Darwis Triadi, Mendobrak Pakem Foto Kepresidenan Darwis Triadi melewati pakem foto kepresidenan yang ada. (Foto: instagram@darwis_triadi)

NAMA Darwis Triadi pada dunia fotografi bukan nama yang asing. Dia adalah inspirasi bagi kebanyakan orang yang menggeluti bidang serupa. Sebagai senior dalam dunia fotografi, dia berkesempatan untuk memfoto Jokowi dan Ma'ruf untuk keperluan foto kepresidenan.

Tidak heran jika Darwis Triadi mendapatkan kesempatan sebesar itu, mengingat jam terbangnya di dunia fotografi sudah tinggi. Fotografer senior ini lahir pada tahun 1954 di Solo, Jawa Tengah. Dia mulai mendalami dunia fotografi sejak tahun 1979 hingga saat ini. Darwis Triadi terus mengembangkan kemampuannya di dunia fotografi, dan tentunya membagikan ilmu yang telah dia dapat selama ini dengan membuka Darwis Triadi School of Photograpy di Jakarta Selatan.


Baca Juga:

Pengalaman Membuat Kamu Jadi Pintar Fotografi

darwis
Darwis Triadi, fotografer foto kepresidenan terpilih. (Foto: instagram@darwis_triadi)

Dalam kesempatan untuk memfoto Jokowi dan Ma'ruf, Darwis Triadi menggunakan kamera Olympus seri OM-D. Kamera jenis ini biasanya menggunakan sensor Micro Four Third (MFT) atau sensor crop. Dalam sensor kamera sendiri, MFT merupakan sensor yang terbilang kecil. Diatas MFT terdapat sensor lain, seperti APS-C, Fullframe hingga Medium Format. Pengaruh dari penggunaan sensor adalah pada kualitas gambar yang dihasilkan dan tentunya tingkat kepekaan dalam menangkap cahaya.

Biasanya seorang fotografer akan menggunakan sensor yang lebih besar agar gambar yang dihasilkan lebih tajam, apalagi saat acara penting. Namun Darwis Triadi memecahkan pakem tersebut dengan menggunakan kamera bersensor MFT besutan Olympus.


Baca Juga:

Patut Dicoba, Hasilkan Gambar Menarik dengan 3 Teknik Fotografi Ini

foto
Skema sensor MFT yang dipakai Darwis Triadi (Foto: nortrup)

Dari sini, ilmu serta kemampuan Darwis Traidi terlihat. Dirinya berani menggunakan seri kamera yang biasanya menggunakan sensor MFT untuk keperluan foto kepresidenan. Hasil yang muncul pun luar biasa, ketajaman hingga warna yang dihasilkan menunjukan jam terbang dari seorang Darwin Triadi. Penggunaan Flash dalam sesi foto kepresidenan seolah menutupi kekurangan dari sensor MFT itu sendiri. Terlihat bagaimana profesionalitas dari seorang Darwis Triadi. Tidak ketinggalan, aksesoris diffuser yang besar menemani sesi foto kepresidenan.

Foto hasil jepretan Darwis Triadi sendiri dapat diunduh di website resmi Kementerian Sekretariat Negara. Untuk ukuran yang tersedia pada foto kepresidenan , yaitu ukuran A2 dan A3. (jhn)

Baca Juga:

Yang Penting Suka Dulu, Cara Kenalkan Fotografi ke Anak Berkebutuhan Khusus



Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH