Dana Kampanye Pilkada Tangsel Dibatasi Cuma Rp25 Miliar Pasangan Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan mendaftar di KPU Tangsel, Sabtu (5/9). Foto: Istimewa

MerahPutih.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan tiga pasangan calon (paslon) sepakat menetapkan batas maksimal dana kampanye. Batas maksimal yang disepakati ketiga paslon dan KPU sebesar Rp25 miliar.

"Ini menganulir keputusan sebelumnya yang menetapkan Rp32 miliar," ungkap Ketua KPU Tangsel, Bambang Dwitoro kepada wartawan, Jumat (2/10).

Selain mengubah peraturan batas dana kampanye, ada beberapa poin yang diubah terkait dengan masa kampanye.

Baca Juga

Rahayu Saraswati: Balas Hoaks dengan Visi Misi dan Program

"Ada beberapa poin dan ketentuan juga yang diubah terkait dengan masih menyebarnya COVID-19 di Tangerang. Saat ini kita meminta tidak ada lagi rapat umum," lanjut Bambang.

KPU juga merumuskan harga bahan peraga alat kampanye tidak boleh lebih dari Rp60.000. KPU Tangsel bakal merevisi jumlah maksimal penggunaan dana kampanye calon pada Pilkada Tangsel 2020.

Bambang menjelaskan bahwa KPU sebelumnya sempat menetapkan batas penggunaan dana kampanye pasangan calon sebesar Rp32 miliar. Namun, jumlah tersebut harus dikoreksi kembali karena ada beberapa keperluan kampanye yang belum masuk dalam rincian penggunaan dana kampanye.

Pasangan Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan mendaftar di KPU Tangsel, Sabtu (5/9). Foto: Istimewa
Pasangan Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan mendaftar di KPU Tangsel, Sabtu (5/9). Foto: Istimewa

Menurut Bambang, perubahan tersebut dilakukan karena ada beberapa hal yang belum masuk dalam rincian penggunaan dana kampanye. Salah satunya adalah alat peraga kampanye (APK) berupa billboard.

Selain itu, lanjut dia, terdapat beberapa hal lain yang tertuang dalam Pasal 12 Peraturan KPU Nomor 12 Tahun 2020 yang belum dirincikan dalam penggunaan dana kampanye.

Bambang mengaku bahwa KPU sudah berkoodinasi dengan masing-masing pasangan calon untuk membahas kembali jumlah maksimal penggunaan dana kampanye Pilkada Tangsel 2020.

Ketiga paslon bertarung di Pilkada Tangsel, adalah calon wali kota Muhamad dan calon wakil wali kota Rahayu Saraswati Djojohadikusumo. Partai pengusulnya adalah PDI-Perjuangan, Gerindra, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Hanura.

Baca Juga

Warga Tangsel Sudah Banyak yang Kenal Benyamin

Kemudian, Siti Nur Azizah dan Ruhamaben sebagai calon wali kota dan wakil wali kota. Mereka diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrat, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Selanjutnya, calon wali kota Benyamin Davnie dan calon wakil wali kota Pilar Saga Ichsan dengan pengusul Partai Golkar. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kota-Kota yang Diprediksi Bakal Diguyur Hujan Ringan Hari Ini
Indonesia
Kota-Kota yang Diprediksi Bakal Diguyur Hujan Ringan Hari Ini

Sementara hujan disertai petir perlu diwaspadai terjadi di Kupang pada siang serta dini hari, dan Banjarmasin pada siang hari

Dewan Pers: Pemidanaan Jurnalis di 2020 Preseden Buruk
Indonesia
Dewan Pers: Pemidanaan Jurnalis di 2020 Preseden Buruk

Dewan Pers mengingatkan bahwa kasus Diananta adalah kasus pers yang semestinya diselesaikan berdasarkan mekanisme sebagaimana telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers .

Di Tengah Polemik Kasus Rasisme, Abu Janda dan Natalius Pigai Dipertemukan Wakil Ketua DPR
Indonesia
Di Tengah Polemik Kasus Rasisme, Abu Janda dan Natalius Pigai Dipertemukan Wakil Ketua DPR

Mantan komisioner Komnas HAM Natalius Pigai bertemu dengan aktivis Permadi Arya alias Abu Janda.

Akibat Pandemi, 19,45 Persen UMKM Seret Modal
Indonesia
Akibat Pandemi, 19,45 Persen UMKM Seret Modal

Saat ini, UMKM berkontribusi 61,1 persen terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dan menyerap 97 persen dari total angkatan kerja atau 116,9 juta tenaga kerja.

Jokowi Kembali Gelar Ratas Virtual, Buntut Kehadiran Purnomo di Istana?
Indonesia
Jokowi Kembali Gelar Ratas Virtual, Buntut Kehadiran Purnomo di Istana?

Rapat via dunia digital mengikuti jadwal Jokowi

DPR Ingatkan Pemerintah, Longgarkan PSBB Harus Berdasarkan Data
Indonesia
DPR Ingatkan Pemerintah, Longgarkan PSBB Harus Berdasarkan Data

Data lain menunjukkan bahwa kapasitas harian tes PCR masih belum mencapai target yang ditetapkan Presiden

'New Normal' KPK Dimulai dari Ringannya Vonis Eks Anak Buah Hasto PDIP
Indonesia
'New Normal' KPK Dimulai dari Ringannya Vonis Eks Anak Buah Hasto PDIP

ICW memang sudah memprediksi bahwa vonisyang melibatkan eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan dan mantan calon anggota legislatif PDIP Harun Masiku akan sangat rendah

Polisi Masih Cari Unsur Pidana Pelanggaran Protokol Kesehatan Rizieq Shihab
Indonesia
Polisi Masih Cari Unsur Pidana Pelanggaran Protokol Kesehatan Rizieq Shihab

"Masih penyelidikan ya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus

[HOAKS atau FAKTA]: Jakarta Kembali Merah, Bogor Zona Hitam
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jakarta Kembali Merah, Bogor Zona Hitam

Foto peta juga digunakan oleh sejumlah media untuk meng-update pemberitaan seputar persebaran COVID-19 per tanggal 16-17 April 2020.

Ini Kekesalan Menkumham Tahu John Kei Berbuat Ulah di Tengah Pembebasan Bersyarat
Indonesia
Ini Kekesalan Menkumham Tahu John Kei Berbuat Ulah di Tengah Pembebasan Bersyarat

Yasonna pun menyesalkan kejadian di Green Lake City yang melibatkan John Kei.