Dampak COVID-19, Seluruh Perayaan Misa Pekan Suci Paskah Disiarkan Live di TV Logo Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) (Foto: Dokpen KWI)

MerahPutih.Com - Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) memperpanjang masa darurat COVID-19 hingga meniadakan misa Paskah yang rencananya akan digelar 10 April 2020 di gereja.

Vikaris Jenderal KAJ Romo Samuel Pangestu Pr mengatakan, dlam Surat Keputusan No. 170/3.5.1.2/2020 disepakati bahwa semua kegiatan kegerejaan yang mengumpulkan banyak orang ditiadakan.

Baca Juga:

WNI Positif Corona, Keuskupan Agung Jakarta Keluarkan Aturan Khusus Bagi Umat Katolik

"Pertama seluruh Misa Pekan Suci 2020, Misa Mingguan dan Misa Harian, dan sebagai gantinya akan disiarkan secara online (live streaming, youtube, TVRI dan RRI)," ucap Samuel dalam keterangannya, Selasa (24/3).

Vikjen KAJ Romo Samuel Pangestu, Pr
Vikjen KAJ Romo Samuel Pangestu, Pr (Foto: Dokpen KAJ)

Vikjen KAJ ini juga mempertegas bahwa perayaan Paskah yang biasa dirayakan bersama-sama dengan umat, kali ini dirayakan secara sederhana dan tanpa kehadiran umat.

"Perayaan Minggu Palma, Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci dan Minggu Paskah dirayakan secara sederhana hanya di Gereja Katedral dan Gereja Paroki oleh Pastor tanpa dihadiri umat," kata Samuel.

Samuel menambahkan, semua kegiatan kerohanian dan pastoral bersama yakni misa di tingkat lingkungan, misa ujub, renungan Aksi Puasa Pembangunan (APP) lingkungan, Jalan Salib dan rapat/pertemuan hingga Pelayanan Sakramen Tobat (Pribadi dan Umum) ditiadakan.

Bagi para komunitas biara dan seminari, Samuel mengimbau agar mereka mengikuti perayaan Pekan Suci yang diselenggarakan oleh Gereja Katedral dan Gereja Paroki secara online.

Baca Juga:

Antisipasi Penularan Corona, Keuskupan Agung Jakarta Tiadakan 'Salam Damai' dan 'Air Suci'

Romo Samuel juga mengajak seluruh umat katolik di Jakarta untuk belajar menerima situasi saat ini.

"Marilah kita sebagai putra-putri Allah belajar menerima dan mencintai situasi pandemik Covid-19 dengan melihat, merasakan, dan mengalami kehadiran Kasih Tuhan yang hidup dan menyelamatkan," pungkasnya.(Knu)

Baca Juga:

Khawatir Corona, Keuskupan Agung Semarang Ubah Tata Cara Prosesi Ekaristi



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH