Datangi Papua, Kapolri Waspadai Gangguan Keamanan Jelang PON 2021 Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan kerja ke Papua. (Foto: MP/Istimewa)

MerahPutih.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan kerja ke Papua.

Pada kesempatan itu, Kapolri mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI-Polri serta masyarakat yang turut serta menjaga keamanan Bumi Cendrawasih.

"Ini membutuhkan situasi kamtibmas yang aman dan nyaman," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya, Kamis, (27/5)

Baca Juga:

Arahan Kapolri dan Panglima TNI untuk Prajurit Bertugas di Papua

Terkait agenda PON dan Peparnas, Sigit mengaku dirinya dan Panglima TNI telah menyiapkan strategi pengamanan dengan melibatkan stakeholders lainnya seperti pemprov, tokoh agama, tokoh adat, serta tokoh masyarakat.

Mantan Kabareskrim Polri ini menuturkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini sedang fokus dalam pembangunan Papua, baik infrastruktur, kesejahteraan, pendidikan, kesehatan dan lainnya.

"Bapak presiden telah memberikan perhatian khusus kepada Papua agar melakukan percepatan pembangunan seperti daerah-daerah lainnya," ungkapnya.

Upaya ini, lanjut dia, merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk mengubah paradigma pembangunan dari Jawa sentris menjadi Indonesia sentris.

  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan kerja ke Papua. (Foto: MP/Istimewa)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan kerja ke Papua. (Foto: MP/Istimewa)

Mantan Kapolda Banten ini pun membeberkan beberapa pembangunan yang sudah dilakukan pemerintah. Yakni beberapa pembangunan jembatan, pos lintas batas negara (PLBN) RI dan Papua Nugini, bandara, pelabuhan, dan pasar.

Sedangkan pembangunan infrastruktur lainnya yang akan dilanjutkan yakni Jalan Trans Papua yang menghubungkan Papua Barat dan Papua, membentang dari Sorong hingga Merauke dengan panjang 4.330,07 KM.

Kemudian pembangunan Palapa Ring yang menjangkau 51 kabupaten/kota, pembangkit listrik tenaga mesin gas (PLTMG), pembangkit listrik tenaga air, pembangkit listrik tenaga mini hidro, pembangunan jalan perbatasan RI-Papua Nugini, Pembangunan Stadion Lukas Enembe dan lainnya.

Selain itu, upaya yang telah dilakukan pemerintah untuk membangun SDM unggul Papua. Yakni dari segi ekonomi dilakukan pendampingan terhadap UMKM, pengembangan masyarakat berbasis desa, pembangunan bibit babi unggul melalui inseminasi buatan.

Dari segi pendidikan, pemerintah membangun rumah untuk guru, asrama untuk pelajar dan mahasiswa serta memberikan bantuan rehabilitasi infrastruktur sekolah.

Dari segi kesehatan, membangun gedung poliklinik di RSUD Jayapura, program pengobatan gratis dan pelayanan pengendalian penyakit malaria.

Pembangunan yang sedang berjalan ini harus didukung dengan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Tentunya menjadi tanggung jawab seluruh pihak dan masyarakat Papua," ungkap jenderal bintang empat ini.

Baca Juga:

Polri Pantau Empat Kabupaten di Papua Terkait Ancaman KKB

Menurut Sigit, saat ini ada beberapa permasalahan yang membuat program pembangunan dan peningkatan kesejahteraan di Papua terhambat. Salah satunya adalah belum tersosialisasi upaya pemerintah tersebut.

"Membutuhkan frekuensi yang sama sehingga menjadi dasar dalam membangun Papua," ucapnya.

Oleh karena itu, Sigit mengaku dirinya bersama Panglima TNI saat ini datang langsung untuk melakukan tatap muka dan dialog bersama tokoh agama, adat dan masyakarat. Tujuannya guna mendapat dukungan dan masukan untuk menyelesaikan segala permasalahan.

"Serta mampu mengelola sumber daya alam secara maksimal sehingga menjamin kesejahteraan masyarakat Papua," tutup mantan Kadiv Propam Mabes Polri ini. (Knu)

Baca Juga:

Pelaku Penyerangan Dua Prajurit TNI di Papua Kini dalam Pengejaran

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Di Gunung Kidul, Dari 30 Unit Sistem Peringatan Dini Cuma 10 Yang Berfungsi
Indonesia
Di Gunung Kidul, Dari 30 Unit Sistem Peringatan Dini Cuma 10 Yang Berfungsi

Kerusakan EWS disebabkan sejumlah faktor karena sudah lama, kurangnya perawatan jadi pemicu. Namun BPBD tidak memiliki wewenang apalagi anggaran untuk melakukan perawatan.

Waspada, Nama dan Foto Bupati Sidoarjo Dipakai Penipuan via WA
Indonesia
Waspada, Nama dan Foto Bupati Sidoarjo Dipakai Penipuan via WA

Terlacak nomor WA 0812343510641 menggunkaan nama Gus Muhdlor diunggah oleh akun Cucuk Abi Izzudin di satu grup Facebook.

589 Nakes Solo Terpapar COVID-19, Pelayanan Kesehatan dan Vaksinasi Terganggu
Indonesia
589 Nakes Solo Terpapar COVID-19, Pelayanan Kesehatan dan Vaksinasi Terganggu

"Data masuk yang saya terima sampai hari ini sudah ada 589 nakes di Solo terpapar COVID-19," ujar Ning sapaan akrabnya, Rabu (23/2).

Tokoh Betawi Usulkan 7 Poin Perubahan Jakarta Kota Baru
Indonesia
Tokoh Betawi Usulkan 7 Poin Perubahan Jakarta Kota Baru

Usulan sebagai bahan infentarisir permasalahan bila Pemerintah akan mengubah UU tentang Jakarta Kota Baru

ICW Yakin Nurul Ghufron Takut Sebut Firli Bahuri Sebagai Penggagas TWK
Indonesia
ICW Yakin Nurul Ghufron Takut Sebut Firli Bahuri Sebagai Penggagas TWK

Ghufron memang sengaja menutupi fakta bahwa Firli Bahuri adalah sosok penggagas TWK

Menko Airlangga Sebut Sektor Industri Jadi Kekuatan Ekonomi Nasional
Indonesia
Menko Airlangga Sebut Sektor Industri Jadi Kekuatan Ekonomi Nasional

Sektor industri yang mandiri dan berdaulat menjadi kekuatan ekonomi Indonesia, sehingga pemerintah berkomitmen mengarahkan pembangunan sektor industri kepada prinsip tersebut

Sosiolog Minta Bali Waspadai Ancaman Gelombang Ketiga COVID-19
Indonesia
Sosiolog Minta Bali Waspadai Ancaman Gelombang Ketiga COVID-19

Bali sebaiknya tetap mewaspadai ancaman gelombang ketiga COVID-19.

Legislator PKS Sebut Harga Minyak Goreng Rp 14 Ribu Per Liter Beratkan UMKM
Indonesia
Legislator PKS Sebut Harga Minyak Goreng Rp 14 Ribu Per Liter Beratkan UMKM

Amin menilai kebijakan harga minyak goreng di level Rp 14 ribu per liter pada dasarnya hanya jalan pintas

Alasan Jawa Barat Belum Buka PTM 100 Persen
Indonesia
Alasan Jawa Barat Belum Buka PTM 100 Persen

Pemerintah Provinsi Jawa Barat belum akan menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen.