Pilkada Kota Solo
Daftar ke KPUD, Gibran Telepon Jokowi Gibran dan mantan rivalnya Purnomo. (Foto: Ismail/Jawa Tengah).

MerahPutih.com - Bakal Pasangan Cawali dan Cawawali Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa akan mendaftar ke KPU Kota Solo, Jumat (4/9) pukul 14.00 WIB, dengan naik sepeda onthel.

Sebelum mendaftar ke KPU, Gibran menyempatkan diri meminta doa restu kedua orang tuanya, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi.

"Saya minta doa restu dulu pada bapak dan ibu, sebelum mendaftar ke KPU," ujar Gibran, Jumat (3/9).

Ia mengungkapkan, untuk meminta doa restu dilakukan melalui sambungan telepon. Mengingat bapak dan ibu berada di Jakarta. Untuk pergi ke Jakarta tidak sempat dilakukan karena waktu mepet.

"Saya pakai telepon saja minta doa restunya. Kalau ke Jakarta waktunya tidak cukup," kata dia.

Baca Juga:

Daftar ke KPUD, Pasangan Calon Diminta Tidak Gelar Arak-arakan

Rencananya, dalam pendaftaran ke KPU, Gibran akan didampingi istrinya Selvi Ananda. Demikian juga Teguh juga akan didampingi istrinya. Untuk keberangkatan mereka berdua naik sepeda onthel. Sedangkan istri naik andong.

"Minta doanya saja. Semoga diberikan kelancaran selama pendaftaran nanti," kata dia.

Gibran Teguh
Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo, Gibran dan Teguh (Ismail/Jawa Tengah).

Ketua tim pemenangan pasangan Gibran-Teguh, Putut Gunawan mengatakan, gowes naik sepeda onthel saat pendaftaran ke KPU menempuh jarak 3 Km. Paling tidak total ada tujuh andong yang disiapkan dengan setiap andong dinaiki tiga orang termasuk kusirnya. Sedangkan sepeda onthel total rombongan 30 orang.

Selain telepon Presiden, Sebelumnya, Gibran mendatangi Achmad Purnomo membujuk agar mantan rivalnya saat berebut rekomendasi PDIP, mau bergabung sebagai penasehat dalam tim pemenangan pasangan Gibran-Teguh di Pilwakot Solo 2020.

"Saya mohon pada Pak Purnomo mau bergabung dalam tim pemenangan. Bagi saya bergabungnya beliau (Purnomo) bisa menghimpun lebih banyak dukungan dan masukan untuk pasangan Gibran-Teguh di Pilwakot Solo," ujar Gibran. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Polisi Tegaskan Operasi Mantap Praja Petakan Daerah Rawan Pemilu

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Bea dan Cukai Bantu 21 Ribu Masker N95 Bagi Tenaga Medis yang Menangani Pasien COVID-19
Indonesia
Bea dan Cukai Bantu 21 Ribu Masker N95 Bagi Tenaga Medis yang Menangani Pasien COVID-19

“Semoga bantuan ini bisa membantu Gugus Tugas untuk mempercepat penanganan COVID-19 dan segera didistribusikan serta masalah ini bisa segera berlalu,” kata Syarif.

Pastikan Tak ada Tarawih dan Bukber, Gerbang Istiqlal Tutup Selama Ramadan
Indonesia
Pastikan Tak ada Tarawih dan Bukber, Gerbang Istiqlal Tutup Selama Ramadan

Hal itu diambil pihak pengurus Masjid Istiqlal Jakarta untuk memutus mata rantai penularan virus corona yang saat ini sangat mengkhawatirkan.

Motif Sejoli Pelaku Mutilasi Rinaldi, Kelaparan hingga Dipecat Akibat COVID-19
Indonesia
Motif Sejoli Pelaku Mutilasi Rinaldi, Kelaparan hingga Dipecat Akibat COVID-19

Keduanya mengklaim belum makan beberapa hari sebelum menghabisi korban

Nadiem Makarim Minta Maaf, NU: Sikap Kesatria yang Sangat Baik, Patut Ditiru
Indonesia
Nadiem Makarim Minta Maaf, NU: Sikap Kesatria yang Sangat Baik, Patut Ditiru

Akan lebih baik kalau Nadiem memperbaiki kesalahannya

Gerindra Panggil Kadernya yang Usulkan RUU Ketahanan Keluarga
Indonesia
Gerindra Panggil Kadernya yang Usulkan RUU Ketahanan Keluarga

Sebagian besar anggota Fraksi Partai Gerindra sedang menginventarisir poin-poin yang ada dalam RUU Ketahanan Keluarga

[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dielu-elukan Warga Amerika saat Unjuk Rasa George Floyd
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dielu-elukan Warga Amerika saat Unjuk Rasa George Floyd

Akun Facebook Bayu Rotinsulu mengunggah sebuah video yang menggambarkan warga Amerika Serikat mendukung Jokowi.

Fadli Zon Desak Ruangguru Dihapus dari Program Kartu Pra Kerja
Indonesia
Fadli Zon Desak Ruangguru Dihapus dari Program Kartu Pra Kerja

"Sekalian harus mundur dari proyeknya," ucap Fadli

Politisi Gerindra Tolak Rorotan Jadi Makam Khusus COVID-19
Indonesia
Politisi Gerindra Tolak Rorotan Jadi Makam Khusus COVID-19

Meski ini untuk pemakaman jenazah COVID-19, Pemprov DKI harusnya tetap memperlakukannya dengan tata cara penguburan yang harus baik dan memastikan lahan tanahnya pun baik.

DPR Ingatkan KPK Jangan Atur-atur Jokowi
Indonesia
DPR Ingatkan KPK Jangan Atur-atur Jokowi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan lembaga negara penegakan hukum yang menjadi bagian dari pemerintah pusat.

Soal Penghapusan UN, Fahri Hamzah: Menteri Nadiem Jangan Terjebak Kontroversi
Indonesia