Data BPS Jokowi Sukses Turunkan Kemiskinan, TKN Siap Tangkal Balasan Hoaks 02 Kondisi kemiskinan masyarakat. Foto: Antara

MerahPutih.com - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin menegaskan angka kesenjangan sosial dan ekonomi semakin menipis selama kepemimpinan Presiden Jokowi, seturut penurunan angka kemiskinan yang mencapai 9,66 persen versi data Badan Pusat Statistik (BPS).

"Angka kemiskinan dan gini rasio selalu berjalan seiring dan saling menunjang. Kalau Kemiskinan turun tentu terjadi penurunan gap antara yang kaya dan miskin,” kata Anggota TKN Jokowi Ma’ruf, Eva Kusuma Sundari, di Jakarta, Sabtu (13/4).

Eva Kusuma Sundari (Foto: Facebook/Eva Kusuma Sundari)

Menurut Eva, ukuran keberhasilan itu terlihat jelas dalam data BPS terbaru 2018. Namun, influencer TKN itu menyesalkan fakta yang dirilis resmi lembaga tepercaya seperti BPS pun masih dipolitisi kubu pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga.

"Soal kemiskinan, indeks gini rasio, yang kredibel adalah data BPS. Sehingga kalau pemerintah menyatakan penurunan, itu menggunakan data BPS. Bukan sebaliknya, BPS memproduksi data untuk pemerintah,” tutur politikus PDIP itu.

kepala BPS
Kepala Badan Pusat Statistik Suharyanto. (MerahPutih/John Abimanyu)

Eva pun menyayangkan data BPS kerap kali dipolitisasi bahkan didelegitimasi kubu Prabowo Subianto seolah-olah tidak bisa dipercaya lantaran data itu diproduksi hanya untuk menyenangkan pemerintah.

“Ini bagian dari strategi 02 untuk mendelegitimasi semua sumber informasi, lembaga yang kredibel pun dijatuhkan, karena mereka ingin pesimisme muncul di pemilih dan mereka juga dengan sengaja menyebarkan hoaks,” ujar Eva.

Padahal, kata Eva, BPS telah diakui dunia sebagai lembaga statistik terpercaya. “Dua atau tiga tahun lalu BPS mendapat penghargaan sebagai badan terbaik di dunia. Karena luas cakupannya, sampling hampir mendekati populasi. Sehingga BPS pernah diminta jadi koordinator dari BPS sedunia,” tutup dia. (*).


Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH