Dankopssus TNI Bakal Dirotasi Secara Periodik Ilustrasi. Foto: Antara

Merahputih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 42 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2010 tentang Susunan Organisasi Tentara Nasional Indonesia.

Akibat Perpres baru itu, Mabes TNI mengalami perubahan struktural. Perpres itu sendiri diteken Jokowi pada 3 Juli 2019. Berdasarkan Perpres itu, Komando Operasi Khusus Tentara Nasional Indonesia (Koopssus TNI) bertugas menyelenggarakan operasi khusus dan kegiatan untuk mendukung pelaksanaan operasi khusus.

Baca Juga: Koopssus TNI Bakal Dikomandoi Jenderal Bintang Dua, Ini Tugas-Tugasnya!

Koopssus TNI dipimpin oleh Dankoopssus, yang berkedudukan di bawah serta bertanggung jawab kepada Panglima TNI. Adapun Dankoopssus TNI dijabat pejabat tinggi bintang 2. TNI menyebut, unsur markas komando dan pelayanan Koopssus akan segera disusun.

"Dalam organisasi itu ada unsur markas komando, unsur pelayanan dan unsur pelaksana. Unsur markas komando dan unsur pelayanan akan disusun sebagai organisasi yang bersifat permanen," kata Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Sisriadi kepada wartawan, Selasa (23/7).

Ilustrasi: Tiga matra TNI yang tergabung dalam Koopssusgab. Foto: Antara

Selain itu, Dankoopssus nantinya akan dirotasi secara periodik. Sedangkan unsur pelaksananya bersifat non-permanen. "Artinya mereka ditugaskan oleh Angkatan masing (TNI AD, TNI AL dan TNI AU) dan akan dirotasi secara periodik, sesuai siklus pembinaan kemampuan yang berlaku di Angkatan," ujar Sisriadi.

Baca Juga: Jokowi Teken Perpres Komando Operasi Khusus Masuk Struktur Mabes TNI

Dalam Perpres, pertimbangan Jokowi terkait pembentukan Koopssus TNI adalah dalam rangka menghadapi ancaman yang memiliki eskalasi tinggi dan dapat membahayakan ideologi negara, kedaulatan negara, keutuhan wilayah NKRI, dan melindungi segenap bangsa Indonesia. (Knu)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH