Dari Hanya 'Streetfood' Jadi Mendunia Hanya dari kaki lima kemudian merebak ke seluruh dunia. (Foto: Pexels/suzukii xingfu)

TIDAK diragukan bahwa setiap negara memiliki keunikan pada kulinernya. Salah satu jenis kuliner yang selalu menjadi daya tarik sendiri adalah streetfood atau jajanan kaki lima.

Jika kamu sedang melancong ke sebuah destinasi wisata dan kebetulan juga hobi kulineran. Dijamin kamu tidak akan melewatkan kesempatan melahap streetfood di daerah pelancongan. Berikut adalah beberapa jenis streetfood khas yang sangat mendunia melansir laman Roughguides.

Baca Juga:

Camilan yang Sangat Digemari Masyarakat Indonesia

1. Banh mi, Vietnam

makan
Merupakan peninggalan penjajahan Perancis. (Foto: Pexels/Flo Dahm)


Tidak lengkap rasanya jika belum mencoba banh mi, yang menjadi warisan penjajahan Perancis di Vietnam. Bahan utamanya adalah roti baguette klasik yang lebih tipis dan renyah. Biasanya dibuat dari nasi dan tepung terigu. Di dalamnya ada campuran ketumbar segar, wortel, acar, daikon dan daging mulai dari daging babi bagian perut, sapi dan ayam.


2. Bubble Tea, Taiwan

makan
Awalnya berasal dari Taichung pada tahun 80-an. (Foto: Pixabay/J. Remus)


Bubble, pearl atau teh boba berasal dari Taichung, Taiwan yang muncul pada tahun 1980-an. Sekarang ini terdapat beberapa varian berkisar teh susu klasik yang sering dipadu dengan susu kental, hingga berbagai varian buah. Bubblenya terbuat dari tapioka yang diminum melalui sedotan besar.


3. Roti Simit, Turki

makan
Biasanya dikonsumsi warga lokal sebagai sarapan. (Foto: Pixabay/Caglar Araz)


Banyak dijajakan dengan gerobak jalanan hampir di seluruh negeri. Kebiasaan warga lokal menjadi sarapan dalam perjalanan ke tempat kerja. Dipanggang dalam bentuk cincin besar dan ditutupi biji wijen, lebih ringan dari bagel. Akan menjadi perpaduan yang sempurna jika kombinasikan dengan secangkir teh Turki.

Baca Juga:

Jajanan Kaki Lima Kekinian Khas Yogyakarta, Murah dan Lezat!

4. Xiao long bao, Tiongkok

makan
Banyak dijajakan di gerobak jalanan wilayah Shanghai. (Foto: cookly)


Menggunakan wadah berupa keranjang bambu sup pangsit tradisional khas Cina utara ini banyak ditemukan di gerobak jalanan wilayah Shanghai. Dibutuhkan sejumlah keterampilan tertentu untuk memakannya tanpa tersiram air panas. Pegang pangsit dengan lembut menggunakan sumpit dan keluarkan sedikit kaldu panas yang masih mendidih sebelum beralih ke bagian daging babi cincangnya.


5. Gimbap, Korea Selatan

makan
Disebut sebagai sushi khas Korea. (Foto: Pixabay/serenity_g)


Sering disebut sebagai sushi khas Korea. Bagian isi umumnya adalah kepiting, telur, daging sapi dan wortel yang digulung dalam nasi dan lembaran rumput laut yang dikenal sebagai gim. Banyak dijual di toko-toko dan kios-kios di seluruh kota Seoul dan biasa di konsumsi untuk makan siang. (lgi)


Baca Juga:

Tak Selalu Pedas, Minangkabau Juga Punya Kuliner Khas yang Manis

Kredit : leonard

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH