Dana Reses Dipotong untuk Korban COVID-19, Popularitas DPR Diprediksi Bakal Meningkat Ilustrasi - Petugas medis dengan APD bersiap merawat pasien COVID-19 di ruang isolasi RSUD Cibinong, Kabupaten Bogor Jawa Barat. ANTARA/M. Fikri Setiawan

MerahPutih.com - Pengamat politik Karyono Wibowo mendesak anggota DPR bersedia menggunakan dana reses mereka untuk membantu warga di dapilnya yang terkena dampak COVID-19.

Saat ini, baru Fraksi PPP dan Nasdem saja yang mengaku setuju dana reses tersebut dipotong untuk membantu warga yang terdampak COVID-19.

Baca Juga:

Virus Corona Buat Olimpiade Tokyo 2020 Ditunda

Menurut Karyono, dana reses jumlahnya cukup besar sehingga mampu memenuhi kebutuhan warga. Berbeda dengan gaji yang jumlahnya tak cukup untuk menopang beban konstituennya.

"Jika hanya potongan gaji, jumlahnya terlalu kecil. Menggunakan dana reses lebih signifikan," kata Karyono kepada wartawan di Jakarta, Rabu (25/3)

Karyono menambahkan, jika itu dilakukan, setidaknya secara perlahan dapat memulihkan kembali kepercayaan rakyat terhadap lembaga DPR.

Ilustrasi (ANTARA/HO)
Ilustrasi (ANTARA/HO)

Sebab sebelumnya, lembaga tersebut menurut sejumlah hasil survei telah mengalami penurunan tingkat kepercayaan publik.

"Wabah corona bukan hanya menjadi tanggung satu pihak pemerintah tapi tanggung jawab seluruh komponen bangsa termasuk DPR," ujar Direktur Indonesia Public Institute ini.

Karyono menyatakan, kesediaan para wakil rakyat itu menunjukkan komitmen serius para anggota DPR kepada persoalan corona yang tengah dihadapi rakyat Indonesia.

"Saatnya DPR sebagai wakil rakyat menunjukkan komitmennya untuk membantu secara nyata kepada rakyat yang tengah menghadapi serangan COVID-19," tutur dia.

Jika dana reses anggota DPR Rp300 juta setiap masa reses dikalikan empat kali reses setahun, jumlahnya Rp1,2 miliar.

Dikalikan 575 anggota DPR, jumlahnya Rp690 miliar.

"Dana reses memang untuk dapil atau rakyat," ujarnya.

Baca Juga:

Dampak Corona, Pemerintah Minta Pemda Relaksasi Keringanan Pajak bagi Pengusaha

Seperti diketahui, jumlah pasien yang terkonfirmasi positif corona di Indonesia terus bertambah.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan Corona Achmad Yurianto mengatakan, jumlah kasus positif Covid-19 pada Rabu (25/3) bertambah menjadi 790 orang.

Dari jumlah tersebut, pasien Corona yang meninggal dunia sebanyak 58 orang.

Jumlah pasien sembuh dari infeksi Corona 31 orang. Data ini dikumpulkan dari Selasa 24 Maret hingga pukul 12.00 WIB, Rabu (25/3). (Knu)

Baca Juga:

Sekelompok Warga Nongkrong di Jalanan Dibubarkan Polisi dan Tentara

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: PM Tiongkok Peringatkan Pemerintah Indonesia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: PM Tiongkok Peringatkan Pemerintah Indonesia

Dokumentasi yang digunakan dalam video yang dibagikan merupakan dokumentasi ketika Xi Jinping dan Li Keqiang menghadiri Kongres Rakyat Nasional pada 18 Maret 2018 .

 Kena Denda Cicilan Ratusan Miliar, Wawan Minta Solusi ke Hakim
Indonesia
Kena Denda Cicilan Ratusan Miliar, Wawan Minta Solusi ke Hakim

Solusi diminta lantaran piutang yang dibebankan pihak ketiga terhadap Wawan mencapai ratusan miliar.

Dirjen PAS Kemenkumham Sri Puguh Budi Utami Dicopot
Indonesia
Dirjen PAS Kemenkumham Sri Puguh Budi Utami Dicopot

Rika mengatakan, surat keputusan tersebut diterima secara mendadak oleh Sri Puguh pada Rabu (26/2) kemarin

Guru Besar Statistika UGM Prediksi Wabah COVID-19 Berakhir Mei 2020
Indonesia
Guru Besar Statistika UGM Prediksi Wabah COVID-19 Berakhir Mei 2020

Selain itu, ia juga memperkirakan total penderita yang positif mencapai paling sedikit 6.174 kasus.

Epidemiologi UI: Anies Terburu-buru Terapkan PSBB Transisi
Indonesia
Epidemiologi UI: Anies Terburu-buru Terapkan PSBB Transisi

"Jadi, menurut saya, Pak Gubernur terlalu terburu-buru melakukan PSBB transisi disaat ancaman COVID-19 tinggi akibat demo beberapa hari lalu," ujar Miko

Status Tanggap Darurat Corona, Anies Serukan Perkantoran di DKI Tutup Sementara
Indonesia
Status Tanggap Darurat Corona, Anies Serukan Perkantoran di DKI Tutup Sementara

Anies Baswedan menyerukan bagi perkantoran yang ada di Jakarta untuk menutup sementara mulai Senin (23/3) mendatang selama 14 hari.

122 Orang Terpapar COVID-19 di KPK
Indonesia
122 Orang Terpapar COVID-19 di KPK

Ada 117 orang yang berhasil sembuh dari Corona. Pegawai yang sembuh ada 81 dan pihak terkait ada 36 orang.

Sidang Lanjutan Jiwasraya, Dakwaan JPU Terkait Pembelian Saham PT SMRU Dinilai Tidak Tepat
Indonesia
Sidang Lanjutan Jiwasraya, Dakwaan JPU Terkait Pembelian Saham PT SMRU Dinilai Tidak Tepat

Di dakwaan, Jiwasraya melakukan pembelian saham SMRU secara direct baru sejak Maret 2018

Korupsi di PT DI, KPK Periksa Eks Wakil Menteri BUMN
Indonesia
Korupsi di PT DI, KPK Periksa Eks Wakil Menteri BUMN

KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Kabiro Hukum Kementerian BUMN

Duh, Awal September Harga Emas Antam per Gram Anjlok Rp10.000
Indonesia
Duh, Awal September Harga Emas Antam per Gram Anjlok Rp10.000

Padahal beberapa hari terakhir emas Antam mencetak rekor harga tertinggi dalam sejarah