Daop 6 Yogyakarta Batalkan 122 Perjalanan KA Antisipasi Wabah Corona KA Prameks, KA lokal di wilayah Daop 6. (Foto: MP/Teresa Ika)

MerahPutih.com - Wabah COVID-19 berdampak signifikan pada operasional kereta api di wilayah Daop 6 Yogyakarta-Surakarta. PT Kereta Api Indonesia (Persero) DAOP 6 terpaksa membatalkan 122 perjalanan dari dan menuju Yogyakarta dan Surakarta.

Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Eko Budiyanto menjelaskan pengurangan jadwal keberangkatan mulai diterapkan pada Rabu (1/4).

Baca Juga:

Pemkot Solo Klaim Zero Positif COVID-19, 2 Pasien Dinyatakan Sembuh

"Kami mengurangi sejumlah perjalanan kereta api (KA) juga serta sebagai antisipasi penyebaran COVID-19,"jelas Eko di Yogyakarta.

Adapun KA yang mengalami pembatalan operasional antara lain KA Bandara Internasional Yogyakarta (KA Bandara YIA) sebanyak 24 perjalanan dan KA Bandara International Adi Soemarmo (KA BIAS) sebanyak 46 perjalanan.

"KA jarak jauh menuju ke berbagai relasi baik ke arah timur (Surabaya, Malang, maupun Banyuwangi) dan menuju ke arah Barat (Jakarta dan Bandung) sebanyak 52 perjalanan," kata Eko.

KA Prameks, KA lokal diwilayah DAOP 6. (Foto: MP/Teresa Ika)
KA Prameks, KA lokal di wilayah Daop 6. (Foto: MP/Teresa Ika)

Para penumpang KA baik perorangan maupun rombongan yang membatalkan tiket akan mendapat pengembalian bea sebesar 100 persen. Hal ini berlaku khusus
untuk keberangkatan KA selama periode tanggal 23 Maret sampai 29 Mei 2020.

Adapun untuk pembatalan tiket dan ubah jadwal bisa dilakukan di loket stasiun pembatalan yang sudah ditentukan atau melalui aplikasi KAI Acces. Eko menambahkan penumpang dapat menghubungi contact center 121 melalui telepon ke 021-121, email cs@kai.id atau sosial media @KAI121 untuk mendapatkan info lebih lanjut terkait perjalanannya.


Baca Juga:

Kemendes PDT Atur Skema PKTD untuk Perkuat Ekonomi Masyarakat Desa Hadapi COVID-19

Mewabahnya corona menyebabkan puluhan ribu penumpang KA membatalkan perjalanan. Sejak mewabahnya virus corona jumlah penumpang KA sejak awal Maret berangsur angsur berkurang bahkan pada akhir Maret jumlah penumpang yang menggunakan jasa KA di bawah 20 persen.

"Dari awal Maret 1/3/2020 sd 31/3/2020 tercatat sekitar 27.106 orang melakukan pembatalan tiket dan sebanyak 4.754 melakukan rubah jadwal," beber dia. Padahal sebelum mewabahnya COVID-19, tidak kurang dari 30.000 penumpang per hari. (Teresa Ika)

Baca Juga:

4 Pasien COVID-19 di Semarang Sembuh, Diharapkan Jadi Penyemangat yang Lain


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH