Dalam Tiga Hari Terakhir, Gunung Anak Krakatau Terus Bergetar Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda (MP/Sucitra De)

MerahPutih.Com - Aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda dalam tiga hari belakangan ini terus menerus menunjukkan peningkatan tremor atau getaran.

Berdasarkan keterangan petugas Pos Pemantau Gunung Anak Krakatau gunung api aktif itu mengalamai tremor terus menerus dalam tiga hari terakhir, sehingga para nelayan dan wisatawan diingatkan untuk tidak mendekat dalam radius dua kilometer.

"Kondisi Gunug Anak Krakatau mengalami tremor terus-menerus dalam tiga hari terakhir. Pemantauan visual atas Gunung Anak Krakatau terhalang kabut, dan tak ada erupsi," kata Kepala Pos Pemantau Gunung Anak Krakatau Andi Suardi di Desa Hargopancuran, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Senin (10/9).

Pemandangan Gunung Anak Krakatau
Gunung Anak Krakatau sementara ditutup untuk wisatawan dan para nelayan (MP/Sucitra De)

Lantaran aktivitas Gunung Anak Krakatau sulit diprediksi, ia kembali menyebutkan bahwa status gunung itu tetap waspada sehingga para nelayan dan wisatawan dilarang mendekati.

Sebelumnya, BMKG juga sebagaimana dilansir Antara menyebutkan bahwa Gunung Anak Krakatau sepanjang Kamis (6/9) hingga Jumat (7/9) dini hari mengalami gempa tremor menerus, teramati sinar api dan terdengar suara dentuman.

Gunung Anak Krakatau berada pada ketinggian 305 meter dari permukaan laut (mdpl). Gempa tremor adalah gempa yang bisa mengindikasikan aktivitas vulkanik dan menjadi paramater penting sebelum trjadi letusan. Namun sampai saat ini belum bisa diprediksi kapan terjadinya letusan gunung api yang merupakan salah satu yang teraktif di ujung barat Pulau Jawa tersebut.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Pengamat Ekonomi Sebut Anjloknya Rupiah Disebabkan Faktor Eksternal



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH