Datangi Markas Brimob, Kapolda Metro Minta Pasukan Jaga Jakarta Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran saat mendatangi markas Brimob Polda Metro Jaya

Merahputih.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mendatangi markas Brimob Polda Metro Jaya. Kedatangannya untuk memantau langsung persiapan Brimob menjaga keamanan dan ketertiban di ibu kota.

Fadil tampak mengecek satu per satu peralatan Brimob. Seperti alat penjinak bom, rompi anti peluru, seragam taktis hingga rompi.

Baca Juga:

Larang Penuh Aktivitas FPI, Mahfud Putar Pernyataan Rizieq Dukung ISIS

Ia pun memberikan bantuan berupa deker dan sepeda motor operasional. Mengingat, Brimob punya pekerjaan berat seperti menjaga aksi unjuk rasa. Fadil juga meminta aparat Brimob meningkatkan profesionalismenya.

"Brimob bagjan dari NKRI dan Polda Metro untuk melindungi dan mengayomi masyarakat," kata Fadil di Satbrimob Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Senin (4/1).

Fadil juga meminta Brimob mampu menjadi garda terdepan menjaga keamanan ketertiban. "Kita bisa kawal Jakarta aman damai dan sejuk. Sehingga masyarakat bisa beraktivitas dengan baik," harap Fadil.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran saat mendatangi markas Brimob Polda Metro Jaya

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menuturkan, kunjungan Kapolda datang ke Brimobda untuk melihat kekuatan personel.

"Dipandang perlu mengechek kekuatan personel dan peralatan yang ada untuk kesiapan kegiatan apapun," jelas Yusri.

Menurut Yusri, Brimob yang diwakili Dansat Brimob Pold Metro Jaya Kombes Deonijiu de Fatima memberikan laporan ke Fadil soal kekuatan personel dan kekuatan peralatan.

"Ini masukan bagi Kapolda. Kan pejabat baru disini, jadi perlu ada masukan soal penambahan personel, tempat tinggal dan kesehatan anggota dalam penanganan COVID," kata Yusri.

Baca Juga:

Sah! Di Pengujung 2020, FPI Ditetapkan Sebagai Organisasi Terlarang

Fadil juga menekankan kesehatan personel Brimob sebagai garda terdepan penanganan Corona di Jakarta. "Pak Kapolda juga menekan pentingnya kesehatan anggota Brimob agar bisa terbebas dari COVID-19," tutup Yusri. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Legislator PKS Anggap Inmendagri 53/2021 Tak Adil, Minta Harga PCR Disamakan dengan Antigen
Indonesia
Legislator PKS Anggap Inmendagri 53/2021 Tak Adil, Minta Harga PCR Disamakan dengan Antigen

Alifudin berharap, pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri mengkaji ulang

Tim Tabur Ciduk Pejabat Kemenkes Terkait Kegiatan Fiktif
Indonesia
Tim Tabur Ciduk Pejabat Kemenkes Terkait Kegiatan Fiktif

Nurdiana ditangkap Kamis (21/1) malam pukul 22.00 WIB

Kejar Target Investasi Rp 900 Triliun, Jokowi Sesumbar Izin Usaha Tak Akan Ribet
Indonesia
Kejar Target Investasi Rp 900 Triliun, Jokowi Sesumbar Izin Usaha Tak Akan Ribet

Presiden Joko Widodo pekan lalu meluncurkan Online Single Submission yang mempermudah semua level dan jenis usaha.

PT Sritex Terpilih Jadi Vendor Goodie Bag Bansos Berkat Arahan Pejabat Kemensos
Indonesia
PT Sritex Terpilih Jadi Vendor Goodie Bag Bansos Berkat Arahan Pejabat Kemensos

Teka-teki mengenai PT Sritex sebagai satu-satunya vendor pengadaan goodie bag untuk sembako Bansos COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek akhirnya terungkap

Risma Targetkan 564 Ribu Difabel Divaksin COVID-19 Tahun Ini
Indonesia
Risma Targetkan 564 Ribu Difabel Divaksin COVID-19 Tahun Ini

Pemerintah memprioritaskan penyandang disabilitas mendapat vaksinasi COVID-19.

Ratusan Terduga Teroris Ditangkap Selama 2021
Indonesia
Ratusan Terduga Teroris Ditangkap Selama 2021

Penangkapan ini dilakukan pasca-serangan teror Gereja Katedral Makassar.

BEM SI Desak Komjen Listyo Usut Kasus Dugaan Pelanggaran HAM dan Penembakan Laskar FPI
Indonesia
BEM SI Desak Komjen Listyo Usut Kasus Dugaan Pelanggaran HAM dan Penembakan Laskar FPI

"Ditambah lagi kasus penembakan enam anggota laskar FPI yang cukup menyita perhatian publik," tulis pernyataan sikap BEM SI

KPK Tahan 3 Tersangka Baru kasus Korupsi PT DI
Indonesia
KPK Tahan 3 Tersangka Baru kasus Korupsi PT DI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan tiga tersangka baru kasus korupsi terkait penjualan dan pemasaran di PT Dirgantara Indonesia (DI) Tahun 2007-2017.

Raffi Ahmad Cs Bebas dari Jeratan Hukum
Indonesia
Raffi Ahmad Cs Bebas dari Jeratan Hukum

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menjelaskan, alasan perkara ini hentikan karena tidak ditemukan adanya pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan oleh Raffi Ahmad dan kawan-kawan.

Jelang Debat Pilkada Tangsel, Ketiga Paslon Janji Tampil Ngotot
Indonesia
Jelang Debat Pilkada Tangsel, Ketiga Paslon Janji Tampil Ngotot

Debat kandidat Pilkada Tangsel akan digelar dua kali. Putaran pertama akan berlangsung pada Minggu (23/11)