Dana Haji Dipakai untuk Penguatan Rupiah, Wamenag: Fitnah Keji Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saadi mengatakan keputusan pemerintah membatalkan pemberangkatan jamaah haji tidak terkait dengan upaya penguatan nilai tukar rupiah. (ANTARA/Anom Prihantoro)

MerahPutih.com - Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saadi menegaskan informasi yang menyatakan dana haji digunakan untuk untuk memperkuat nilai tukar rupiah merupakan fitnah yang sangat keji dan sama sekali tidak berdasar.

"Statemen seperti itu hanya mungkin keluar dari orang yang sudah terbiasa dengan pikiran kotor dan suka mencari sensasi," kata Zainut kepada wartawan, Jumat (5/6).

Baca Juga

Solo Terapkan Larangan Bersepeda Massal

Skema pengaturan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tersebut menurutnya sudah disampaikan oleh Menteri Agama pada saat Rapat Kerja dengan Komisi 8 DPR RI pada tanggal 11 Mei 2020 secara virtual.

Komisi VIII DPR RI pun dapat menerima usulan Kemenag tersebut, sehingga menjadi kesimpulan dalam rapat.

"Kami sangat menghormati kritik sepanjang kritik tersebut dilandasi niat yang baik, obyektif, dan argumentatif. Bukan kritik yang subyektif, asumtif dan hanya untuk mencari sensasi semata," kata Zainut.

Zainut menjelaskan bahwa sejak awal bulan Maret COVID-19 mewabah di Indonesia, telah berdampak pada berbagai aspek kehidupan, termasuk layanan sosial keagamaan di bidang penyelenggaraan ibadah haji.

Dokumentasi jamaah calon haji menaiki tangga pesawat Garuda Indonesia saat pemberangkatan kloter pertama Embarkasi Jakarta Pondok Gede, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (09/08/2016). . (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Dokumentasi jamaah calon haji menaiki tangga pesawat Garuda Indonesia saat pemberangkatan kloter pertama Embarkasi Jakarta Pondok Gede, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (09/08/2016). . (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Kondisi dan situasi ini disikapi Kementerian Agama dengan membentuk Pusat Krisis Haji 2020 melalui Keputusan Menteri Agama (KMA) No 392 TAHUN 2020 yang diberi mandat untuk merancang, menyusun dan mengoordinasikan mitigasi krisis pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2020.

"Tim ini telah menyusun dokumen lengkap skenario mitigasi penyelenggaraan ibadah haji, yang disusun mengikuti perkembangan dan dinamika Covid-19, baik di Arab Saudi maupun di Indonesia hingga akhir April," jelasnya.

Ada tiga skema penyelenggaraan ibadah haji yang disiapkan oleh Kemenag. Pertama, ibadah haji diselenggarakan normal. Kedua, penyelenggaraan dengan pembatasan kuota. Ketiga, penyelenggaraan haji tahun 2020 dibatalkan.

Pada akhirnya Kementerian Agama mengambil keputusan untuk membatalkan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2020 demi melindungi keselamatan jiwa jamaah dan petugas haji dari wabah COVID-19.

Pertimbangan lain juga karena tidak cukup waktu untuk menyiapkan teknis penyelenggaraannya, karena faktanya sampai sekarang Kementerian Haji Arab Saudi belum juga ada kepastian terkait hal tersebut.

"Kebijakan pembatalan keberangkatan jamaah haji reguler dan khusus, maka Kementerian Agama menerbitkan Surat Keputusan Menteri Agama (KMA) RI Nomor 494 Tahun 2020 Tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1441 H/2020 M," jelas Zainut. KMA tersebut menurutnya merupakan payung hukum yang mengatur hal ihwal yang berhubungan dengan akibat hukum yang timbul dari pembatalan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2020.

Antara lain, hak jamaah haji yang telah melunasi Bipih tahun 2020 ini akan menjadi jamaah haji tahun 1442 H/2021 M. Sementara ada dua pilihan terkait setoran pelunasan BPIH yang sudah dibayarkan oleh jamaah haji.

Pertama, setoran pelunasan Bipih yang dibayarkan akan disimpan dan dikelola secara terpisah oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Baca Juga

Selama Pandemi Corona, Perampokan Minimarket di Jakarta Meningkat

Nilai manfaat dari setoran pelunasan itu akan diberikan oleh BPKH kepada jamaah haji yang bersangkutan paling lambat 30 hari sebelum pemberangkatan kloter pertama penyelenggaraan ibadah haji tahun 1442 H/2021 M.

Pilihan kedua, setoran pelunasan Bipih dapat diminta kembali oleh jamaah haji. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Cokok Kawanan Geng Motor yang Tewaskan Satu Orang di Cempaka Putih
Indonesia
Polisi Cokok Kawanan Geng Motor yang Tewaskan Satu Orang di Cempaka Putih

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto mengklaim pihaknya sudah menangkap beberapa orang terkait aksi keributan tersebut.

Strategi Terbaru Perang COVID-19: Makassar Resmi Berstatus PSBB
Indonesia
Strategi Terbaru Perang COVID-19: Makassar Resmi Berstatus PSBB

Keputusan PSBB Kota Makassar tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/Menkes/257/2020 pada 16 April 2020.

Satu Pasien COVID-19 Kabur dari RSD Wisma Atlet
Indonesia
Satu Pasien COVID-19 Kabur dari RSD Wisma Atlet

Pasien tersebut masuk dalam data pasien keluar di RSD Wisma Atlet, Jakarta, per Sabtu (25/7) pukul 08.00 WIB, dari total 5.484 pasien.

 Saksi Sebut Eks Kadinkes Tangsel Terima Setoran
Indonesia
Saksi Sebut Eks Kadinkes Tangsel Terima Setoran

"Waktu Alkes pernah, saya lupa kapan," kata Ulfah saat bersaksi untuk terdakwa Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (20/1).

Pasar Jaya Ancam Usir Pengunjung tak Pakai Masker
Indonesia
Pasar Jaya Ancam Usir Pengunjung tak Pakai Masker

BUMD milik Pemprov DKI ini tak ingin pasar di Jakarta masuk dalam zona merah corona.

Pemerintah Diminta Siapkan Upaya Darurat Jika Covid-19 Merajalela
Indonesia
Pemerintah Diminta Siapkan Upaya Darurat Jika Covid-19 Merajalela

Mengungkap data itu perlu sebagai suatu langkah kewaspadaan

Cara Sudin Bina Marga Jakarta Pusat Atasi Banjir di Jalan Raya
Indonesia
Cara Sudin Bina Marga Jakarta Pusat Atasi Banjir di Jalan Raya

Ada tiga jalan raya yang menjadi prioritas Sudin Bina Marga dalam penanganan banjir ialah di Jalan Mas Mansyur, Gereja Ayam, dan Cempaka Putih.

Ribuan Pengendara Masih Langgar Aturan PSSB di Jakarta
Indonesia
Ribuan Pengendara Masih Langgar Aturan PSSB di Jakarta

"Jumlah teguran pada tanggal 14 April 2020 sebanyak 2.090 teguran," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo

Batuk Depan Polisi dan Ancam Tularkan Corona, Seorang Pria Dijebloskan ke Penjara
Dunia
Batuk Depan Polisi dan Ancam Tularkan Corona, Seorang Pria Dijebloskan ke Penjara

Pria bernama Adam Lewis itu dinyatakan bersalah melakukan penyerangan terkait insiden tersebut.

  PKS Pastikan Perjuangkan Pengusutan Kasus Jiwasraya Sampai Tuntas
Indonesia
PKS Pastikan Perjuangkan Pengusutan Kasus Jiwasraya Sampai Tuntas

“Kita adalah penyambung lidah rakyat dan memperjuangkan kepentingan rakyat,” ujar Jazuli kepada wartawan di Jakarta, Rabu (15/1).