Dana Abadi Pesantren Bakal Bantu  Pondok Pesantren di Berbagai Daerah Santri. (Foto: Kemenag)

MerahPutih.com - Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2021 tentang Dana Abadi Pesantren diklaim merupakan komitmen Pemerintah untuk membantu pendidikan di seluruh tingkatan, termasuk pondok pesantren.

"Ini merupakan komitmen kuat dari Pemerintah untuk membantu pendidikan dalam segala tatarannya, untuk membantu semua kegiatan-kegiatan pendidikan, riset dan juga inovasi di pesantren," kata Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin di Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara Serang, Banten, Kamis(16/9).

Baca Juga:

Jokowi dan Kapolri Awasi Langsung Vaksinasi di Pesantren Seluruh Indonesia

Wapres mengatakan, Perpres tersebut juga untuk membantu pondok pesantren di berbagai daerah, khususnya yang kondisinya memerlukan bantuan untuk pengembangan kegiatan pendidikannya, katanya.

"Ini juga untuk membantu pesantren yang memang banyak yang, maaf, keadaannya perlu memperoleh bantuan dari Pemerintah," katanya pula.

Wapres mengatakan, kebijakan tersebut mendapat tanggapan sangat baik dari para pengurus pesantren, karena memang sudah lama ditunggu untuk segera mendapatkan payung hukum.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mengatakan, dana abadi tersebut merupakan dana yang diinvestasikan oleh Kementerian Keuangan, kemudian hasilnya digunakan untuk pengembangan pendidikan.

Wakil Presiden Ma'ruf Amin. (Foto: Antara)
Caption

"Dana abadi kita itu sistemnya ialah untuk mengalokasikan uang setiap tahunnya, lalu dari situ bunganya digunakan untuk berbagai macam kebutuhan pendidikan; dan dana itu diinvestasikan oleh Kemenkeu," ujar Nadiem.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengungkapkan,Perpres Dana Abadi Pesantren tersebut merupakan momentum besar bagi dunia pesantren.

Yaqut juga mengimbau seluruh pemerintah daerah untuk mengalokasikan anggaran bagi pesantren-pesantren di daerah.

"Dengan terbitnya perpres ini, pemda tidak perlu ragu lagi mengalokasikan anggaran untuk membantu pesantren," kata Yaqut dikutip Antara.

Baca Juga:

TNI AL Lakukan Serbuan Vaksinasi ke Pesantren di Jawa Barat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
FORTIBER Sosialisasikan Perayaan Imlek 2021 Secara Virtual
Indonesia
FORTIBER Sosialisasikan Perayaan Imlek 2021 Secara Virtual

Semua pihak saat ini harus berperan aktif menjaga diri

Kereta Api Tak Terdampak Banjir Jakarta, Beroperasi Sesuai Jadwal
Indonesia
Kereta Api Tak Terdampak Banjir Jakarta, Beroperasi Sesuai Jadwal

Untuk perjalanan KR saat ini terpantau normal di semua lintasan

ASN Protes Tunjangannya Dipotong, Gibran: Sudah Saya Selesaikan
Indonesia
ASN Protes Tunjangannya Dipotong, Gibran: Sudah Saya Selesaikan

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengumpulkan semua aparatur sipil negara (ASN) di Balai Kota Solo, Senin (30/8).

Singgung Soal Kejujuran, PSI Tolak Anggaran Pengadaan Tanah RTH Naik 10 Kali Lipat
Indonesia
Polisi Duga Kamar di Hotel 'Prostitusi' Cynthiara Alona Penuh Anak di Bawah Umur
Indonesia
Anies Prediksi Kasus Aktif COVID-19 di Jakarta Capai 100 Ribu dalam Hitungan Hari
Indonesia
Anies Prediksi Kasus Aktif COVID-19 di Jakarta Capai 100 Ribu dalam Hitungan Hari

Anies lantas mewanti-wanti masyarakat agar tidak abai dalam melaksanakan protokol kesehatan (prokes)

Polisi Pastikan Senjata yang Dipakai ZA Jenis Airgun Kaliber 4,5 Milimeter
Indonesia
Polisi Pastikan Senjata yang Dipakai ZA Jenis Airgun Kaliber 4,5 Milimeter

"Dari hasil pengamatan gambar senjata yang dipergunakan pelaku jenis pistol Airgun BB bullet call 4,5mm," kata Argo dalam keterangan resminya, Jakarta, Kamis (1/4).

Waspada, Calon Penumpang KRL yang Reaktif COVID-19 Terus Bertambah
Indonesia
Waspada, Calon Penumpang KRL yang Reaktif COVID-19 Terus Bertambah

Jumlah calon penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) yang reaktif COVID-19 terus bertambah. Terkini, sebanyak 24 di antaranya dinyatakan reaktif COVID-19.

Presiden Jokowi Batalkan Program Vaksin Berbayar
Indonesia
Presiden Jokowi Batalkan Program Vaksin Berbayar

Presiden Joko Widodo (Jokow) memutuskan untuk membatalkan program vaksin COVID-19 berbayar bagi individu yang sebelumnya direncanakan akan disalurkan melalui Kimia Farma.

Ini Kata Gulkarmat atas Temuan BPK Soal Kelebihan Bayar Rp6,5 M
Indonesia
Ini Kata Gulkarmat atas Temuan BPK Soal Kelebihan Bayar Rp6,5 M

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI mengklaim telah memulangkan uang lebih dari pembelian alat pemadam kebakaran (damkar).