Data Facebook Bocor, Bawaslu Tingkatkan Antisipasi Komisioner Bawaslu, Mochammad Afifuddin. (MP/Fadhli)

MerahPutih.com - Bocornya data pengguna akun Facebook di sejumlah negara membuat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) ikut waspada.

Dikhawatirkan dampaknya akan menyasar ke tanah air, khususnya lembaga penyelenggara pemilu seperti KPU, Bawaslu dan DKPP.

Komisioner Bawaslu, Mochammad Afifuddin mengaku, polemik ini menjadi perhatian tersendiri bagi pihaknya.

"Bahaya itu. Kalau memang kaitannya dengan data urusan Pemilu atau Pilkada, itu yang harus kita antisipasi," kata Afifudin di sela Media gathering Bawaslu, di Sentul, Bogor, Minggu (15/4).

Ilustrasi Facebook. (Pixalbay)
Ilustrasi Facebook. (Pixalbay)

Terkait hal itu, dia menuturkan Bawaslu terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan guna mengantisipasi dampaknya, termasuk dengan Kemenkominfo.

"Kita sebetulnya ingin ketemu dengan Facebook. Kita dengarkan dulu dari Facebook," ucap dia.

Dan, jika ditemukan ada pelanggaran atau kelalaian dari pihak FB, tentunya akan dikomunikasikan dengan Kemenkominfo selaku pihak penindak.

"Untuk pencegahan sudah kita lakukan. Termasuk KPU. Tapi yang bisa melakukan penindakan ini Kominfo," ujar dia.

Di kesempatan yang sama, Kepala Bagian Publikasi Sosialisasi Informasi KPU, Robby Leo mengaku belum mengetahui persis kebocoran data akun Facebook di tanah air.

"Soal bocoran data Facebook, saya harus koordinasi dulu ke pimpinan. Saat ini sedang digodok dan diproses oleh pimpinan," kata Roby.

Sebelumnya dikabarkan, Indonesia menjadi salah satu negara korban kebocoran data Facebook. Indonesia menjadi negara terbesar ketiga jumlah kebocoran akun setelah Amerika Serikat dan Filipina. (Fdi)

Baca juga berita terkait di: Calon Tunggal Meningkat, Bawaslu Pertanyakan Kaderisasi Parpol


Tags Artikel Ini

Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH