Danau Toba Muncul dari Kisah Seorang Putri yang Murka Danau Toba (Pinterest)

DAHULU kala, kira-kira 73 ribu sampai 75 ribu tahun lalu terjadi sebuah ledakan besar dari gunung purba di Nusantara. Ledakan tersebut menjadi bencana yang luar biasa. Bahkan tercatat karena ledakan ini jumlah manusia menyusut hingga 60 persen dari jumlah populasi manusia pada saat itu.

Kini, ledakan tersebut menyisakan sebuah kenangan berupa kaldera besar yang terisi air bernama Danau Toba. Dengan ukuran panjang sekitar 100 kilometer dan lebar sekitar 30 kilometer, danau ini menjadi danau terbesar di Indonesia.

Di tengah pulau, menjulang tinggi pulau vulkanik bernama Pulau Samosir. Pulau di dalam pulau ini tentunya menarik perhatian para wisatawan baik mancanegara maupun domestik.

Cerita rakyat tentang Danau Toba

Jika tadi dijelaskan kalau Danau Toba akibat ledakan sebuah Gunung Purba, beda lagi jika Anda mendengar cerita rakyat di sana. Masyarakat setempat percaya jika Danau Toba ada kaitannya seorang seorang putri.

Alkisah ada seorang pemuda bernama Toba yang senang memancing. Suatu hari ia pergi ke sungai untuk melakukan hobinya itu. Toba sempat putus asa karena seharian kail pancingnya tak dimakan ikan.

Danau Toba, Sumatera Utara. (Foto: Instagram/@desiree_paramita via cometolaketoba)
Danau Toba, Sumatera Utara. (Foto: Instagram/@desiree_paramita via cometolaketoba)

Hingga secara tiba-tiba ia tersentak karena mendapatkan ikan mas yang sangat besar. Dengan raut yang bahagia ia mengangkat ikan itu dan hendak membawanya pulang.

Namun Toba tersentak kaget karena ikan yang ia bawa bisa bicara. Ikan tersebut meminta agar Toba tak memakannya dan menaruh di sebuah gubuk kecil di ladang. "Datanglah lagi tiga hari setelah ini," ucap ikan tersebut.

Singkat cerita ia menuruti permintaan ikan mas itu dan menaruhnya di gubuk. Setelah tiga hari ia pun datang lagi ke gubuk itu. Namun Toba heran karena ikan yang ia taruh berubah menjadi wanita cantik dengan rambut panjang.

Danau Toba, Sumatera Utara. (Foto: setkab.go.id)
Danau Toba, Sumatera Utara. (Foto: setkab.go.id)

Gadis itu mengatakan kalau ia adalah jelmaan seorang putri penguasa di dalam air. "Aku Nauli, aku diperintahkan Dewata untuk manusia," ujar putri itu.

Toba yang terpesona dengan kecantikan putri Nauli memintanya untuk menjadi pendamping hidup. Putri Nauli pun sepakat dengan syarat Toba tak boleh membocorkan rahasia bahwa Nauli adalah jelmaan ikan.

Mereka akhirnya menikah dan dikaruniai seorang anak bernama Samosir. Guna memenuhi kebutuhan sehari-hari Toba bekerja sebagai petani. Mereka hidup rukun hingga suatu saat Toba marah.

Makanan yang biasa dibawa Samosir untuk Toba kotor. Tanpa sengaja ia melontarkan kata-kata kasar, "Dasar anak seekor ikan, bawa makanan saja tak becus," kata Toba marah.

Danau Toba, Sumatera Utara. (Foto: Instagram/@joeardi via cometolaketoba)
Danau Toba, Sumatera Utara. (Foto: Instagram/@joeardi via cometolaketoba)

Samosir pun menangis dengan kata-kata itu dan mengadu ke ibunya. Nauli ikut menangis atas laporan itu dan merasa sang suami melanggar janji.

Nauli akhirnya memerintahkan Samosir untuk pergi ke dataran paling tinggi dan mengatakan kepada Samosir kalau ia akan kembali ke wujud ikan. Setelah itu, hujan turun dengan sangat lebatnya hingga menenggelamkan desa menjadi sebuah danau bernama Danau Toba. Sedangkan dataran tinggi yang didatangi Samosir kini menjadi pulau.

Ditunjuk sebagai 'Bali baru'

Keindahan alam dari Danau Toba begitu luar biasa. Salah satu yang paling favorit adalah wisata ke Pulau Samosir. Di sana banyak rumah asli masyarakat Batak Toba. Selain itu di Pulau Samosir terdapat jejak masa lalu seperti kuburan batu

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Widodo saat penanaman pohon di sekitar Danau Toba, Sumatera Utara, Minggu (21/8). (Foto: Facebook/Presiden Joko Widodo)
Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Widodo saat penanaman pohon di sekitar Danau Toba, Sumatera Utara, Minggu (21/8). (Foto: Facebook/Presiden Joko Widodo)

Karena potensinya yang luar biasa Danau Toba ditunjuk oleh pemerintah sebagai salah satu dari 10 destinasi prioritas pariwisata atau biasa disebut 'Bali baru'.

Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah seperti menanam ribuan pohon, menjaga kelestarian danau agar tetap indah, hingga membangun infrastruktur.

Di tahun 2018 ini pemerintah terus menggenjot paket wisata Visit Indonesian Wonderfull Indonesian (VIWI) untuk memperkenalkan 10 Bali baru salah satunya Danau Toba. (*)

Selain artikel ini Anda juga bisa baca Menjelang Hari Kartini, Yuk Intip 7 Pantai Indah di Jepara



Muchammad Yani