Dari Eropa Hingga Bali, Inilah 4 Desa dengan Pemandangan Alam Terindah di Dunia Menjauhi keramaian kota, pilihan destinasi yang tepat berkunjung ke desa terindah di dunia (Foto: pexels/marius venter)

PEMANDANGAN alam selalu memberikan suasana sejuk yang mendamaikan hati dan pikiran. Banyak didatangi wisatawan yang penasaran dengan keindahannya. Biasanya berada di pedalaman desa yang masih terbebas dari polusi. Udara sejuk nan bersih menghiasi kualitas atmosfer dari beberapa lokasi. Nuansa romantis juga terasa sangat nyata. Terlebih lagi pada saat malam hari.

Meski sulit dijangkau dan jauh dari kota, beberapa desa di bawah ini selalu menjadi incaran wisata keluarga favorit. Dilansir dari beberapa sumber, berikut ini desa dengan pemandangan alam terindah di dunia. Salah satunya berasal dari Indonesia lho, tepatnya di Bali.

Baca juga:

Destinasi Wisata Alam Tercantik di Eropa, Impian Liburan Traveller Dunia

1. Denmark, Desa Gasadalur

Dari Eropa Hingga Bali, Inilah 4 Desa dengan Pemandangan Alam Terindah di Dunia
Desa Gasadalur berada di tepi tebing tinggi yang menghadap laut (Foto: Atlas Obscura)

Berada di Pulau Mykines Gasadalur, Kepulauan Faroe terdapat desa terpencil yang populasinya hanya 18 keluarga. Desa ini terletak di tepi tebing tinggi yang menghadap laut.

Untuk memasuki desa ini, kamu harus melewati terowongan sepanjang 4,9 kilometer dan mendaki gunung setinggi 200 meter seperti yang dilansir dari laman giethoorntourism. Hingga pada 1940an, dibangun tangga dari batu karang untuk mempermudah akses perjalanan.

Berdekatan dengan laut, penduduk Gasadalur berprofesi sebagai nelayan. Tak mengherankan penghasilannya diperoleh dari penangkapan ikan sehari-hari.

2. Belanda, Desa Giethoorn

Dari Eropa Hingga Bali, Inilah 4 Desa dengan Pemandangan Alam Terindah di Dunia
Desa Giethoorn populer sejak abad ke-10 dengan pemandangan kehijauan dan dikelilingi danau (Foto: national geographic)

Menjauh dari hiruk pikuk kota dengan berkunjung ke desa jadi pilihan yang tepat untuk berlibur. Dikenal dengan julukkan Venice Belanda, Desa Giethoorn menyuguhkan pemandangan alam dilengkapi satwa lokal yang berkeliaran bebas.

Desa yang berlokasikan di Holland, Provinsi Overijssel, Belanda ini memiliki area yang asri dan menenangkan. Laman giethoorn tourism mengungkapkan, penamaan Desa Giethoorn berasal dari penemuan penghuni pertama yang mewakili ratusan tanduk kambing atau disebut Gietehorens saat abad ke-10.

Di sini, wisatawan diperkenakan untuk berperahu mengelilingi desa. Populer sejak beberapa tahun silam, jalur perairan sepanjang 90 kilometer ini jadi daya tarik wisatawan.

Kini, akses transportasinya menggunakan perahu motor berbahan listrik. Tak hanya kapal feri, kamu juga bisa memesan kapal pesiar. Destinasi daratnya, kamu bisa mengunjungi museum kapal Schreur, tempat pancang Giethoorn didirikan.

Baca juga:

4 Hutan Terindah di Dunia, Salah Satunya Ada di Indonesia

3. Indonesia, Desa Penglipuran Bali

Dari Eropa Hingga Bali, Inilah 4 Desa dengan Pemandangan Alam Terindah di Dunia
Desa Penglipuran Bali menghadirkan kesejukkan gunung yang berjarak 700 meter (Foto: pinterest one-trip asia)

Berada di dataran tinggi Kabupaten Bangli, Bagian Bali Timur terdapat sebuah desa bernama Penglipuran yang cukup populer. Memiliki luas lebih dari seratus hektar, desa ini berdekatan juga dengan hutan bambu.

Meski mayoritas penduduk memeluk modernitas, nuansa tradisional khas Bali tidak hilang begitu saja. Kini, Desa Penglipuran jadi salah satu destinasi wisata populer di Indonesia.

Berdekatan dengan tepi kawah Gunung Batur dan Desa Kintamani, desa ini menghadirkan kesejukkan gunung yang berjarak 700 meter. Waktu yang tepat untuk mengunjungi desa ini saat perayaan Hari Galungan, tiap enam bulan sekali.

4. Norwegia, Desa Reine

Dari Eropa Hingga Bali, Inilah 4 Desa dengan Pemandangan Alam Terindah di Dunia
Desa Reine melihat panorama Aurora Borealis (Foto: switchback travel)

Berada di antara tebing dan teluk, Desa Reine memperlihatkan keindahan pemandangan pegunungan yang ada di sekitarnya. Terletak di Pulau Moskenesoya, Kepulauan Lofoten, Norwegia Utara.

Berjarak 100 kilometer dari Lingkaran Arktik. Di bagian Barat, dekat Bandara Svolvaer (sekitar 125 kilometer) dan berangkat dari bagian Timur (sekitar 9 kilometer) dengan feri di Pelabuhan Bodo.

Wisatawan bisa bersinggah dan istirahat di pondok nelayan. Desa yang memiliki populasi sebanyak 329 orang ini dihiasi garis pantai dan puncak-puncak granit di sekitarnya.

Beragam aktivitas bisa kamu lakukan di sini. Di antaranya melakukan pendakian di Reinebringen, melihat panorama (Aurora Borealis), melintasi terowongan, bersantai di tepi Pantai Horseid dan Pantai Bunes. Tak hanya itu, kamu juga bisa berkeliling menggunakan feri dan berkunjung ke Museum Desa Perikanan Norwegia seperti yang dilansir dari laman switchbacktravel. (Dys)

Baca juga:

Padang Rumput Terindah di Dunia, Nomor 3 Ada di Indonesia



Ananda Dimas Prasetya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH