Darurat Kekerasan Seksual, Ridwan Kamil Desak RUU TPKS Segera Disahkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Humas Jabar)

MerahPutih.com - Kasus kekerasan seksual terhadap anak terjadi di banyak wilayah di Indonesia. Ini menjadi fenomena merisaukan yang harus segera dihentikan.

Kasus terbaru adalah pemerkosaan yang dilakukan seorang guru pesantren di Bandung berinisial HW. Pria berusia 36 tahun itu melakukan pemerkosaan terhadap belasan muridnya.

Baca Juga

2 Dosen Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Unsri Bentuk Satgas Beranggota Mahasiswa

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pun mendesak kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk segera mengesahkan RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS). Sebab menurutnya, tindak kekerasan seksual membutuhkan payung hukum yang tegas dan tajam.

"Mari sama-sama kita dorong segera diluluskan RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual di DPR agar hukumnya lebih tajam ketimbang pasal-pasal KUHP," katanya di Bandung, Senin (13/12)

Mengenai kasus kekerasan seksual yang terjadi di sebuah pesantren di Bandung, ia memastikan Pemprov Jawa Barat terus mengawal proses pemulihan korban pemerkosaan oknum guru pesantren di Kota Bandung yang saat ini tengah di peradilan.

Di sisi lain, Ridwan Kamil mengajak masyarakat untuk sama-sama berempati terhadap para korban dan keluarga korban yang saat ini tengah menuntut keadilan di meja hijau. Di antaranya, masyarakat diimbau menyebarkan narasi positif di media sosial dan cermat menyaring informasi berkenaan dengan kasus yang sudah ditangani sejak Mei 2021 itu.

Ridwan Kamil melalui akun instagram pribadinya menyayangkan narasi-narasi masyarakat di jagat maya yang hanya menyoroti kasus hukum yang saat ini tengah diproses. Sementara, sumbangsih upaya pemulihan terhadap korban tidak begitu ditonjolkan.

Baca Juga

Menteri Nadiem Ungkap Pandemi Pengaruhi Peningkatan Kasus Kekerasan Seksual

Ia membenarkan kasus tersebut telah diungkap sejak akhir Mei 2021. Penegak hukum telah melakukan tindakan dan memprosesnya hingga saat ini.

"Langsung saat itu juga pelakunya dilaporkan dan ditangkap Polda. Makanya sekarang pelaku sudah di level diadili di pengadilan," kata RK

Saat itu juga, sambung Kang Emil sapaan akrabnya, sekolahnya langsung ditutup. Walaupun kewenangan membuka, mengawasi dan menutup sekolah agama/pesantren adalah kewenangan Kementerian Agama.

"Saat bulan Mei itu juga, anak-anak yang menjadi korban langsung diamankan oleh tim perlindungan anak dari @dp3akbjabar dan Tim UPTD PPA (P2TP2A) Kabupaten Garut dan Kota Bandung (di awal pengungkapan) melalui trauma healing dan perlindungan hak pendidikannya. Sampai sekarang," lanjut Kang Emil,

Kang Emil pun menjelaskan, kasus tersebut diupayakan untuk ditutup rapat ke publik karena ada belasan anak di bawah umur yang harus diselamatkan sisi psikologinya. Sementara pihaknya dan juga tim penegak hukum terus memproses kasus tersebut. Pemprov Jabar fokus pada pemulihan korban dan keluarga korban.

"Karena Hukum Acara Pidana Anak adalah kewenangan Polisi, maka Polda akhirnya memutuskan tidak merilis berita di bulan Mei karena pertimbangan dampak psikis anak," tegas Kang Emil melanjutkan. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga

Menag Minta Mitigasi Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan Agama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
AHY Minta Insan Pers Tetap Jadi Mitra Partai Politik
Indonesia
AHY Minta Insan Pers Tetap Jadi Mitra Partai Politik

Bagi Partai Demokrat, pers tidak saja berperan sebagai penggerak demokrasi

Penghapusan Premium Diusulkan Sesuai Kondisi Daerah
Indonesia
Penghapusan Premium Diusulkan Sesuai Kondisi Daerah

Pentingnya mempertimbangkan ekonomi nasional yang ditopang oleh pola konsumsi masyarakat. Salah satu faktor yang menjadi penentu tinggi atau rendahnya daya beli masyarakat adalah BBM.

Buntut Kecelakaan Maut, Bus Dilarang Melintas Jalan Imogiri Mangunan Bantul
Indonesia
Buntut Kecelakaan Maut, Bus Dilarang Melintas Jalan Imogiri Mangunan Bantul

Kepolisian Resort (Polres) Bantul melarang bus melintasi Jalan Imogiri Mangunan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kesejahteraan Prajurit Harus Jadi Perhatian Serius Jenderal Andika Perkasa
Indonesia
Kesejahteraan Prajurit Harus Jadi Perhatian Serius Jenderal Andika Perkasa

"Semoga bisa terus mendorong transformasi TNI yang kuat kapasitas dan kapabilitasnya serta makin sejahtera prajuritnya," ucap AHY

Penyaluran Kredit Modal Kerja Jadi Cara Pulihkan Bisnis
Indonesia
Penyaluran Kredit Modal Kerja Jadi Cara Pulihkan Bisnis

PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PPI) melakukan tugasnya dalam pelaksanaan dukungan loss limit penjaminan korporasi PEN.

Masa Pengenalan Sekolah Harus Diisi Pengembangan Karakter Siswa
Indonesia
Masa Pengenalan Sekolah Harus Diisi Pengembangan Karakter Siswa

Gubernur berharap MPLS mampu menyiapkan mental siswa baru memasuki masa pembelajaran di SMA, SMK, dan SLB, termasuk menumbuhkan motivasi, semangat, serta cara belajar efektif sebagai siswa baru di masa pandemi.

KPK Pastikan Bakal Lindungi Saksi yang Dilaporkan Haji Isam ke Mabes Polri
Indonesia
KPK Pastikan Bakal Lindungi Saksi yang Dilaporkan Haji Isam ke Mabes Polri

KPK memastikan bakal melindungi mantan tim Pemeriksa Pajak Direktorat Jenderal Pajak Yulmanizar yang dilaporkan pemilik PT Jhonlin Baratama, Samsudin Andi Arsyad alias Haji Isam ke Mabes Polri.

Menteri BUMN Puji Garuda dalam Misi Kemanusiaan Evakuasi WNI dari Ukraina
Indonesia
Menteri BUMN Puji Garuda dalam Misi Kemanusiaan Evakuasi WNI dari Ukraina

Sebanyak 80 warga negara Indonesia (WNI) akhirnya tiba ke tanah air setelah dievakuasi dari perang Ukraina dan Rusia.

Di HUT PDIP, Megawati Sebut Turba Cara Paling Efektif Menangkan Pemilu 2024
Indonesia
Di HUT PDIP, Megawati Sebut Turba Cara Paling Efektif Menangkan Pemilu 2024

PDIP sebagai partai pemenang pemilu dua periode juga telah bersiap menyongsong kontestasi politik lima tahunan Pemilu 2024.

KM Karya Indah Terbakar di Laut Malut, 181 Penumpang Dievakuasi
Indonesia
KM Karya Indah Terbakar di Laut Malut, 181 Penumpang Dievakuasi

Kapal penumpang KM Karya Indah terbakar di perairan Pulau Mangoli, Maluku Utara (Malut). 181 penumpang dievakuasi tim gabungan Rescue Unit Siaga SAR Sanana.