Dalam Satu Tahun, Presiden Jokowi Kehilangan Dua Sertifikat Tanah Kakak ipar Jokowi, Haryanto membenarkan hilangnya dua sertifikat tanah Presiden Jokowi (MP/Ismail)

MerahPutih.Com - Kakak ipar Jokowi, Haryanto membenarkan hilangnya dua sertifikat tanah milik Presiden Jokowi yang telah dipublikasikan media massa lokal Solo, Jawa Tengah.

Dua settifikat tanah masing-masing dengan luasan 365 meter persegi dan 716 meter persegi itu ternyata telah hilang selama setahun.

Baca Juga:

Keluarga Jokowi Pesan Puluhan Kemeja Batik Dengan Motif Salam Jempol

"Ya benar Jokowi telah kehilangan dua sertifikat tanah yang berlokasi di Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah," ujar Haryanto pada MerahPutih.Com, Jumat (30/8).

Sertifikat tanah milik Presiden Jokowi
Sertifikat tanah milik Presiden Jokowi hilang (MP/Ismail)

Haryanto mengungkapkan keluarga telah mencari keberadaan sertifikat dua bidang tanah itu sejak setahun yang lalu. Dia menyebut sertifikat hilang karena kerapnya Jokowi pindah tempat tinggal.

"Saya perkirakan sertifikat itu telah hilang selama setahun lamanya. Upaya pencarian tekah dilakukan, tetepi tidak membuahkan hasil," kata dia.

Ia memperkiralan sertifikat itu tercecer atau terselip di lokasi lain. Jokowi juga sering pundah-pindah rumah dinas sejak menjadi politisi. Saat menjadi Wali Kota Surakarta, Jolowi tinggal di rumah dinas Loji Gandrung.

Kemudian Jokowi pindah ke Jakarta menjadi Gubernur DKI Jakarta. Jokowi lalu tinggal di Istana Merdeka saat menjabat Presiden RI.

"Mungkin saja waktu mengangkut barang-barang untuk pindah tempat tinggal itu dua sertifikat tercecer," kata dia.

Kantor BPN Surakarta
Kantor BPN Surakarta di Jalan KH. Dewantoro, Kelurahan Jebres, Solo, Jawa Tengah, Jumat (30/8). (MP/Ismail)

Jokowi kemudian mengutus kuasa hukum untuk mengurus surat kehilangan ke Polresta Surakarta dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Surakarta. Dua sertifikat yang hilang itu diketahui beruapa lahan kosong.

Baca Juga:

Wali Kota Solo Minta Keluarga Jokowi Akuisisi Saham Laskar Sambernyawa

Diketahui, BPN Surakarta mengumumkan tentang dua sertifikat hilang Nomor HP. 02.02/ 2210 - 33.72/VIII/2019. Sertifikat itu milik Presiden Jokowi.

Sertifikat pertama berupa HM 2304 dengan tanggal pembukaan 10 Oktober 1998 mempunyai luas 365 meter persegi. Sertifikat kedua HM 3980 dengan tanggal pembukaan 11 Juni 1998 mempunyai luas 716 meter persegi. Kedua tanah terletak di Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Keluarga Jokowi di Solo: Jokowi Menang Tidak Ada Acara Syukuran



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH