Datangi Mabes Polri, KPK Perkuat Sinergitas dengan Polisi Ketua KPK Firli Bahuri dan jajarannya bersama Kapolri Jenderal Idham Azis (MP/Kanugraha)

Merahputih.com - Ketua KPK Firli Bahuri dan jajarannya mendatangi Mabes Polri untuk memperkuat koordinasi antar lembaga. Firli mengajak seluruh komisionernya dan diterima langsung Kapolri Jenderal Idham Azis.

Pascadiundangkannya UU KPK yang baru maka konsep pemberantasan korupsi dan pencegahan dilakukan dengan berkoordinasi antara KPK, kementerian terkait, dan Polri sebagaimana diamanatkan Peraturan Presiden Nomor 54/2018. Dalam Perpres itu, ada tiga fokus yang KPK kerjakan bersama kementerian dan lembaga termasuk polri.

“Fokus pertama bagaimana kita meningkatkan pelayanan yang akuntabel dan transparan. Ini sesuai tugas pokok KPK melakukan pencegahan agar tak terjadi korupsi. Fokus kedua adalah pengelolaan keuangan negara,” kata Mantan Kapolda Sumsel itu, Senin (6/1).

Baca Juga

Firli: Kalau Gaji Pegawai KPK Naik Pasti Tidak Ada Kegaduhan

Fokus ketiga adalah penegakan hukum dan reformasi birokrasi. Karena, penegakan hukum KPK tidak bisa sendiri tapi harus memembangun sinergi dan kerjasama yang terus ditingkatkan.

"Supaya pemberantasan korupsi bisa mencapai hasil yang berdayaguna,” imbuhnya.

Sesuai amanat UU, KPK juga terus melakukan dan meningkatkan kerja sama. KPK juga memperluas pendidikan dan pelatihan bersama tidak hanya dengan Polri tapi juga dengan kejaksaan agung, BPKP, dan BPK. Sementara Idham Azis mengapresiasi adanya pertemuan ini.

“Ini silaturahmi karena beliau baru saja terpilih menjadi ketua dan wakil ketua (KPK) dan dilantik tanggal 20 Desember. Kedua adalah kerja sama dan sinergitas yang telah kita bangun selama ini akan terus kita lanjutkan,” kata Idham.

Ketua KPK Firli Bahuri bersama Febri Diansyah
Ketua KPK Firli Bahuri bersama Febri Diansyah di Gedung KPK (Foto: ANTARA)

Polri akan membangun komunikasi sehingga pencegahan dan pemberantasan dapat lebih bagus ke depan. Juga dibicarakan latihan bersama karena memang itu diamanatkan UU dan terakhir Polri akan memperpanjang MoU dengan KPK yang sudah berakhir pada 2019.

Sementara Firli mengatakan meski sudah dilantik 20 Desember namun baru kali ini datang karena Polri sempat sibuk menyiapkan pengamanan Natal, tahun baru, dan ada operasi Aman Nusa II.

Idham menambahkan, Polri ingin meningkatkan kerja sama dan sinergitas yang telah terbangun selama ini dalam hal pencegahan dan pemberantasan korupsi. Terutama, dalam hal mengedepankan komunikasi dua arah.

“Kita akan membangun komunikasi tentu dua arah, sehingga semua masalah-masalah pencegahan dan pemberantasan korupsi ini dapat terus lebih fokus lagi ke depan,” kata dia.

Baca Juga

Jadi Ketua KPK, Firli Bahuri Bersikukuh Ogah Mundur dari Polri

Hal berikutnya yakni terkait rencana latihan bersama dalam hal pencegahan dan pemberantasan korupsi. Hal itu, sebut Idham, merupakan amanat di dalam UU KPK.

Terakhir, Idham menambahkan, pihaknya akan memperpanjang nota kesepahaman antara KPK dan Kejaksaan Agung dalam pemberantasan korupsi. “Kita akan duduk bersama dari Polri dan Jaksa Agung, sehingga nanti dalam waktu yang singkat kita perbarui lagi MoU tersebut,” ujarnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Satgas COVID-19 Soroti Pelanggaran Protokol Kesehatan Deklarasi KAMI
Indonesia
Satgas COVID-19 Soroti Pelanggaran Protokol Kesehatan Deklarasi KAMI

Ada beberapa pelanggaran protokol kesehatan dalam acara tersebut seperti jarak antarindividu yang sangat rapat dan ada beberapa peserta yang tak mengenakan masker.

Eks Aspri Imam Nahrawi Beberkan Aliran Uang ke Anggota BPK Acshanul Qosasih
Indonesia
Eks Aspri Imam Nahrawi Beberkan Aliran Uang ke Anggota BPK Acshanul Qosasih

Ulum menyebut uang tersebut untuk mengamankan temuan BPK di Kemenpora.

 Anggota DPRD Solo dari Golkar Sumbangkan Tiga Bulan Gaji Untuk Penanganan COVID-19
Indonesia
Anggota DPRD Solo dari Golkar Sumbangkan Tiga Bulan Gaji Untuk Penanganan COVID-19

"Gaji yang kami sumbangkan nanti merupakan gaji pokok selama bulan Mei, Juni, dan Juli," kata Bandung kepada awak media di Solo, Jumat, (3/4).

Langgar Protokol Kesehatan, Calon Kepala Daerah akan Dipidana
Indonesia
Langgar Protokol Kesehatan, Calon Kepala Daerah akan Dipidana

“Jika tidak, kami akan melakukan tindakan hukum,” tegasnya.

Harun Masiku Diduga Dibekingi Sosok 'Mastermind' Agar Tak Ditangkap
Indonesia
Harun Masiku Diduga Dibekingi Sosok 'Mastermind' Agar Tak Ditangkap

Petrus menyebut, mastermind itu ikut skenario menggagalkan OTT KPK terhadap Hasto dan Harun Masiku.

KSPI Siapkan Uji Formil dan Materiil UU Cipta Kerja
Indonesia
KSPI Siapkan Uji Formil dan Materiil UU Cipta Kerja

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menegaskan bahwa pihaknya tidak akan terlibat dalam pembahasan aturan turunan Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Jokowi Larang Mudik, Pengguna Bus Luar Kota di Jakarta Malah Meningkat
Indonesia
Jokowi Larang Mudik, Pengguna Bus Luar Kota di Jakarta Malah Meningkat

Peningkatan penumpang yang keluar Jakarta yakni bertujuan ke daerah Jawa Barat.

BREAKING NEWS: Ibunda Presiden Jokowi Meninggal Dunia
Indonesia
BREAKING NEWS: Ibunda Presiden Jokowi Meninggal Dunia

Jokowi dan keluarga langsung berangkat ke Solo.

Terjerat Kasus Dugaan Pungli, Rektor UNJ Bakal Diproses Internal Kemendikbud
Indonesia
Terjerat Kasus Dugaan Pungli, Rektor UNJ Bakal Diproses Internal Kemendikbud

Pelimpahan usai penyelidik Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya mengentikan penyelidikan perkara.

Selama Pandemi, Guru tidak Perlu Selesaikan Kurikulum
Indonesia
Selama Pandemi, Guru tidak Perlu Selesaikan Kurikulum

"Ini akan jadi sebuah catatan, kurikulum tidak perlu dituntaskan dan jangan dipaksakan," jelas Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Iwan Syahril