Data Kebakaran Hutan dan Lahan Versi BNPB Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo (tengah). Foto: MP/Kanu

MerahPutih.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo membeberkan data kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia.

"Total luas lahan yang terbakar di selurub wilayah Indonesia dari bulan Januari-Agustus 2019 mencari 328.724 hektare," kata Doni di Graha BNPB, Sabtu (14/9).

Baca Juga

KPK Buka Suara soal Kerugian Negara Akibat Karhutla

Adapun rincian jumlah lahan yang terbakar antara lain; Riau 49.266 Ha, Jambi 11.022 Ha, Sumsel 11.826 Ha, Kalbar 25.900 Ha, Kalteng 44.769 Ha dan Kalsel 19.490 Ha.

"Di Indonesia tercatat ada 4.012 titik panas yang tersebar antara lain di Riau 88 titik panas, Jambi 287 titik panas, Sumsel 367 titik panas, Kalbar 431 titik panas, Kalteng 1.651 dan Kalsel 278 titik panas serta Gunung Merbabu," tambahnya.

Baca Juga

Enggak Becus Urus Karhutla, Jokowi Minta Kapolda dan Pangdam Dicopot

Beberapa upaya BNPB yang telah dilakukan antara lain melakukan pemantauan titik panas (hotspot), jarak pandang, kualitas udara dan keberadaan asap setiap hari.

Ilustrasi Karhutla (ANTARA FOTO/Rahmad)

"Kami telah mengerahkan 9.072 Personil Gabungan ke 6 Provinsi (Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan) masing-masing 1.512 Personil. Kami juga melakukan hujan buatan (TMC), melakukan penegakan hukum dan memberi pengetahuan kepada masyarakat supaya tidak membakar lahan dan hutan," tuturnya.

Baca Juga

Wasekjen Gerindra Sindir Jokowi soal Kebakaran Hutan

Seperti diketahui, kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumatera dan Kalimantan sudah dalam taraf mengkhawatirkan. Bencana kabut asap membuat warga kesulitan dalam beraktivias sehari-hari. (Knu)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH