Dandim Kuala Kapuas yang Meninggal Dalam Kecelakaan Speedboat Dimakamkan di TMP Klaten Pemakaman Dandim 1011/Kuala Kapuas, Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono di TMP Ratna Bantala, Klaten Selatan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Selasa (10/3). (MP/Ismail)

MerahPutih.Com - Dandim 1011/Kuala Kapuas, Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono yang meninggal dunia dalam kecelakaan Speedboat Paspampres saat meninjau lokasi kunjungan Ratu Belanda di Sungai Sebangau, Palangkaraya, Kalimantan Tengah dimakamkam di Taman Makam Pahlawan (TMP) Ratna Bantala, Klaten Selatan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Selasa (10/3).

Jenazah tiba di rumah Dukuh Manjung RT 03/RW 01, Desa Manjung, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah pada pukul 14.30 WIB, dari Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta. Jenazah almarhum langsung di masukkan ke dalam rumah duka.

Baca Juga:

Heboh Penemuan Bunker Tua di Klaten, Warga Padati Lokasi

Istri almarhum, Sinta Nugrahaini dan kedua anaknya, Samuel (10) dan Lala (9) tampak tegar menahan kesedihan. Hadir dalam pelayat satuan Dandim dari Soloraya dan Persatuan Istri Prajurit (Persit) Kartika Chandra Kirana AD tampak memadati rumah duka. Upacara kebaktian tersebut diikuti jemaat GKJ Ketandan Klaten.

Pemakaman Dandim Kuala Kapuas Letkol Kav Bambang Kristiono di TMP Klaten
Pemakaman Dandim Kuala Kapuas Letkol Kav Bambang Kristianto di TMP Klaten (MP/Ismail)

"Permintaan keluarga, jenazah dimakamkan di tanah kelahirannya di Desa Manjung di dekat makam bapaknya," ujar Ketua RW 01, Sriyono kepada awak media termasuk merahputih.com di Klaten, Selasa (10/3).

Namun, karena alarhum Bambang meninggal saat bertugas dari Mabes TNI diputuskan pemakan di TMP Ratna Bantala di Dukuh Kunden, Desa Sumberejo, Kecamatan Klaten Selatan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Baca Juga:

BPCB Jateng Pastikan Bunker di Klaten Peninggalan Belanda dari Sekitar Tahun 1800

Sriyono menambahkan sebelum dibawa ke rumah duka, sempat dilakukan upacara militer di Bandara Adi Sucipto pukul 12.40 WIB. Selama ini almarhum Bambang tinggal di Yogyakarta bersama dua anak dan istrinya.

"Pemakaman dilakukan secara militer. Saya mewakili keluarga sangat berduka atas gugurnya almarhum dalam bertugas," pungkasnya.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Prabowo Sebut Klaten Banjir Beras Impor, Ribuan Petani Protes dan Gelar Unjuk Rasa


Tags Artikel Ini

Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH