Dalami Kasus Benur, KPK Periksa Pejabat KKP Jadi Saksi Edhy Prabowo Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Humas KPK)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Produksi dan Usaha Perikanan Budidaya Ditjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Arik Hari Wibowo, Kamis (4/3).

Arik akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, dalam kasus dugaan suap izin ekspor benih lobster atau benur

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka EP (Edhy Prabowo)," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis.

Baca Juga:

Eks Dirjen Ini 'Pamit' dari KKP Karena Kebijakan Edhy Prabowo Tidak Pro 'Poor'

Selain Arik, tim penyidik juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap tiga saksi lainnya untuk tersangka Edhy Prabowo. Ketiganya yakni, pegawai negeri sipil (PNS) Romel Sungoro, serta dua pihak swasta Dasep Herdiansyah dan Eko Irwanto.

Bekas Menteri KP Edhy Prabowo. (Foto: MP/Ponco Sulaksono).
Bekas Menteri KP Edhy Prabowo. (Foto: MP/Ponco Sulaksono).

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan tujuh tersangka. Ketujuh tersangka itu yakni, Edhy Prabowo, tiga staf khusus Edhy, Andreau Pribadi Misanta, Safri serta Amril Mukminin; Siswadi selaku pengurus PT Aero Citra Kargo; Ainul Faqih selaku staf istri Menteri KP; dan Suharjito selaku Direktur PT Dua Putra Perkasa Pratama.

Baca Juga:

Dirjen KKP Ngaku Pernah Diminta Edhy Prabowo Percepat Izin Eksportir Benur

Edhy bersama Safri, Andreau Pribadi Misanta, Siswadi, Ainul Faqih, dan Amril Mukminin diduga menerima suap sebesar Rp10,2 miliar dan USD100 ribu dari Suharjito. Suap tersebut diberikan agar Edhy memberikan izin kepada PT Dua Putra Perkasa Pratama untuk menerima izin sebagai eksportir benur.

Sebagian uang suap tersebut digunakan oleh Edhy dan istrinya Iis Rosita Dewi untuk belanja barang mewah di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat pada 21-23 November 2020. Sekitar Rp750 juta digunakan untuk membeli jam tangan Rolex, tas Tumi dan Louis Vuitton, serta baju Old Navy. (Pon)

Baca Juga:

Kasus Benur, KPK Sita Rumah Stafsus Edhy Prabowo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jaksa Pinangki Didakwa Terima 500 Ribu Dolar AS dari Djoko Tjandra
Indonesia
Jaksa Pinangki Didakwa Terima 500 Ribu Dolar AS dari Djoko Tjandra

Pinangki Sirna Malasari didakwa menerima duit sebesar USD 500 ribu dari Djoko Tjandra.

PDIP Setuju Pasangan Calon Pilkada Wajib Uji Usap COVID-19
Indonesia
PDIP Setuju Pasangan Calon Pilkada Wajib Uji Usap COVID-19

Ketua KPU, Arief Budiman, mengatakan, mereka sudah mengusulkan kepada pemerintah dan DPR soal kewajiban calon kepala daerah melaksanakan uji usap.

KPK Geledah Kantor Adonara Propertindo Terkait Korupsi Tanah Program Rumah DP 0 Rupiah
Indonesia
KPK Geledah Kantor Adonara Propertindo Terkait Korupsi Tanah Program Rumah DP 0 Rupiah

Selanjutnya bukti-bukti tersebut akan di lakukan validasi

Rohandi dan Ayumi Terpilih Jadi Ajudan Milenial Ridwan Kamil
Indonesia
Rohandi dan Ayumi Terpilih Jadi Ajudan Milenial Ridwan Kamil

Rohandi dan Ayumi Yuliani, dua mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) terpilih sebagai bagian dari program Ajudan Milenial Gubernur Jabar Future Leaders Batch 3 tahun 2021.

Syarat Naik Kereta Api di KAI Daop 3 Saat PPKM Darurat
Indonesia
Syarat Naik Kereta Api di KAI Daop 3 Saat PPKM Darurat

Aturan tersebut mengacu pada SE Kemenhub No 42 Tahun 2021

Indeks Kepercayaan Kepada Jokowi Tahun Ini Lebih dari 70 Persen
Indonesia
Indeks Kepercayaan Kepada Jokowi Tahun Ini Lebih dari 70 Persen

Berdasarkan hasil pengukuran terhadap keseluruhan dimensi tersebut, Presiden memiliki indeks kepercayaan tinggi, yaitu 71,93

Hujan Abu Vulkanis Merapi di Tegalmulyo, Warga Diminta Tak Panik
Indonesia
Hujan Abu Vulkanis Merapi di Tegalmulyo, Warga Diminta Tak Panik

Sisa material abu vulkanik masih menempel di rumah dan halaman rumah warga

Salat Id di Rumah, Anies dan Anak Kompak Pakai Sorban Bendera Palestina
Indonesia
Salat Id di Rumah, Anies dan Anak Kompak Pakai Sorban Bendera Palestina

Anies Salat Id bersama keluarga besarnya di halaman belakang rumahnya dengan jumlah peserta sekitar 30 orang.

Kasus Kematian COVID-19 Meroket, DIY Dorong Warga Isoman di Selter COVID-19
Indonesia
Kasus Kematian COVID-19 Meroket, DIY Dorong Warga Isoman di Selter COVID-19

DIY mencatat jumlah kasus kematian pasien COVID-19 selama Juli 2021 meningkat enam kali lipat dibanding bulan sebelumnya.

Oposisi Mandul, KAMI Muncul
Indonesia
Oposisi Mandul, KAMI Muncul

Deklarasi KAMI dinilai spesial di era Jokowi