalam kesempatan itu, Sigit menegaskan, sejak dirinya menjabat Kapolda Banten hingga Kapolri, tali silaturahmi dengan para ulama dan tokoh masyarakat tidak pernah putus sedikit pun.

"Walaupun saat ini posisi saya jauh, namun tali silaturahmi dengan para ulama tetap terjaga," kata Sigit saat meresmikan gedung baru Ponpes Tajul Falah.

Baca Juga:

Kapolri dan Panglima Datangi Lokasi Bencana di NTT, Aparat Gabungan Temukan Enam Jenazah

Sigit juga menyatakan bahwa peran dan sentuhan dari tokoh agama di tengah pandemi COVID-19 dewasa ini sangat diperlukan. Tujuannya agar masyarakat bisa bergandengan tangan dalam memutus mata rantai virus corona.

"Jauhkan rasa dengki rasa ini dengan yang lain, walaupun negara kita terdiri dari berbagai kemajemukan, mari kita semua saudara membangun bangsa ini," ujar Sigit yang mengenakan peci hitam ini.

  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan gedung baru Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Tajul Falah, Banten, Sabtu (10/4). (Foto: MP/Kanugrahan)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan gedung baru Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Tajul Falah, Banten, Sabtu (10/4). (Foto: MP/Kanugrahan)

Tak lupa, Sigit menekankan, kunjungannya ke Banten juga sekaligus memastikan bahwa perhatian dan kecintaannya kepada seluruh ulama dan tokoh masyarakat tersebut tidak pernah hilang.

"Walaupun saya sudah jarang bertemu dengan sahabat-sahabat saya ulama Banten, namun kecintaan saya terhadap ulama-ulama Banten tidak akan pernah pudar," papar eks Kabareskrim Polri itu.

Baca Juga:

Kapolri Listyo Salahkan Anak Buahnya soal Telegram yang Atur Kerja Media

Dalam peresmian itu, Sigit dikalungi serban putih oleh alim ulama.

Ia juga diberikan kesempatan untuk menandatangani prasasti sebagai simbol peresmian gedung pesantren tersebut. (Knu)

Baca Juga:

Kapolri Kirim Makanan, Vitamin Hingga Ratusan Personil Tangani Dampak Siklon Seroja

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jakarta Diprediksi Hujan Disertai  Angin Kencang Hari Ini
Indonesia
Jakarta Diprediksi Hujan Disertai Angin Kencang Hari Ini

Prakiraan cuaca di wilayah Jakarta Selatan diprediksi hujan pada malam hari dengan intensitas ringan, sementara pada pagi cerah dan dini hari cerah berawan.

AHY Bilang Bapaknya Setuju KLB Demokrat Hoaks
Indonesia
AHY Bilang Bapaknya Setuju KLB Demokrat Hoaks

SBY mengirimkan dukungan tersebut melalui surat tanggal 5 Januari 2021

Hari Ini Wapres Ikuti Tiga Kegiatan di Pariaman
Indonesia
Hari Ini Wapres Ikuti Tiga Kegiatan di Pariaman

Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin dijadwalkan mengikuti tiga kegiatan di Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) pada Selasa (6/4).

Cabut Perpres Miras, Jokowi Dinilai Siap Terima Kritik dari Rakyat
Indonesia
Cabut Perpres Miras, Jokowi Dinilai Siap Terima Kritik dari Rakyat

"Pemerintah yang selama ini terkesan sering memaksakan pandangan dan sikapnya serta tidak mau mendengar suara rakyat, kini telah beliau bantah dan terbantahkan," katanya

Beda dengan Rizieq Shihab, Ini Alasan Dokter RS Ummi tidak Ikut Dipenjara
Indonesia
Beda dengan Rizieq Shihab, Ini Alasan Dokter RS Ummi tidak Ikut Dipenjara

dr Andi Tatat tidak ditahan atas pertimbangan kapasitasnya sebagai dokter yang diperlukan dalam menanggulangi COVID-19 di masa pandemi ini.

[HOAKS ATAU FAKTA]: Peti Mati Kardus Dipesan untuk Ketua KPU Arief Budiman
Indonesia
[HOAKS ATAU FAKTA]: Peti Mati Kardus Dipesan untuk Ketua KPU Arief Budiman

Peti mati itu terbuat dari daur ulang papan serat bergelombang yang ringan dan dapat menampung hingga 230 kilogram (500 pon) dan dapat disatukan dalam waktu kurang dari 10 menit.

Marinir Bubarkan Massa Aksi Remaja
Foto
Marinir Bubarkan Massa Aksi Remaja

Sejumlah personil Marinir TNI AL memadamkan api saat membubarkan massa aksi remaja yang telah usai menggelar unjuk rasa menolak Undang-undang Cipta Kerja yang disahkan DPR RI di jalan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa, 20/10/2020. Pada pukul 17:47 WIB sejumlah personil Marinir TNI AL keluar barikade dan membujuk massa aksi untuk bubar dan pulang kerumah. Massa aksi dikawal personil Marinir hingga jalan M.H Thamrin, Jakarta. Merahputih.com/Rizki Fitrianto

Kominfo Buka Pendaftaran S2 Dalam Dan Luar Negeri, Ini Syaratnya
Indonesia
Kominfo Buka Pendaftaran S2 Dalam Dan Luar Negeri, Ini Syaratnya

Sebagai bentuk kebijakan di masa pandemi COVID-19, metode pembelajaran Program Beasiswa S2 Dalam Negeri akan mengikuti kebijakan pemerintah.

Massa Tandingan Tolak Deklarasi KAMI, Polisi Bikin Dua Lapis Barikade
Indonesia
Massa Tandingan Tolak Deklarasi KAMI, Polisi Bikin Dua Lapis Barikade

Sejumlah massa yang menggelar deklarasi pun geram

Kabareskrim Siap Berikan Keterangan ke Komnas HAM soal Kematian 6 Laskar FPI
Indonesia
Kabareskrim Siap Berikan Keterangan ke Komnas HAM soal Kematian 6 Laskar FPI

"Siap (memberikan keterangan), apabila memang dibutuhkan Komnas HAM," kata Listyo