Daftar Lengkap Wilayah PPKM Level 3 Ilustrasi Aktivitas Warga. Foto: MP/Dickie

MerahPutih.com - Pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali selama sepekan ke depan, terhitung sejak 1-7 Maret 2022.

Kebijakan itu tertuang pada Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 13 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, 2 dan Level 1 yang ditandatangani Mendagri Tito Karnavian pada 28 Februari 2022.

Baca Juga

Solo PPKM Level 3, Polresta Surakarta Vaksin Booster Ratusan Pedagang Pasar Klewer

Merujuk pada aturan tersebut, setidaknya ada 108 kabupaten/kota yang berstatus level 3. Adapun kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi masih masuk dalam PPKM level 3.

Berikut Daftar Lengkap Wilayah PPKM Level 3

DKI Jakarta

Kepulauan Seribu, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Pusat

Banten

Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, Kota Tangerang Selatan, dan Kota Serang

Jawa Barat

Kabupaten Kuningan, Kota Bogor, Kota Bekasi, Kota Bandung, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Majalengka, Kota Tasikmalaya, Kota Depok, Kota Cimahi, Kota Banjar, Kabupaten Karawang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Subang, Kabupaten Garut

Jawa Tengah

Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Tegal, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Sragen, Kabupaten Rembang, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Pati, Kabupaten Magelang, Kabupaten Kudus, Kota Surakarta, Kota Semarang, Kota Pekalongan, Kabupaten Klaten, Kabupaten Kendal, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Semarang, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Jepara, Kabupaten Brebes, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Blora, Kabupaten Batang, Kabupaten Demak

Baca Juga

Luhut Sebut Beberapa Kabupaten/Kota di Jawa-Bali Mulai Masuk PPKM Level 4

Daerah Istimewa Yogyakarta

Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul, Kota Yogyakarta, Kabupaten Kulonprogo, dan Kabupaten Gunungkidul.

Jawa Timur

Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Lumajang, Kota Surabaya, Kota Probolinggo, Kota Mojokerto, Kota Malang, Kota Kediri, Kota Blitar, Kota Batu, Kabupaten Kediri, Kabupaten Jombang, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Sampang, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Malang, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Jember, Kabupaten Gresik, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Bangkalan

Bali

Kabupaten Jembrana, Kabupaten Bangli, Kabupaten Karangasem, Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar, Kabupaten Klungkung, Kabupaten Tabanan, Kabupaten Buleleng, dan Kota Denpasar. (Knu)

Baca Juga

Kemendagri: Perpanjangan PPKM Jadi Upaya Transisi Bertahap Menuju Endemi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
AHY Konsolidasikan Partai Demokrat di Jawa Barat Menang pada Pemilu 2024
Indonesia
AHY Konsolidasikan Partai Demokrat di Jawa Barat Menang pada Pemilu 2024

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Barat (Jabar) didorong untuk menjadi juara yakni meraih suara tertinggi di daerahnya pada Pemilu Legislatif 2024. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). "Partai Demokrat Jawa Barat harus berjuang keras untuk memenangkan pemilu dan mengembalikan kejayaan partai di Jawa Barat, pada Pemilu 2024," kata AHY dalam keterangan tertulis yang dikutip, Sabtu.

Mendag Lutfi Kaget Harga Daging di Pasar Senen Tembus Rp 135 Ribu
Indonesia
Mendag Lutfi Kaget Harga Daging di Pasar Senen Tembus Rp 135 Ribu

Muhammad Lutfi mengaku kaget dengan harga daging yang dipatok pedagang Pasar Senen, Jakarta Pusat di atas angka 130 ribu rupiah per kilo.

Basarah Beberkan Alasan PDIP Minta Tunda Amandemen UUD 1945
Indonesia
Basarah Beberkan Alasan PDIP Minta Tunda Amandemen UUD 1945

Wakil Ketua MPR dari Fraksi PDIP Ahmad Basarah mengatakan, pihaknya khawatir adanya penumpang gelap yang memasukkan agenda lain dalam rencana amandemen terbatas tersebut.

Jakarta Kembali Macet, PDIP: Belum Ada Kerja Nyata Anies
Indonesia
Jakarta Kembali Macet, PDIP: Belum Ada Kerja Nyata Anies

Anggota DPRD DKI dari Fraksi PDIP, Gilbert Simanjuntak mengatakan, membeludaknya kendaraan di jalan raya ini, dikarenakan belum ada tindakan nyata jajaran Gubernur Anies Baswedan dalam mengatasi kemacetan.

Deklarasi Sobat Anies di Solo
Indonesia
Deklarasi Sobat Anies di Solo

Dukungan terhadap Anies Baswedan untuk maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 terus menguat. Kali ini, ratusan relawan mendeklarasikan diri sebagai Sobat Anies di hotel Lor In Solo, Jawa Tengah, Minggu (12/12).

Bupati Bangka Ancam Copot ASN yang Bandel Pakai Mobil Dinas untuk Mudik
Indonesia
Bupati Bangka Ancam Copot ASN yang Bandel Pakai Mobil Dinas untuk Mudik

Bahkan, Mulkan mengancam akan mencopot ASN atau pejabat di lingkungan pemerintah kabupaten itu yang menggunakan mobil dinas untuk mudik Lebaran.

Tim Perumus RUU Kekhususan Jakarta Dibentuk, Warga Boleh Sampaikan Aspirasi
Indonesia
Tim Perumus RUU Kekhususan Jakarta Dibentuk, Warga Boleh Sampaikan Aspirasi

Pemerintah DKI saat ini sedang membahas substansi usulan atas Rancangan Undang-Undang (RUU) Kekhususan Jakarta yang akan diserahkan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Vaksinasi COVID-19 Moderna di Surabaya Dimulai Hari Ini
Indonesia
Vaksinasi COVID-19 Moderna di Surabaya Dimulai Hari Ini

Vaksinasi massal dosis pertama jenis Moderna untuk warga digelar di atrium lantai satu Ciputra World Mall Surabaya, Kamis (26/8).

Suku Dayak Diminta Tak Terprovokasi Terkait Kasus Edy Mulyadi
Indonesia
Suku Dayak Diminta Tak Terprovokasi Terkait Kasus Edy Mulyadi

Andersius juga meminta masyarakat Kalimantan khususnya suku Dayak agar menahan diri untuk tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum dalam menanggapi pernyataan Edy Mulyadi cs.

Survei IPS, Elektabilitas Prabowo 62,1 Persen dalam Head to Head Simulasi Capres
Indonesia
Survei IPS, Elektabilitas Prabowo 62,1 Persen dalam Head to Head Simulasi Capres

Dalam survei tersebut, jika Prabowo bertarung dengan Ganjar, Ketua Umum Partai Gerindra itu meraih suara 62,1 persen.