Dana Insentif Nakes Rp4,7 Miliar di Solo Cair Hari Ini Nakes RSUD dr Moewardi Solo, Jawa Tengah merawat pasien COVID-19. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah memastikan dana insentif tenaga kesehatan (nakes) untuk bulan September hingga Desember 2020 segera cair. Besaran dana tersebut mencapai Rp4,7 miliar.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota (DKK) Kota Solo Setyowati mengatakan, pencairan dana insentif ini sempat tertunda karena proses administrasi anggaran yang baru turun pada akhir tahun lalu. Surat pencairan dana insentif nakes baru turun pada 23 Desember 2020.

"Karena surat baru turun saat tutup anggaran akhir tahun lalu, pencairan tidak bisa dilakukan segara. Pemkot telah menutup DPA (daftar pencairan anggaran)," kata Setyowati, Kamis (25/2).

Baca Juga:

PAN Desak Pemerintah Batalkan Pemotongan Insentif Nakes

Dikatakannya, pemerintah akhirnya memberikan kelonggaran untuk kebutuhan terkait COVID-19, maka kebutuhan anggaran di tahun 2020 bisa diajukan pada tahun 2021. Ia memperkirakan, dana insentif nakes Solo baru bisa cair pada Jumat (26/2).

"Kami perkirakan dana insentif nakes Solo Jumat (hari ini) cair," kata dia.

DKK Solo, lanjut dia, sudah berkoordinasi dengan Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Solo sebagai organisasi perangkat daerah (OPD) yang memegang keuangan daerah.

"Pencairan ini hanya untuk kebutuhan di bulan September hingga Desember tahun 2020. Pencairan dana insentif nakes tahap kedua nilainya Rp4,7 miliar," papar dia.

 Nakes RSUD dr Moewardi Solo, Jawa Tengah merawat pasien COVID-19. (MP/Ismail)
Nakes RSUD dr Moewardi Solo, Jawa Tengah merawat pasien COVID-19. (MP/Ismail)

Ia mengatakan, besaran dana insentif nakes tahap kedua ini lebih besar dibandingkan tahap pertama lalu senilai Rp3,6 miliar. Dana insentif nakes tahap pertama cair bulan April 2020.

"Pencairan dana insentif nakes yang diturunkan melalui Pemkot Solo hanya diperuntukkan bagi nakes dari 17 puskesmas, RSUD Ngipang, dan RSUD Bung Karno," ucap dia.

Baca Juga:

KPK Terima Laporan Rumah Sakit Potong Insentif Tenaga Kesehatan hingga 70 Persen

Setyowati menambahkan, untuk dana insentif nakes yang bekerja di RSUD milik provinsi, pencairannya juga melalui Pemprov Jawa Tengah. Sedangkan dana insentif nakes yang bekerja di rumah sakit swasta pencairannya langsung dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Dana insentif nakes hanya diperuntukkan yang menangani pasien COVID-19. Tenaga pendukung seperti sopir ambulans hingga petugas kebersihan tidak disasar dana insentif ini. Nakes yang meninggal, ahli warisnya mendapatkan dana insentif," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Pemerintah Pastikan Tak Ada Pemotongan Insentif Nakes COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ayah Pramugara Sriwijaya Air Berharap Anaknya Mati Syahid
Indonesia
Ayah Pramugara Sriwijaya Air Berharap Anaknya Mati Syahid

Sementara, Kedatangannya untuk mengkonfirmasi kepada tim DVI Polri

Enam Ribu Anggota Teroris Jamaah Islamiyah di Indonesia Masih Aktif
Indonesia
Enam Ribu Anggota Teroris Jamaah Islamiyah di Indonesia Masih Aktif

Mabes Polri mengungkapkan bahwa penangkapan 23 terduga teroris yang tergabung dalam Jamaah Islamiyah (JI) di sejumlah kota di Sumatera mengungkap fakfa baru.

Kelompok Buruh Waspadai Intrik Politik di Sidang Perdana Judicial Review UU Ciptaker
Indonesia
Kelompok Buruh Waspadai Intrik Politik di Sidang Perdana Judicial Review UU Ciptaker

Mahkamah Konstitusi akan menggelar sidang perdana judicial review terhadap UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja di Gedung MK, Selasa (24/11) pukul 11.00.

PDIP: Deklarator KAMI Kental Nuansa Post Power Syndrome
Indonesia
PDIP: Deklarator KAMI Kental Nuansa Post Power Syndrome

Deklarasi tersebut dinilai sebagai sekedar manuver politik mengatasnamakan penyelamatan rakyat.

Update COVID-19 Selasa (26/1): Kasus Positif di Tanah Air Tembus 1 Juta
Indonesia
Update COVID-19 Selasa (26/1): Kasus Positif di Tanah Air Tembus 1 Juta

Kasus aktif adalah pasien yang masih positif virus corona dan menjalani perawatan di rumah sakit atau isolasi mandiri

Jual Tol, Waskita Karya Beharap Kurangi Utang Rp21 Triliun
Indonesia
Jual Tol, Waskita Karya Beharap Kurangi Utang Rp21 Triliun

Perseroan mencatatkan rugi bersih sebesar Rp1,1 triliun akibat beban bunga investasi jalan tol yang besar.

[HOAKS atau FAKTA} Pesepeda di Jakarta Meninggal Dunia Kehabisan Nafas karena Pakai Masker
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA} Pesepeda di Jakarta Meninggal Dunia Kehabisan Nafas karena Pakai Masker

Video tersebut memperlihatkan seorang pesepeda yang tergeletak di trotoar.

Temui Mantan Kapolri, Listyo Dikasih Wejangan Hubungan Senior-Junior
Indonesia
Temui Mantan Kapolri, Listyo Dikasih Wejangan Hubungan Senior-Junior

Kapolri Jenderal Idham Azis menekankan, kepada jajarannya agar tetap solid setelah Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo terpilih sebagai calon kapolri.

Sosok Calon Kapolri Harus Punya 5 Kriteria Ini
Indonesia
Sosok Calon Kapolri Harus Punya 5 Kriteria Ini

Ujang pun merinci kriteria sosok calon Kapolri baru tersebut

Dua Kali Disuntik Vaksin, Sekda Kota Bandung Terjangkit COVID-19
Indonesia
Dua Kali Disuntik Vaksin, Sekda Kota Bandung Terjangkit COVID-19

Hal itu menunjukkan bahwa vaksin tidak menjamin seseorang tidak terpapar COVID-19. Sehingga vaksinasi harus dibarengi dengan penggunaan protokol kesehatan.