Dari Jamur Cisarua, Taufik Raup Omzet Rp100 Juta per Bulan Taufik Hidayat, 23, pengusaha sukses jamur Cisarua (dok Taufik Hidayat)

MerahPutih Bisnis - Mendapatkan pekerjaan di salah satu perusahaan bergengsi di Jakarta dengan gaji Rp12 juta per bulan ternyata tak membuat Taufik Hidayat puas. Pria berumur 23 tahun ini malah memilih keluar dari pekerjaannya dan memilih membudidayakan jamur di kampung halamannya di Pangalengan, Jawa Barat.

Taufik mengatakan meskipun gaji yang diterima cukup besar, ia merasa memiliki beban terhadap orang tua. Terlebih saat itu hanya Taufik yang bisa mendapatkan pekerjaan layak sedangkan saudaranya hanya bekerja sebagai tukang ojek.

"Saya kan awalnya kerja dulu di Sunter ada 10 bulanan. Nah pas kerja saya ngerasa enggak cocok dan enggak nyaman. Enggak nyamannya gini, saya bisa (hidup) enak, (dapat) gaji tiap bulan sedangkan orang tua saya gitu-gitu aja. Soalnya ayah saya kan tukang bangunan, kalau ibu pedagang, kakak ada dua. Mereka ngojek," ucap Taufik kepada merahputih.com, Jumat (20/5).

Setelah memiliki kebimbangan besar Taufik pun mencoba untuk mencari usaha yang cocok. Beberapa usaha ia geluti seperti pengolahan biji plastik dari plastik daur ulang di Jakarta Barat hingga bisnis waralaba minuman di Bandung belum membuatnya puas.

"Saya pas kerja sambil usaha cacahan plastik bareng teman setelah itu saya keluar terus jual franchise minuman di Bandung. Nah pas udah jalan kepikiran lagi, kalau franchise ini kan tetep saya juga yang nikmatin yang di rumah enggak," katanya.

Taufik mengaku bukan berasal dari kalangan berada. Di keluarganya hanya Taufik lah yang dapat mengenyam pendidikan hingga mencapai sarjana.

Kecintaannya terhadap keluarga membuat ia berpikir ulang. Hingga akhirnya Taufik memutuskan untuk berbisnis jamur di kampung halamannya.

"Saya mikir-mikir apa yang cocok di Pangalengan. Saya mikir usaha apa yang bisa dijalanin bareng-bareng. Teringat waktu kuliah kakak kelas saya usaha jamur di Cisarua," ujar Taufik.

Setelah merintis dari tahun 2014 kini Taufik tinggal memetik hasil jerih payahnya. Dalam sehari ia bisa mendapatkan omzet jutaan rupiah. Selain itu Taufik bisa membantu ayah dan kakak-kakaknya dengan mengajak mereka membantu usaha budidaya jamur.(Yni)

BACA JUGA:

  1. Menyulap Limbah Kardus, Eko Srilaksono Raih Omzet Rp25 juta
  2. Begini Tips dan Cara Pembuatan Olahan Kardus
  3. Kardus Disulap Jadi Aneka Produk Kreatif
  4. Eceng Gondok Jadi Aneka Produk Anyaman
  5. Ieko Damayanti Ratu Anyaman Eceng Gondok
Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Calon Pilkada Tidak Seperti Beli Tiket Pesawat
Indonesia
Calon Pilkada Tidak Seperti Beli Tiket Pesawat

"Pesan kepada cabup yang diusung, itu komitmen yang harus dijaga bersama. Saya kira hari ini baju saya juga sudah merah," kata Nurdin disambut tepuk tangan hadirin di ruangan itu.

[HOAKS atau FAKTA]: Takut Dibunuh Setelah Sebut COVID-19 Rekayasa, Ahli Virus Tiongkok Kabur ke Amerika
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Takut Dibunuh Setelah Sebut COVID-19 Rekayasa, Ahli Virus Tiongkok Kabur ke Amerika

Beredar artikel di media sosial berjudul “Takut Dibunuh, Ahli Virus China Kabur ke AS: Saya Bersaksi COVID-19 Hasil Persekongkolan Jahat”.

Vape Diharamkan Muhammadiyah, NU Belum Bersikap
Indonesia
Vape Diharamkan Muhammadiyah, NU Belum Bersikap

Nahdlatul Ulama masih menunggu hasil musyawarah ulama terlebih dahulu.

Diburu Polisi, Ini Sosok Pemerkusi Dua Anggota Banser
Indonesia
Diburu Polisi, Ini Sosok Pemerkusi Dua Anggota Banser

Polisi masih memburu pelaku persekusi terhadap dua oknum Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama.

Besok, Ormas Islam Geruduk Istana Tolak UU Cipta Kerja
Indonesia
Besok, Ormas Islam Geruduk Istana Tolak UU Cipta Kerja

Di antaranya Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, Presidium Alumni (PA) 212, hingga Front Pembela Islam (FPI).

Pandemi COVID-19 Bikin Tabungan Di Atas Rp5 Miliar Sempat Melonjak
Indonesia
Pandemi COVID-19 Bikin Tabungan Di Atas Rp5 Miliar Sempat Melonjak

Tidak ada pergerakan luar biasa yang menandakan kepanikan deposan, jadi keadaan sudah membaik dibandingkan sebelumnya.

Jepang Kirim Utusan ke Indonesia Diskusi Masalah Banjir
Indonesia
Jepang Kirim Utusan ke Indonesia Diskusi Masalah Banjir

Pemerintah Indonesia dan Jepang sedang menjalin kerja sama dalam pencegahan bencana banjir dengan studi bendungan

Praktik Aborsi Ilegal di Raden Saleh Sudah Layani 2.638 Pasien
Indonesia
Praktik Aborsi Ilegal di Raden Saleh Sudah Layani 2.638 Pasien

Sebanyak 17 orang ditangkap dalam kasus praktik aborsi ini. Enam orang di antaranya tenaga medis.

Tak Ada Lonjakan Penumpang di Terminal Kampung Rambutan saat Libur Panjang
Indonesia
Tak Ada Lonjakan Penumpang di Terminal Kampung Rambutan saat Libur Panjang

"Belum ada peningkatan (penumpang untuk libur panjang) sepi," ujar Kepala Terminal Kampung Rambutan, Made Joni

Kusut Kasus Penyiram Novel Baswedan
Indonesia
Kusut Kasus Penyiram Novel Baswedan

Kasus penyiraman Novel diusut dalam tiga tahun dengan melibatkan tim khusus bentukan Kapolri. Tetapi, Novel yang menjadi korban dibuat kecewa dengan proses ini.