Dari WNI di 'The Land Down Under' untuk Masa Depan Indonesia WNI di Australia mencoblos pada Sabtu (13/4). (foto: Facebook Nyssa Malik)

WARGA di Indonesia memang baru melakukan pencoblosan pada 17 April mendatang. Namun, WNI yang tinggal di luar negeri, mencoblos Sabtu (13/4). Warga negara Indonesia di Australia menyalurkan hak pilih mereka hari ini.

TPS dibuka di beberapa kota besar di negara berjuluk 'The Land Down Under' tersebut, seperti Sydney, Adelaide, Melbourne, Perth, Darwin, dan Canberra. Seorang WNI yang tinggal di Adelaide, Angela Wika Citra Kusuma mengatakan ia datang ke TPS sekira pukul 09.30 waktu setempat. "Waktu aku datang, TPS sudah ramai. Untungnya enggak sampai antre. Soalnya, tahun ini beda. Terlihat lebih terorganisasi. Bilik suara juga dibuat dua, jadi cepat," ujar Wika saat dihubungi Merahputih.com, Sabtu (13/4) siang.

WNI di LN mendapat dua kertas suara, yakni untuk pemilihan presiden dan satu lagi untuk DPR RI. "Untuk DPR RI, tadi dapilnya Jakarta 2," ujar perempuan yang tahun ini mencoblos di State Library of South Australia. Selain datang langsung ke TPS, WNI di luar negeri juga bisa mencoblos di surat suara yang dikirim via pos.

Meskipun ia datang pagi hari, antusias WNI di Adelaide terlihat tinggi. "Untuk pemilu kali ini sosialisasinya lewat grup-grup cukup banyak dan sering. Beberapa waktu lalu juga sempat ada acara sosialisasi dan event di sini juga," kata perempuan yang pernah bekerja di salah satu media nasional di Indonesia ini.

pemilu 2019 di Australia
Seorang warga Indonesia memberikan suara di Adelaide, Australia, Sabtu (13/4). (foto: facebook Nyssa Malik)

Saat pagi, antrian memang belum terlihat. Namun, menjelang siang, WNI makin memadati TPS. Hal itu, menurut Wika, mungkin disebabkan masih banyak yang bekerja di hari Sabtu ini. "Banyak juga kan yang kerja part time, jadi datang ke TPS setelah bekerja," imbuhnya.

Di kota lain, Perth, WNI juga tak kalah antusias. "Lumayan ramai di sini. Aku nyoblos di town hall. Datang pukul 15.00 masih lumayan ramai. TPS di sini buka pukul 08.00 sampai 18.00," kata Yusi Ambarwati, seorang WNI yang tinggal di Perth, ketika dihubungi Merahputih.com.

pemilu 2019 di Australia
Warga Indonesia di Australia mencoblos di Sabtu (13/4). (foto: Facebook Yusi Ambarwati)

Bagi Yusi, meski sudah 8 tahun menetap di Australia, ini kali pertama ia ikut pemilu. Sebelumya, ia tak terlalu peduli dengan pemilu. Namun, kali ini ia punya alasan untuk memilih. "I dont want to loose good president. Sebelumnya, aku enggak peduli. Enggak pernah mikir buat nyoblos. But this one, I have to," imbuhnya.

Berada jauh dari tanah kelahiran bukan jadi alasan untuk enggak andil dalam pemilu bagi mereka. Bahkan mereka punya harapan masing-masing untuk pemilu kali ini. "Semoga yang terbaik yang terpilih, yang menghargai kebhinekaan dan enggak radikal. Semoga proses pemilu ini jujur semua, enggak ada kecurangan ya, terutama untuk pemilu LN, karena kan beda waktu dengan yang di Indonesia. Dan semoga habis ini enggak rusuh siapa pun yang menang," harap Wika.

Senada, Yusi berharap Indonesia lebih baik di masa depan. "Semoga pilihan aku menang, pastinya. Dan memilih menteri-menteri yang hebat, oke, dan keren," ujarnya. Selain itu, ia juga hoping Ahok akan terpilih sebagai salah satu mentri. "Yang satu periode kemarin infrastuktur sudah pesat pembangunannya. Semoga di masa depan lebih baik," tutupnya.

Nah, apa kamu sudah siap untuk mencoblos di 17 April nanti?(dwi)

Kredit : dwi

Tags Artikel Ini

Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH