Dalami Penyebab Kematian Hakim PN Medan, Polisi Periksa Cairan Lambung Kapolda Sumut Irjen Pol. Agus Andrianto di Rumha Sakit (RS) Bhayangkara Medan, Senin. (ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus)

MerahPutih.Com - Kasus kematian Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan Jamaluddin sampai kini masih diselidiki kepolisian. Polisi masih mencari penyebab kematian yang belakangan diduga akibat dibunuh.

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto mengatakan bahwa kematian Hakim Pengadilan Negeri Medan Jamaluddin pada Jumat (29/11) diduga kuat akibat dibunuh.

Baca Juga:

Polisi Periksa Dua Orang Terkait Kematian Hakim PN Medan

Ia mengatakan saat ini tim forensik masih melakukan uji laboratorium terhadap cairan lambung korban.

Ilustrasi penemuan mayat akibat dibunuh
Ilustrasi. (Foto: MP/Fachruddin Chalik)

"Masih kita uji cairan lambungnya apakah dia meninggal dalam kondisi berdaya atau tidak," kata Kapolda saat dijumpai di Centre Point Mall Medan, Minggu (1/12) sore.

Mengenai dugaan pembunuhan, kata Agus, masih dilakukan penyelidikan oleh tim penyidik jajaran Polda Sumut dan Polrestabes Medan.

"Ada beberapa informasi terkait dengan sebelum kejadian, ada beberapa informasi yang bisa kita peroleh, yang sekarang ini sedang didalami oleh penyelidik," ujar Kapolda Sumut seperti dilansir Antara.

Diberitakan sebelumnya, jenazah Jamaluddin ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di sebuah jurang di Dusun II Namo Rindang, Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Jumat siang.

Baca Juga:

PN Medan Minta Polisi Usut Tuntas Hakim Tewas di Jurang

Korban yang merupakan Hakim dan juga Humas Pengadilan Negeri (PN) Medan, ditemukan warga di dalam satu unit mobil Toyota Land Cruiser Prado nomor polisi BK 77 HD warna hitam.

Saat ditemukan jenazah sudah membiru dengan kondisi terbaring di posisi bangku belakang.(*)

Baca Juga:

BNN Sumut Tes Urine Hakim PN Medan



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH