Datangi Bareskrim, Ridwan Kamil: Hanya Klarifikasi Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil (kanan) tiba di kantor Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (20/11/2020). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/pras.

MerahPutih.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil tiba di Bareskrim Polri di Jakarta pada Jumat (20/11). Kedatanganya untuk menjawab soal pelanggaran kesehatan oleh massa Rizieq Shihab di kawasan Megamendung, Bogor, beberapa waktu lalu.

Ridwan Kamil menolak disebut hendak diperiksa. Menurutnya dia hanya diundang untuk diminta keterangan terkait pelanggaran protokol kesehatan.

"Sebagai undangan, saya hadir sebagai warga negara untuk dimintai keterangannya, klarifikasi," tutur Ridwan Kamil kepada wartawan di Mabes Polri, Jumat (20/11).

Baca Juga

Haikal Hassan: Setelah 399 Kerumunan, Kenapa Baru Anies yang Dipanggil

Ia juga mengatakan akan memberikan keterangan kepada awak media soal hal-hal yang akan ia sampaikan ke polisi di Bareskrim.

"Nanti hasilnya Insya Allah saya sampaikan," tuturnya seraya memasuki ruang pemeriksaan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono memastikan, pemeriksaan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil guna klarifikasi ihwal kerumunan massa Rizieq Shihab di Megamendung yang diduga melanggar protokol kesehatan.

Awi meyakini, sebagai gubernur, Ridwan Kamil tentunya mengetahui aturan apa yang telah dibuatnya untuk mencegah adanya kerumunan massa sesuai protokol kesehatan.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Foto: Pemprov Jabar).

Menurut jenderal bintang satu ini, nantinya Ridwan Kamil akan dicecar soal penerapan aturan yang diberlakukannya terhadap perangkat kota di bawah komandonya.

"Beliau tentunya dipanggil kapasitasnya sebagai Gubernur. Beliau yang mengeluarkan Pergub terkait penanganan pandemi COVID-19 di wilayah Jawa Barat. Bagaimana implementasinya ke bawah, apa perintahnya, kemudian kejadian kemarin, apa reaksinya apa upayanya, ini yang akan digali penyidik," jelas Awi.

Selain Ridwan, Awi melanjutkan, ada juga 10 orang berstatus saksi yang juga akan diminati klarifikasi. Namun, mereka dijadwalkan hadir ke Polda Jawa Barat.

Baca Juga

Pemprov DKI Bakal Sanksi Kerumunan Tebet dan Pondok Ranggon

"Klarifikasi ini terkait kasus (kerumunan massa) di Megamendung," Awi menandasi. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Begini Cara Klaim dan Besaran Listrik Gratis Yang Diberikan Juli Ini
Indonesia
Begini Cara Klaim dan Besaran Listrik Gratis Yang Diberikan Juli Ini

Pemerintah telah menyiapkan dana sebesar Rp3,5 triliun untuk pelanggan listrik tidak mampu sebagai bagian dari perlindungan sosial untuk masyarakat lapisan bawah di tengah pandemi Covid-19.

KPU Sleman Akan Buka TPS di Tempat Pengungsian
Indonesia
KPU Sleman Akan Buka TPS di Tempat Pengungsian

TPS ini bukanlah TPS baru, melainkan pindahan dari salah satu TPS Dusun Kalitengah Lor.

Sah! Eri-Armuji Ditetapkan sebagai Pemenang Pilkada Surabaya 2020
Indonesia
Sah! Eri-Armuji Ditetapkan sebagai Pemenang Pilkada Surabaya 2020

"Eri-Armuji mendapatkan 597.540 suara. Sedangkan, Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno mengantongi 451.794 suara. Sehingga, terdapat selisih 145.746 suara," kata Komisioner KPU Kota Surabaya Devisi Teknis Penyelenggaraan, Soeprayitno

LPSK Minta Polri Kembangkan Kasus Pemalsuan Sertifikat ABK ke TPPO
Indonesia
LPSK Minta Polri Kembangkan Kasus Pemalsuan Sertifikat ABK ke TPPO

Dalam aksinya para tersangka melakukan illegal acces terhadap website resmi Kemenhub.

Sambut Piala Dunia U-20, Gibran Siapkan Sport Tourism untuk Tarik Wisatawan Asing
Indonesia
Sambut Piala Dunia U-20, Gibran Siapkan Sport Tourism untuk Tarik Wisatawan Asing

"Sport Tourism masuk dari bagian visi misi saya bersama Pak Teguh Prakosa (cawawali). Saya siap jadi marketingnya untuk mempromosikan kebudayaan dan wisata khas yang selama ini jadi andalan Solo," papar dia

Polri Selidiki Alasan Anies Temui Rizieq
Indonesia
Polri Selidiki Alasan Anies Temui Rizieq

“Di situlah penyidik juga mau tahu. Ada apa? Pasti ditanya itu. Yang jelas Gubernur kan mengeluarkan Pergub,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Awi Setiyono

Awan Mirip Mata Dajjal Gegerkan Warga Kediri
Indonesia
Awan Mirip Mata Dajjal Gegerkan Warga Kediri

Warga Kediri, Jawa Timur, digegerkan dengan penampakan awan yang dianggap mirip dengan mata dajjal sehingga muncul persepsi tanda akhir jaman.

Pejabat Pemprov DKI Ikut 'Terseret' Kasus Kerumunan Acara Rizieq
Indonesia
Pejabat Pemprov DKI Ikut 'Terseret' Kasus Kerumunan Acara Rizieq

Dari keempat saksi yang dipanggil, hanya dua saksi yang hadir

Tak Ada Reshufle Kabinet, Semua Menteri Diminta Fokus Kerja
Indonesia
Tak Ada Reshufle Kabinet, Semua Menteri Diminta Fokus Kerja

Presiden Joko Widodo hingga saat ini belum berencana melakukan perombakan kabinet.

Kodam Jaya-Polda Metro Jaya Gelar Patroli Berskala Besar
Indonesia
Kodam Jaya-Polda Metro Jaya Gelar Patroli Berskala Besar

Patroli tidak ada kaitannya dengan hal lain