Pilkada Kota Solo
Daftar Naik Sepeda, Teguh Oleng dan Tabrak Gibran Bakal Cawali dan Cawawali Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa naik sepeda othel mendaftar KPU, Jumat (4/9). (Foto: MP/Ismail/Jawa Tengah).)

MerahPutih.com - Pasangan Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa mendaftar ke KPU Solo dengan naik sepeda onthel dari kantor DPC PDIP Solo menuju ke kantor KPU Solo dengan jarak tembuh 3,5 km, Jumat (4/9). Sementara itu, istri bakal calon Selvi Ananda dan Serrly Yusnita naik andong.

Saat rombongan berangkat ke KPU, Gibran duluan mengayuh sepedanya onthel dengan pakaian adat Jawa lurik dan blangkon sido mukti. Sedangkan Teguh menyusul dari samping.

Tak lama kemudian baru beberapa menit Teguh mengayuh sepeda, tiba-tiba sepedanya oleng terjatuh dan menabrak Gibran. Namun, tidak berlangsung lama dan perjalanan Gibran-Teguh di KPU dilanjutkan.

Baca Juga:

KPU Diminta Hentikan Proses Pendaftaran Cakada yang Langgar Protokol Kesehatan

Pendaftaran Gibran dan Teguh ini dipenuhi antusias pendukung, sehingga membludak dan melebihi target yang sudah ditetapkan. Namun, pendukung, simpatisan, dan kader tetap diminta mencontohkan menerapkan protokol kesehatan selama proses pendaftaran.

Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo berharap, agar pasangan Gibran-Teguh memberikan simpatik pada masyarakat di tengah pandemi tetap patuhi protokol kesehatan.

Gibran Daftar
Gibran saat daftar ke KPUD. (Foto: Ismail/Jawa Tengah).

"Kita harus kasih contoh pasangan Gibran-Teguh yang dudukung PDIP dengan 30 kursi dan tujuh parpol Golkar, Gerindra, PSI PKB, PPP, PAN, dan Nasdem tetap mematuhi protokol kesehatan," kata dia.

Ia optimistis pasangan Purnomo-Teguh mampu meraih suara 90 persen. Dengan banyaknya dukungan parpol taget tersebut akan mudah terealisasi.

"Merdeka, Gibran-Teguh pasti menang, ning nyambut gae (tetap harus kerja). Kami akan antarkan Gibran-Teguh di KPU," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Cakada Bermasalah Ditunda Proses Hukumnya Demi Jaga Netralitas Polri

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Melawan Saat Ditangkap, Dua Terduga Teroris Ditembak Mati Densus 88
Indonesia
Melawan Saat Ditangkap, Dua Terduga Teroris Ditembak Mati Densus 88

Fasilitator pelarian Andi Baso yang merupakan DPO bom gereja Oukumene Samarinda tahun 2017

Jokowi Diprediksi Bakal Gunakan Pakem Lama Jika Rombak Kabinetnya
Indonesia
Kemenlu Jerman Larang Penggunaaan Zoom
Dunia
Kemenlu Jerman Larang Penggunaaan Zoom

Para pegawai mungkin saja saat krisis menggunakan Zoom di perangkat pribadi mereka untuk kepentingan pekerjaan.

 Umat Katolik Solo Rayakan Paskah di Rumah, Misa Lewat Live Streaming
Indonesia
Umat Katolik Solo Rayakan Paskah di Rumah, Misa Lewat Live Streaming

"Jadi jemaat tidak perlu khawatir untuk pelaksanaan tata cara peribadatan. Masing-masing gereja juga memberikan bimbingan dalam tata cara ibadah secara online saat perayaan Paskah," kata dia.

BMKG Ingatkan Warga Jabodetabek Enggak Sembarangan Berjemur
Indonesia
BMKG Ingatkan Warga Jabodetabek Enggak Sembarangan Berjemur

berjemur di bawah sinar matahari tidak dikatakan sebagai pencegahan COVID-19

Anak Jokowi dan 128 Cakada PDIP Lulus Sekolah Partai Gelombang I
Indonesia
Anak Jokowi dan 128 Cakada PDIP Lulus Sekolah Partai Gelombang I

4 sampai 6 September mendatang, 129 kepala daerah yang menjadi peserta, akan mendaftar ke KPUD

Polisi Bakal Tindak Pelaku Kebut-kebutan di Dekat Istana Negara
Indonesia
Polisi Bakal Tindak Pelaku Kebut-kebutan di Dekat Istana Negara

Kawasan Medan Merdeka rupanya kerap dijadikan arena kebut-kebutan para pengendara motor baik berkecapatan sedang hingga tinggi.

Senasib Benny Tjokro, Heru Hidayat Juga Dihukum Seumur Hidup
Indonesia
Senasib Benny Tjokro, Heru Hidayat Juga Dihukum Seumur Hidup

Komisaris Utama PT Trada Alam Minera, Heru Hidayat divonis pidana seumur hidup oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

Jaksa Agung Segera Umumkan 7 Calon Tersangka Dugaan Korupsi Asabri
Indonesia
Jaksa Agung Segera Umumkan 7 Calon Tersangka Dugaan Korupsi Asabri

"Kami mohon maaf belum bisa sampaikan siapa-siapanya, tapi insya Allah nanti, setelah ekspose, kami akan sampaikan, pasti, kami tidak akan tutup-tutupi," ucap Burhanuddin

Mahfud MD Minta KPK Aktif Awasi Pilkada Serentak
Indonesia
Mahfud MD Minta KPK Aktif Awasi Pilkada Serentak

Mahfud mengakui ada sebagian masyarakat yang khawatir gelaran Pilkada serentak akan menguras anggaran