Daniel Mananta Bakal Ceritakan Pengalaman Barunya di IdeaFest 2019 Daniel Mananta, membagi inspirasinya pada Ideafest 2019. (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

ARTIS sekaliguas presenter Daniel Mananta akan menjadi salah satu pembicara di IdeaFest 2019. Dia mengaku akan maksimal sebagai pembicara dalam festival ide kreatif yang dihelat di JCC Senayan, Jakarta Pusat itu. Bukan membagikan pengalamannya sebagai artis atau presenter saat menjadi pembicara nanti.

Daniel mengaku akan membagikan pengalaman tentang profesi terbarunya, yaitu produser film. Bagi kamu yang belum tahu. Daniel tengah sibuk memproduseri film terbarunya, bertajuk Susi Susanti: Love All. film kedua yang Daniel produseri itu akan tayang 24 Oktober 2019 mendatang.

Baca Juga:

Segudang Inspirasi Bakal Hadir di IdeaFest 2019

daniel
Membagi pengalaman sebagai produser film. (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

"Di Idea Fest gua bakal ngomongin banyak Susi Susanti, jadi sebagai movie producer," tutur Daniel saat ditemui di We Work, Jakarta Pusat, Rabu (18/9).

Pria 38 tahun itu, ingin membagikan suka dukanya sebagai produser film kepada pengunjung IdeaFest. Terutama, ia ingin membocorkan lasannya mengapa bisa sampai terjun di belakang layar kaca. "Jadi gua mau bagiin ke orang gimana rasanya kecemplung jadi produser," tambahnya.

Ia yakin, pengunjung IdeaFest yang rata-rata kreatif muda akan terinspirasi setelah mendengarkan sesi talkshownya. Sebab, jika dirinya saja bisa, tentu orang lain pun bisa mengikuti jejaknya. Meskipun tanpa pengalaman sebagai produser sedikitpun. "Ketika mereka dengerin gua sebagai speaker, gua mau mereka merasa 'kalau Daniel bisa, gua juga bisa," tuturnya.

Suami Viola Maria itu juga berharap para pengunjung nantinya tidak sekadar terinspirasi darinya. Ia ingin mereka benar-benar menyerap ilmu yang disampaikan Daniel. Sehingga ke depannya akan semakin banyak anak muda yang bisa memproduksi film berkualitas. "Mudah-mudahan banyak lagi film Indonesia yang lahir dari ide mereka," kata pemain film A Man Called Ahok itu.

Baca Juga:

Claudia Emmanuela Santoso, Gadis Cirebon yang Memukau Juri The Voice Germany

daniel
Berharap banyak talenta muda yang membuat film bagus. (Foto: MP/ikhsan Digdo)

Ayah satu anak itu juga berkomentar, layar bioskop di Indonesia semakin bertambah. Hingga saat ini kata dia, ada 2.000 layar bioskop yang tersebar di wilayah-wilayah tanah air. Tapi sayangnya jumlah film Indonesia tidak sampai sebanyak itu. Karena itu, dia berharap akan semakin banyak talenta muda yang terjun di Industri Film.

Bagi Daniel sendiri menghasilkan film berkualitas tidak perlu muluk-muluk. Yang terpenting, sebuah film harus memiliki jalan cerita menarik. Dengan begitu, penonton tidak bosan ketika mendalami cerita dalam film itu. "Enggak harus kayak Avenger lah, tapi kontennya kuat, masuk ke hati mereka. Orang pas nonton emosinya jadi kuat," tukasnya. (ikh)

Baca Juga:

Brightspot Market 10 Anniversary Akan Menghadirkan Banyak Kejutan

Kredit : digdo


Paksi Suryo Raharjo