Dampak Virus Cirona, Impor Bawang Putih Tersendat dan Harganya Tembus Rp55.000 Penjual bawang putih di Pasar Legi Solo, Jawa Tengah, Selasa (4/2).(MP/Ismail)

MerahPutih.Com - Harga bawang putih di sejumlah pasar tradisional di Solo, Jawa Tengah melambung tinggi, yakni Rp 57.000 /kg. Naiknya harga bawang tersebut disebabkan karena impor bawang putih dari Tiongkok tersendat akibat wabah virus Corona.

"Harga bawang putih ditingkat grosir, harga sudah mencapai Rp 57.000/kg. Naiknya harga bawang putih sudah terjadi sejak akhir Januari lalu," ujar Heri Sunaryo (46) penjual bawang putih di Pasar Legi, Solo, Jawa Tengah, Selasa (4/2).

Baca Juga:

Waspadai Penyebaran Corona di Stasiun, Setiap Penumpang Kereta Dibagikan Masker

Ia mengatakan pada awal Januari harga bawang putih dikisaran Rp 30.000 /kg untuk harga grosir. Tiba-tiba naik drastis pada awal Februari ini.

Dampak virus corona harga bawang putih melonjak
Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Solo, Jawa Tengah, Selasa (4/2). (MP/Ismail)

"Saya prediksi kalau seperti ini terus pertengahan Februari harga bawang putih bisa menembus Rp 60.000," kata dia.

Mahalnya harga bawang putih, lanjut dia, disebabkan karena minimnya pasokan barang di pasar. Diperparah lagi, Tiongkok sebagai negara pengimpor terbesar bawang putih di Indonesia mulai menghentikan impor akibat wabah virus Corona.

"Stok bawang kami menipis. Sementara jumlah pasokan bawang putih mulai sulit didapat di pasaran," terangnya.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Solo, Totok Tavirijanto, mengatakan bawang putih menjadi penyumbang inflasi tertinggi di Solo sepanjang Januari. Dari data BPS Bawang putih menyumbang inflasi sebesar 0,08 persen.

"Januari lalu Inflasi di Solo sebesar 0,14 persen. Bawang putih penyumbang inflasi sebesar, 0,08 persen," ujar Totok.

Baca Juga:

Menkominfo Imbau Masyarakat Tak Sebar Hoaks Soal Virus Corona

Totok mengatakan kenaikan harga bawang putih tersebut tidak lepas dari ketergantungan kebutuhan dalam negeri terhadap bawang putih impor dari Tiongkok. Sementara saat ini, Tiongkok sedang terkena wabah virus corona dan impor berhenti.

"Jadi stok bawang putih menipis karena ada pembatasan impor dari Tiongkok," pungkasnya.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Kemenkominfo Temukan 54 Hoaks Terkait Virus Corona



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH