Dampak COVID-19, Okupansi Penumpang KA di Daop 5 Semarang Turun Kereta api Gajahwong setelah melintas langsung Stasiun Cikampek. Foto: Syaifan Bahtiar Nirwansyah

MerahPutih.com - Okupansi penumpang kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto mengalami penurunan seiring dengan penghentian sementara perjalanan sejumlah KA

"Kebijakan untuk menghentikan sementara perjalanan sejumlah kereta api itu diambil PT KAI (Persero) sebagai upaya untuk memutus rantai penyebaran virus corona atau COVID-19 yang kian meningkat," kata Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto Supriyanto. di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (31/3).

Baca Juga

21 Jadwal KA Lokal Dibatalkan, Ini Rinciannya

Selain itu, kata dia, sebagaimana dilansir Antara, imbauan pemerintah agar masyarakat mengurangi mobilitasnya di luar rumah sebagai upaya mencegah penyebaran COVID-19 juga turut memengaruhi penurunan okupansi penumpang KA.

Ia mengatakan saat sekarang, volume rata-rata penumpang KA di wilayah PT KAI Daop 5 Purwokerto dalam satu pekan terakhir mengalami penurunan hingga 74 persen per hari jika dibandingkan dengan yang sama tahun sebelumnya sehingga beberapa perjalanan kereta api dihentikan sementara.

"PT KAI (Persero) mulai 1 April 2020 kembali membatalkan sejumlah perjalanan kereta api, 14 perjalanan di antaranya KA-KA yang melewati atau diberangkatkan/berakhir di Daop 5 Purwokerto," katanya.

Salah seorang calon penumpang saat melakukan "boarding" di Stasiun Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (8/3/2020). ANTARA/Sumarwoto
Salah seorang calon penumpang saat melakukan "boarding" di Stasiun Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (8/3/2020). ANTARA/Sumarwoto

Supriyanto mengatakan 14 kereta api tersebut terdiri atas KA Gaya Baru Malam Selatan relasi Surabaya Gubeng-Purwokerto-Pasarsenen pergi pulang (PP), KA Bogowonto relasi Lempuyangan-Purwokerto-Pasarsenen PP, KA Gajahwong relasi Lempuyangan-Purwokerto-Pasarsenen PP, KA Sawunggalih relasi Kutoarjo-Purwokerto-Pasarsenen PP, KA Sancaka Utara relasi Kutoarjo-Solo-Surabaya Pasarturi PP, KA Kutojaya Utara relasi Kutoarjo-Purwokerto-Jakarta Kota PP.

Selanjutnya, KA Kutojaya Selatan relasi Kutoarjo-Kiaracondong PP, KA Logawa relasi Purwokerto-Jember PP, KA Argo Lawu relasi Solo-Gambir PP, KA Purwojaya relasi Cilacap-Gambir PP, KA Singasari relasi Blitar-Pasarsenen, KA Mataram relasi Solo-Pasarsenen PP, KA Joko Tingkir relasi Purwosari-Pasarsenen PP, dan KA Jayakarta relasi Surabaya Gubeng-Jakarta Kota PP.

"Dengan demikian secara keseluruhan sejak 1 April hingga 30 April 2020, ada 54 perjalanan KA yang melewati wilayah Daop 5 Purwokerto yang dihentikan sementara perjalanannya. Sebelumnya, sebanyak 16 perjalanan KA yang dihentikan sementara sejak 26 Maret dan 10 perjalanan KA yang dihentikan sementara sejak 29 Maret," ujarnya.

Baca Juga

Waspadai Penyebaran Corona di Stasiun, Setiap Penumpang Kereta Dibagikan Masker

Ia mengatakan bagi penumpang yang perjalanan kereta apinya dihentikan sementara, PT KAI (Persero) akan mengembalikan bea tiket sebesar 100 persen di luar bea pesan

"Kami mengimbau calon penumpang yang akan melakukan pembatalan tiket, agar menggunakan aplikasi KAI Access. Perkembangan situasi dan informasi perjalanan kereta api akan kami informasikan lebih lanjut," pungkasnya. (*)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH